Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Muhammad Riyandi Masuk Radar Persib, Teja Paku Alam Terancam Posisi?

Kamis, 25 Juni 2026 11:07 WIB

Google Siapkan Android 17 Bawa Mode Gaming Baru, Ponsel Lipat Jadi Makin Canggih

Kamis, 25 Juni 2026 10:40 WIB

Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia

Kamis, 25 Juni 2026 10:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Muhammad Riyandi Masuk Radar Persib, Teja Paku Alam Terancam Posisi?
  • Google Siapkan Android 17 Bawa Mode Gaming Baru, Ponsel Lipat Jadi Makin Canggih
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
  • Diduga Ada Korban Lain, Polisi Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Taufik Hidayat
  • Geger Bursa Transfer! Persib Bidik 6 Pemain Asing Sekaligus, Ada Eks Real Madrid
  • Video Viral Pramuka Calla 30 Menit Heboh di Medsos, Link Telegram Diburu Warganet
  • Son Heung-min Siap Menggila! Korea Selatan Bidik Tiket 32 Besar, Afrika Selatan Terancam Pulang
  • Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 25 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Keajaiban! Rahasia Abdul Malik, Anak SD yang Tembus Fakultas Kedokteran UPI di Usia 9 Tahun

By SusanaSelasa, 5 Mei 2026 14:27 WIB6 Mins Read
Abdul Malik Arrazy. Foto: Instagram @malik.arrazy.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah dunia pendidikan yang terus berkembang, nama Abdul Malik Arrazy menjadi salah satu fenomena yang menarik perhatian publik Indonesia. Anak berusia 9 tahun yang belum menyelesaikan sekolah dasar ini sudah berhasil mengukir prestasi luar biasa: meraih beasiswa pendidikan kedokteran di Universitas Pendidikan Indonesia.

Bocah asal Jakarta ini menjadi simbol potensi anak Indonesia yang berkembang pesat ketika diberi ruang, kepercayaan, dan dukungan yang tepat. Malik, yang saat ini bersekolah di SDN Paseban 07 Jakarta, dikenal memiliki catatan prestasi luar biasa.

Pencapaian tersebut membuat banyak orang terkejut sekaligus kagum. Bagaimana mungkin seorang anak SD sudah mendapatkan jalur akademik menuju dunia kedokteran? Namun di balik semua itu, kisah Malik bukan sekadar tentang “keajaiban”, melainkan tentang proses panjang, dukungan keluarga, dan lingkungan yang tepat.

Titik Awal: Potensi yang Terlihat Sejak Usia Sangat Dini

Perjalanan Malik dimulai jauh sebelum ia dikenal publik. Sejak usia sekitar 5 tahun, orang tuanya sudah melihat adanya perbedaan pada cara Malik belajar dan berinteraksi dengan lingkungan.

Ia menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, kemampuan berbicara yang kuat, serta keberanian tampil di depan orang banyak. Aktivitas sederhana seperti lomba mewarnai dan kegiatan sekolah menjadi awal dari perjalanan besar yang tidak disangka-sangka.

Orang tuanya, Mutiara Yogie dan Ahmad Fakhrurrozi, mengambil keputusan penting: tidak membatasi, tetapi mengarahkan. Mereka memberi ruang bagi Malik untuk mengeksplorasi minatnya tanpa tekanan berlebihan.

Awal Mula Terjun ke Dunia Kompetisi

Saat memasuki bangku kelas awal SD, Malik mulai diperkenalkan dengan berbagai kompetisi anak. Salah satu momen penting adalah ketika ia mengikuti ajang Abang None Cilik Jakarta Pusat.

Dari lomba tersebut, Malik berhasil meraih Juara Harapan 2. Meski bukan juara utama, pengalaman itu menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Ia mulai terbiasa dengan panggung, penonton, dan tekanan kompetisi.

Sejak saat itu, berbagai lomba mulai diikuti. Tidak hanya di bidang seni dan komunikasi, tetapi juga edukasi kesehatan dan public speaking.

Kemampuan berbicara Malik berkembang sangat pesat, bahkan melampaui anak seusianya.

Transformasi Besar: Dari Anak Sekolah ke Pembicara Cilik

Seiring waktu, Malik tidak lagi hanya dikenal sebagai peserta lomba. Ia mulai diundang sebagai pembicara anak dalam berbagai acara edukasi.

Ia kerap membawakan materi sederhana tentang kesehatan, kebiasaan hidup bersih, hingga motivasi belajar untuk anak-anak lain. Kemampuan komunikasinya membuat banyak orang kagum karena cara penyampaiannya yang tenang, runtut, dan percaya diri.

Di sinilah Malik mulai dikenal sebagai sosok “kreator anak berprestasi” yang aktif di dunia edukasi digital dan publik.

Prestasi Nasional: Juara Dokter Kecil yang Mengubah Arah Hidup

Puncak awal karier Malik terjadi saat ia mengikuti UKS Final Champions 2025 dalam kategori Dokter Kecil Tingkat Nasional.

Dalam ajang tersebut, Malik tidak hanya menunjukkan hafalan materi kesehatan, tetapi juga pemahaman praktik, analisis, serta kemampuan menjelaskan konsep kesehatan kepada orang lain.

Ia berhasil meraih Juara 1 tingkat nasional.

Prestasi ini menjadi titik krusial yang membuka banyak pintu baru, termasuk perhatian dari institusi pendidikan tinggi.

Beasiswa Kedokteran: Pencapaian yang Jarang Terjadi di Usia Anak SD

Dari kompetisi tersebut, Malik kemudian mendapatkan kesempatan luar biasa: beasiswa pendidikan kedokteran di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Keputusan ini menjadi perbincangan luas karena jarang sekali anak usia SD memiliki jalur pendidikan formal yang mengarah ke dunia kedokteran secara langsung.

Namun bagi keluarga Malik, ini bukan tentang kecepatan, melainkan tentang kesiapan potensi yang sudah terlihat sejak dini.

Peran Keluarga: Fondasi yang Tidak Pernah Lepas

Di balik semua pencapaian Malik, keluarga menjadi faktor paling penting.

Orang tuanya tidak hanya mendukung secara moral, tetapi juga aktif membimbing proses belajar dan pengembangan bakatnya. Mereka memastikan Malik tetap menjalani masa kecilnya dengan seimbang,belajar, bermain, dan berkembang tanpa tekanan berlebihan.

Mereka juga secara aktif mengarahkan Malik untuk mengikuti berbagai pelatihan, lomba, hingga kegiatan literasi anak.

Wartawan Junior dan Peran Edukasi Anak

Selain dunia kesehatan, Malik juga dipercaya menjadi wartawan junior di Majalah CIA (Cahaya Inspirasi Anak) selama dua tahun.

Dalam peran ini, ia belajar menulis, membuat konten edukatif, dan menyampaikan informasi kepada anak-anak lain. Ini menjadi bagian penting dalam mengasah kemampuan literasi dan komunikasi Malik.

Ia tidak hanya menjadi penerima ilmu, tetapi juga penyampai ilmu untuk teman-teman sebayanya.

Deretan Prestasi Mengagumkan Malik Arrazy

Perjalanan Malik dipenuhi capaian yang tidak biasa untuk anak seusianya. Berikut beberapa prestasi yang menonjol:

  • Juara 1 Dokter Kecil Nasional
    Malik berhasil meraih juara pertama tingkat nasional dalam ajang UKS Final Champions 2025, membuktikan kemampuan dan kepeduliannya terhadap dunia kesehatan anak.
  • Beasiswa Kedokteran Sejak SD
    Berkat prestasinya, Malik resmi menerima beasiswa penuh dari Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia.
  • Kreator Konten dan Wartawan Junior
    Malik aktif sebagai kreator edukasi anak dan terpilih menjadi wartawan junior Majalah CIA selama dua tahun ke depan.
  • Ahli Public Speaking Sejak Dini
    Terbiasa tampil di depan umum sejak usia 5 tahun, Malik juga pernah meraih prestasi di ajang Abang None Cilik Jakarta Pusat.
  • Direktur Cilik dan Duta Budaya
    Ia juga dipercaya sebagai Direktur Cilik dan dinobatkan sebagai Duta Batik Cilik 2025, menunjukkan kemampuan kepemimpinan serta kecintaan terhadap budaya Indonesia.

Reaksi Warganet: Kagum, Haru, dan Penuh Pertanyaan

Kisah Malik viral di media sosial, terutama di Instagram Instagram akun @mental_juara, Selasa (5/5/2026). Kolom komentar dipenuhi reaksi warganet yang beragam.

“Rejeki yang luar biasa, dikaruniai anak dengan level tertinggi,” tulis akun @dsi***

“Penasaran dengan orang tuanya, pasti luar biasa didiknya,” tulis @hna***

“Hebat Malik, terus berkembang ya,” tulis @ham***

“Biasanya dari kecil sudah dibiasakan membaca dan eksplorasi,” tulis @roc***

Komentar tersebut menunjukkan bahwa publik tidak hanya mengagumi Malik, tetapi juga mulai menyoroti pentingnya pola asuh dan lingkungan pendidikan anak.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Kisah Malik?

Kisah Malik membuka perspektif baru tentang pendidikan anak di Indonesia. Ada beberapa hal penting yang dapat dipetik:

Pertama, potensi anak tidak bisa diukur hanya dari usia. Kedua, dukungan keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan prestasi anak. Ketiga, kesempatan yang tepat dapat mengubah arah masa depan secara drastis.

Malik menjadi contoh bahwa pendidikan bukan hanya soal jenjang sekolah, tetapi juga tentang bagaimana bakat diarahkan sejak dini.

Penutup: Kisah yang Melampaui Usia

Abdul Malik Arrazy bukan sekadar anak berprestasi. Ia adalah simbol dari potensi yang berkembang ketika lingkungan, keluarga, dan kesempatan bertemu di waktu yang tepat.

Dari panggung lomba anak hingga beasiswa kedokteran, perjalanan Malik masih sangat panjang. Namun satu hal sudah jelas: ia telah membuka mata banyak orang bahwa masa depan tidak selalu menunggu usia, tetapi dibentuk oleh kesempatan dan kepercayaan sejak awal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Abdul Malik Arrazy anak 9 tahun berprestasi anak inspiratif Indonesia anak jenius Indonesia beasiswa kedokteran UPI dokter kecil nasional prestasi anak SD profil Malik Arrazy UKS Final Champions 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Ada Korban Lain, Polisi Bentuk Satgas Khusus Usut Kasus Taufik Hidayat

DEMAK GEGER! Sambut Tahun Baru Hijriah dengan Aksi Joget Rok Mini, Gara-Gara Tren?

Pedagang Keluhkan Pembongkaran Lapak di Bandung, Minta Pemerintah Beri Solusi Relokasi

Isu Sekolah Swasta Tahan Ijazah Memanas, Dedi Mulyadi Berang dan Tantang Audit: Sebutin Sekolahnya!

Polisi yang Tangkap Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Khawatir Hadiah Rp250 Juta Langgar Aturan Aparat

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Taufik Hidayat, Minta Pengawasan Lingkungan dan Keluarga Diperketat

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.