Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo

Jumat, 19 Juni 2026 21:40 WIB

Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir

Jumat, 19 Juni 2026 21:20 WIB

Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar

Jumat, 19 Juni 2026 21:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Bruno Fernandes, Kini Joao Neves dan Kekasihnya Jadi Sasaran Amuk Pendukung Cristiano Ronaldo
  • Mirip Film Sci-Fi! Arab Saudi Bangun Danau Air Tawar Raksasa Senilai Rp125 Triliun di Tengah Gurun Pasir
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
  • Bikin Nonton Bola Makin Nyata, Gadget Unik di Kepala Wasit Piala Dunia 2026 Ini Ternyata Punya Fungsi Canggih
  • Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya
  • Solusi HP Lemot: Cara Membersihkan Penyimpanan Android Tanpa Perlu Uninstal Aplikasi
  • Heboh Arti Warna Kontak WhatsApp, Benarkah Tanda Nomor Kita Dihapus atau Diblokir? Ini Faktanya!
  • Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Cair hingga Akhir Juni, Ini Cara Cek Nama Penerima
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Siapkan Ranperda Perlindungan Keluarga dari Dampak Era Digital dan Isu Sosial

By SusanaSelasa, 5 Mei 2026 11:05 WIB3 Mins Read
DPRD Jawa Barat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DPRD Jawa Barat tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan keluarga yang mencakup berbagai tantangan sosial, termasuk dampak negatif era digital dan isu perilaku seksual di masyarakat.

Rencana tersebut diinisiasi oleh Komisi V DPRD Jabar sebagai bentuk respons terhadap dinamika sosial yang berkembang, sekaligus hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui audiensi dengan Giga Indonesia.

Ranperda Masuk Agenda Propemperda 2026

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah, menyampaikan bahwa Ranperda ini akan diusulkan masuk dalam Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

“Ranperda ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, khususnya penggiat keluarga yang menginginkan adanya regulasi untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial yang cepat,” ujarnya di Bandung, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum dalam upaya pencegahan berbagai persoalan sosial yang berdampak pada keluarga, terutama anak-anak.

Baca Juga:  TPA Sarimukti Diperpanjang, DPRD Jabar Tegaskan Izin Bukan Kewenangan Legislatif

Respons atas Dinamika Sosial dan Era Digital

Komisi V DPRD Jabar menilai bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru bagi keluarga. Selain itu, perubahan perilaku sosial di masyarakat juga menjadi perhatian serius.

Ranperda ini diharapkan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. Dengan demikian, keluarga dapat memiliki ketahanan dalam menghadapi arus informasi dan perubahan gaya hidup yang semakin cepat.

“Fokusnya adalah perlindungan keluarga, terutama anak-anak, agar tidak terdampak negatif oleh perkembangan zaman,” tambah Siti.

Didukung Berbagai OPD Terkait

Dalam proses penyusunan Ranperda, Komisi V DPRD Jabar turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya:

  • Bappeda Jawa Barat
  • Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Barat
  • Dinas Kesehatan Jawa Barat
  • DP3AKB Jawa Barat
Baca Juga:  Layanan Publik Lebih Dekat: DPRD Jabar Usulkan Pos Pengaduan Masyarakat di Setiap Daerah

Kolaborasi ini bertujuan agar Ranperda yang disusun memiliki dasar kajian yang komprehensif serta dapat diimplementasikan secara efektif.

Sorotan Data Sosial dan Kesehatan

Dalam audiensi tersebut, Ketua Giga Indonesia, Euis Sunarti, menyampaikan sejumlah data yang menjadi perhatian.

Ia menyebutkan bahwa Jawa Barat menghadapi tantangan serius terkait isu sosial dan kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah peningkatan kasus HIV dalam beberapa tahun terakhir berdasarkan data KPA Jawa Barat.

  • Tahun 2022: 8.620 kasus baru
  • Tahun 2023: 9.710 kasus
  • Tahun 2024: 10.405 kasus

Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang relatif stabil di kisaran 5.000 kasus per tahun.

Dorongan Perlindungan Keluarga yang Lebih Kuat

Giga Indonesia menilai, kondisi tersebut membutuhkan langkah konkret melalui regulasi daerah yang mampu memperkuat fungsi keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

Baca Juga:  ‎Rafael Situmorang Berkomitmen Tampung Aspirasi terkait Pendidikan, Kesehatan dan Masalah Sosial Masyarakat Kota Bandung dan Cimahi‎

“Masyarakat berharap ada upaya preventif yang lebih kuat melalui kebijakan daerah,” ungkap Euis.

Menuju Regulasi Berbasis Ketahanan Keluarga

Ranperda ini diharapkan menjadi instrumen strategis dalam membangun ketahanan keluarga di Jawa Barat. Tidak hanya fokus pada penanganan masalah, tetapi juga memperkuat edukasi, literasi digital, serta pembinaan nilai-nilai dalam keluarga.

Jika terealisasi, regulasi ini akan melengkapi kebijakan serupa yang telah lebih dulu diterapkan di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dengan demikian, langkah DPRD Jabar ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat, aman, dan berdaya bagi generasi mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dampak era digital DPRD Jawa Barat Giga Indonesia isu sosial Jawa Barat kebijakan sosial jabar perlindungan keluarga Jawa Barat Ranperda Jabar regulasi keluarga Indonesia siti muntamah dprd jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.