Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!

Kamis, 5 November 2026 11:01 WIB

Peluang Tembus ACL Elite Terbuka! Rekor Nyaris Sempurna Persib di ACL 2 Dongkrak Peringkat Liga Indonesia

Kamis, 5 November 2026 10:37 WIB

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Kamis, 5 November 2026 09:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!
  • Peluang Tembus ACL Elite Terbuka! Rekor Nyaris Sempurna Persib di ACL 2 Dongkrak Peringkat Liga Indonesia
  • Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?
  • Usai Amankan Tiket 16 Besar di Australia, Ini Jadwal Padat Persib Bandung Sepanjang November 2026
  • Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Siapkan Ranperda Perlindungan Keluarga dari Dampak Era Digital dan Isu Sosial

By SusanaSelasa, 5 Mei 2026 11:05 WIB3 Mins Read
DPRD Jawa Barat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DPRD Jawa Barat tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perlindungan keluarga yang mencakup berbagai tantangan sosial, termasuk dampak negatif era digital dan isu perilaku seksual di masyarakat.

Rencana tersebut diinisiasi oleh Komisi V DPRD Jabar sebagai bentuk respons terhadap dinamika sosial yang berkembang, sekaligus hasil aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui audiensi dengan Giga Indonesia.

Ranperda Masuk Agenda Propemperda 2026

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah, menyampaikan bahwa Ranperda ini akan diusulkan masuk dalam Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

“Ranperda ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat, khususnya penggiat keluarga yang menginginkan adanya regulasi untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah perubahan sosial yang cepat,” ujarnya di Bandung, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, regulasi tersebut diharapkan menjadi payung hukum dalam upaya pencegahan berbagai persoalan sosial yang berdampak pada keluarga, terutama anak-anak.

Baca Juga:  Fetty Anggraenidini Pantau Disnaker Bogor, Dorong Pelatihan dan Job Fair Tekan Pengangguran

Respons atas Dinamika Sosial dan Era Digital

Komisi V DPRD Jabar menilai bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru bagi keluarga. Selain itu, perubahan perilaku sosial di masyarakat juga menjadi perhatian serius.

Ranperda ini diharapkan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif. Dengan demikian, keluarga dapat memiliki ketahanan dalam menghadapi arus informasi dan perubahan gaya hidup yang semakin cepat.

“Fokusnya adalah perlindungan keluarga, terutama anak-anak, agar tidak terdampak negatif oleh perkembangan zaman,” tambah Siti.

Didukung Berbagai OPD Terkait

Dalam proses penyusunan Ranperda, Komisi V DPRD Jabar turut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya:

  • Bappeda Jawa Barat
  • Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Barat
  • Dinas Kesehatan Jawa Barat
  • DP3AKB Jawa Barat
Baca Juga:  Pemprov dan DPRD Jabar Sepakat Pinjam Rp3,4 Triliun untuk Tutup Defisit APBD 2026

Kolaborasi ini bertujuan agar Ranperda yang disusun memiliki dasar kajian yang komprehensif serta dapat diimplementasikan secara efektif.

Sorotan Data Sosial dan Kesehatan

Dalam audiensi tersebut, Ketua Giga Indonesia, Euis Sunarti, menyampaikan sejumlah data yang menjadi perhatian.

Ia menyebutkan bahwa Jawa Barat menghadapi tantangan serius terkait isu sosial dan kesehatan masyarakat. Salah satunya adalah peningkatan kasus HIV dalam beberapa tahun terakhir berdasarkan data KPA Jawa Barat.

  • Tahun 2022: 8.620 kasus baru
  • Tahun 2023: 9.710 kasus
  • Tahun 2024: 10.405 kasus

Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang relatif stabil di kisaran 5.000 kasus per tahun.

Dorongan Perlindungan Keluarga yang Lebih Kuat

Giga Indonesia menilai, kondisi tersebut membutuhkan langkah konkret melalui regulasi daerah yang mampu memperkuat fungsi keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.

Baca Juga:  Pemkot Klaim Perkuat Mitigasi Bencana, Anggaran Ruang Terbuka Hijau Bandung Justru Nol Rupiah

“Masyarakat berharap ada upaya preventif yang lebih kuat melalui kebijakan daerah,” ungkap Euis.

Menuju Regulasi Berbasis Ketahanan Keluarga

Ranperda ini diharapkan menjadi instrumen strategis dalam membangun ketahanan keluarga di Jawa Barat. Tidak hanya fokus pada penanganan masalah, tetapi juga memperkuat edukasi, literasi digital, serta pembinaan nilai-nilai dalam keluarga.

Jika terealisasi, regulasi ini akan melengkapi kebijakan serupa yang telah lebih dulu diterapkan di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dengan demikian, langkah DPRD Jabar ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat, aman, dan berdaya bagi generasi mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.