Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 06:00 WIB

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 03:00 WIB

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Kamis, 29 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Cuaca Panas Masih Menyengat, BMKG Ungkap Penyebab dan Prediksi Kapan Berakhir

By Aga GustianaRabu, 15 Oktober 2025 15:12 WIB3 Mins Read
Ilustrasi cuaca panas.
Ilustrasi cuaca panas. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Beberapa hari terakhir, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia merasakan suhu udara yang sangat terik. Kondisi ini membuat banyak orang aktif mencari penjelasan mengenai penyebab cuaca panas dan kapan diperkirakan berakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Menurut BMKG, meski sejumlah daerah masih mengalami suhu tinggi, beberapa kota besar diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada hari ini. Sementara itu, keluhan warganet tentang panas ekstrem terus bermunculan di media sosial, dengan suhu luar ruangan berkisar antara 33 hingga 36 derajat Celcius di beberapa daerah.

Pergeseran Posisi Matahari Jadi Faktor Utama

BMKG menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penyebab udara panas saat ini adalah pergeseran posisi semu matahari. Fenomena ini terjadi akibat kemiringan sumbu bumi dan pergerakan bumi mengelilingi matahari. Sepanjang tahun, posisi semu matahari tampak bergeser dari belahan bumi utara ke selatan dan sebaliknya.

Ketika matahari berada tepat di atas wilayah ekuator, sinar matahari jatuh tegak lurus ke permukaan bumi. Hal ini menyebabkan radiasi matahari mencapai intensitas maksimum, sehingga permukaan bumi menyerap panas lebih banyak daripada biasanya. Akibatnya, suhu udara meningkat signifikan, terutama saat siang hari.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung Kamis 20 Februari 2025: Hujan Petir, Ikuti Tips Aman Ini

Fenomena ini lazim terjadi pada periode September hingga Oktober, ketika matahari berada dekat dengan garis khatulistiwa. Pada masa ini, banyak wilayah Indonesia mengalami hari-hari dengan cuaca panas ekstrem.

Kurangnya Tutupan Awan Perparah Kondisi

Selain faktor posisi matahari, minimnya pertumbuhan awan hujan turut memperparah kondisi panas. Awan Cumulonimbus, yang biasanya membawa hujan, terbentuk dalam jumlah lebih sedikit karena udara cenderung kering dan kandungan uap air berkurang. Akibatnya, sinar matahari langsung menyinari permukaan tanpa banyak hambatan, sehingga meningkatkan suhu udara.

Baca Juga:  BMKG Prediksi Musim Kemarau 2024 Bersifat Normal

BMKG juga menambahkan bahwa kondisi suhu ekstrem ini umum terjadi pada masa pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Kapan Cuaca Panas Akan Berakhir?

Berdasarkan prakiraan musim hujan 2025/2026, sebagian wilayah Indonesia sebenarnya sudah mulai diguyur hujan, ditandai dengan meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Namun, masih ada banyak wilayah lain yang belum memasuki musim hujan secara merata.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan bahwa puncak musim hujan secara nasional akan terjadi mulai akhir tahun.

“Nanti di Desember, Januari, Februari itu sudah serentak,” ujar Guswanto.

Dengan kata lain, kondisi panas ekstrem diperkirakan masih akan bertahan hingga akhir Oktober, sebelum hujan mulai meluas pada November dan mencapai puncaknya pada Desember 2025 hingga Februari 2026.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Banten, BMKG Ungkap Penyebabnya

Daftar Kota dengan Suhu Tertinggi Hari Ini

BMKG mencatat beberapa kota besar akan mengalami suhu tinggi pada Rabu, 15 Oktober 2025, terutama wilayah Jawa dan sekitarnya. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Surabaya, mencapai 35°C, disusul Semarang dan Jogjakarta.

Berikut perkiraan suhu maksimum di beberapa kota besar:

  • Palembang: 31°C
  • Pangkal Pinang: 32°C
  • Serang: 33°C
  • Jakarta: 32°C
  • Bandung: 30°C
  • Semarang: 34°C
  • Jogjakarta: 33°C
  • Surabaya: 35°C

Sementara itu, wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sebagian Jawa Barat diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada hari ini.

Kondisi panas ekstrem ini merupakan fenomena tahunan yang terjadi saat masa peralihan musim. BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan, menghindari paparan langsung sinar matahari terlalu lama, serta rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG musim hujan Prakiraan Cuaca
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil

Dianggap ‘B Aja’ oleh Warganet, Jawaban Menohok Aiswarya Pandit Buat Juri Mister International Nyesel?

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp 20.000, Cek Daftarnya

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.