Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?

Sabtu, 7 November 2026 02:00 WIB

Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!

Sabtu, 7 November 2026 01:00 WIB
BSU cair

Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos

Jumat, 6 November 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dicari Warganet! Link Video Viral ‘Hampir 10 Menit’ Karyawan HWI Jepara, Asli atau Hoaks?
  • Bocor di TikTok dan X, Isu Video Egar dan Fina Banyuwangi Akhirnya Terbongkar!
  • Resmi dari Kemnaker! BSU 2026 Rp900 Ribu Disalurkan Lewat Himbara dan Pos
  • Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal
  • Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?
  • Jatuh Bangun Jerome Polin: Dulu Diangkat Raffi Ahmad, Kini Sindiran Hoaks Berujung Drama Panas!
  • Geger! Rekaman 4 Video Egar dan Fina Banyuwangi Dibocorkan, Ternyata Ini Isi Aslinya!
  • Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

BMKG Prediksi Musim Kemarau 2024 Bersifat Normal

By Putra JuangJumat, 15 Maret 2024 14:33 WIB2 Mins Read
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, musim kemarau 2024 di Indonesia akan bersifat normal.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, jika dibandingkan dengan rerata krimatologi selama 30 tahun terakhir, secara umum musim kemarau 2024 diprediksi bersifat normal.

“Jadi biasanya itu kan ada yang bersifat normal, di atas normal, atau dibawah normal. Tahun 2024 ini musim kemarau ini diprediksi secara umum bersifat normal yaitu kurang lebih 359 zom atau 51,36 persen dan diatas normal adalah sebanyak 279 zom atau kurang lebih 39,91 persen,” ucap Dwikorita dalam Konferensi Pers Prakiraan Awal Musim Kemarau 2024 secara virtual pada Jumat (15/3/2024).

Dwikorita mengatakan, terdapat 60 zona musim atau 8,73 persen yang diprediksi akan bersifat bawah normal. Adapun wilayah tersebut di mulai dari Aceh hingga Papua Tengah.

Baca Juga:  Kemarau Basah: Fenomena Aneh di Musim Kering, Ini Penjelasan BMKG, Dampak Nyata, dan Cara Menghadapinya

“Wilayah yang diprediksi bersifat bawah normal yaitu di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kepulauan Bangka Belitung, sebagian Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian NTT, Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan,” tuturnya.

Sedangkan wilayah yang diprediksi musim kemaraunya akan bersifat bawah normal di antaranya Sumatera hingga Papua Selatan.

Baca Juga:  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Indonesia Bersiap Hadapi Pekan Penuh Risiko Alam

“Sedangkan yang diatas normal, diprediksi akan terjadi di sebagian kecil pesisir selatan Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kecil Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan dan Tenggara, juga di Sulawesi Barat, bagian Utara dari Gorontalo dan Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian besar Papua Selatan,” bebernya.

Tak lupa, BMKG pun mengimbau pemerintah dan masyarakat agar lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau terutama di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal.

Baca Juga:  Siap-siap Bawa Payung, Wilayah Bandung Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Sore Hari

Tindakan antisipatif juga diperlukan di wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau atas normal atau lebih basah dari biasanya. BMKG meminta agar pemerintah lebih optimal dalam menyimpan air pada akhir musim hujan ini.

“Informasi dalam prediksi musim kemarau ini dijadikan sebagai peringatan dini untuk dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan dalam menyiapkan atau melakukan aksi dini, sehingga dampak negatif itu dapat dicegah, bahkan dapat dilakukan pemanfaatan dampak positif. Dan juga perlu diperhatikan penyesuaian pola dan jenis pola tanam,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG musim kemarau
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

CPNS

Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November

Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.