Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Rabu, 28 Oktober 2026 20:16 WIB

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 19:55 WIB

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Rabu, 28 Oktober 2026 18:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

By SusanaRabu, 28 Oktober 2026 19:55 WIB4 Mins Read
Demo BEM se-Tasikmalaya di DPRD Kota Tasikmalaya ricuh. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Demo mahasiswa Tasikmalaya yang digelar gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Tasikmalaya (Satas) di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya berlangsung ricuh, Rabu, 28 Oktober 2026. Massa terlibat bentrokan dengan polisi, membakar ban, hingga menjebol pagar utama gedung dewan.

Massa dari Kota dan Kabupaten Tasikmalaya datang menggunakan sepeda motor dengan membawa atribut aksi serta mobil komando. Aksi yang disebut digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia ini bertujuan mengevaluasi dua tahun kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ricuh Setelah Wali Kota dan Ketua DPRD Tak Hadir

Setibanya di depan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, sejumlah orator menyampaikan aspirasi secara bergiliran. Situasi kemudian memanas hingga massa terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian.

Emosi demonstran meningkat karena tuntutan agar Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim, dan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto menemui massa tidak segera dipenuhi.

AKBP Andik Eko Siswanto akhirnya hadir di hadapan demonstran. Namun, Wali Kota Viman dan Ketua DPRD Aslim tidak terlihat menemui massa.

“Sayangnya Ketua DPRD dan wali kota bahkan wakilnya tidak bisa hadir. Entah kenapa diwakilkan,” kata Aday, koordinator lapangan aksi.

Sebagai bentuk protes, massa membakar ban sebanyak dua kali. Aksi berlanjut hingga demonstran menjebol pintu pagar utama Gedung DPRD dan menyeret pagar besi tersebut ke tengah jalan.

Mahasiswa 26 Kampus Soroti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Menurut Aday, aksi ini diikuti perwakilan 26 kampus di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menyampaikan tuntutan kepada pemerintah sekaligus mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sejumlah isu nasional menjadi sorotan, di antaranya program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Massa juga mendesak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta bencana di Aceh ditetapkan sebagai bencana nasional.

Aday menilai pemerintah daerah dan DPRD perlu mendukung tuntutan tersebut agar mendapat perhatian pemerintah pusat.

“Pemkot dan DPRD perlu mendukung bahwa karhutla Kalimantan dan bencana di Aceh ini menjadi status bencana nasional. Jangan sampai, yang menjadi bencana nasional ini adalah Prabowo Gibran,” kata dia.

“Tasik Darurat Sagala”: PJU Gelap hingga Harga Beras

Aday menilai kondisi negara saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia juga menyoroti sejumlah persoalan di Kota Tasikmalaya yang dinilai meresahkan warga, yang ia sebut dengan istilah “Tasik Darurat Sagala”.

“Kita tahu bahwa masyarakat sudah resah dengan bahasa bahwa PJU di Kota Tasik sangatlah poek (gelap). Kita resah harga beras naik, dan kemudian DC ilegal. Dan hutang ilegal ini harus diselesaikan oleh Kapolres,” ungkapnya.

Persoalan penerangan jalan umum (PJU), kenaikan harga beras, serta penagihan utang ilegal oleh debt collector menjadi isu lokal yang disuarakan dalam aksi tersebut.

Aday menegaskan mahasiswa akan mengawal tuntutan hingga ke tingkat pusat. Sementara persoalan daerah diharapkan dikawal langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

“Jika tuntutan itu tidak dilaksanakan, maka kami akan kembali dengan eskalasi massa yang lebih besar,” tegasnya.

Desak Polisi Tertibkan Geng Motor

Mahasiswa juga menyoroti maraknya aksi berandalan bermotor di Kota Tasikmalaya. Mereka mendesak kepolisian bertindak tegas agar keamanan dan ketertiban warga terjaga.

“Kita sangat resah dengan ulah teror genk motor dan kami ingin Kapolres Tasikmalaya Kota yang baru menjabat beberapa bulan bisa melaksanakan dan meminimalisir serta memberikan bukti,” ujar Aday.

Pemkot, DPRD, dan Polisi Janji Tindak Lanjut

Menanggapi aspirasi mahasiswa, Pelaksana Tugas Asisten Daerah (Asda) I Setda Kota Tasikmalaya, Ade Hendar, menyatakan pemkot berkomitmen membenahi pelayanan publik dan akan mengevaluasi secara menyeluruh persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, berjanji memperkuat fungsi pengawasan DPRD terhadap isu-isu yang disoroti demonstran.

Sementara itu, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto menegaskan kepolisian akan meningkatkan penegakan hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Massa menyatakan akan terus mengawal tuntutan mereka dan membuka kemungkinan aksi lanjutan apabila tidak ada tindak lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BEM se-Tasikmalaya demo mahasiswa Tasikmalaya demo ricuh Tasikmalaya DPRD Kota Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.