bukamata.id – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung mulai memanaskan mesin partai untuk Pemilu 2029. Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bandung periode baru dikukuhkan dalam rangkaian Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Hotel Sutan Raja, Soreang, Rabu (28/10/2026).
Kepengurusan baru yang beranggotakan hampir 90 orang itu dipimpin Dadang Supriatna, yang juga menjabat Bupati Bandung.
Dadang Supriatna Targetkan Kemenangan Pemilu 2029
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna atau Kang DS, menegaskan kepengurusan baru harus menjalankan amanah partai melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, konsolidasi internal menjadi langkah penting untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan perolehan suara PKB. Upaya itu, kata dia, tidak bisa dilakukan hanya menjelang pemilu.
“Tentu amanah ini harus kita jalankan bersama jajaran pengurus dan para kader PKB di Kabupaten Bandung. Dengan target yang sudah disepakati, PKB harus berjuang bagaimana memenangkan pemilu tahun 2029 yang akan datang,” ujar Dadang.
Pembenahan organisasi akan dilakukan melalui konsolidasi kepengurusan, penguatan struktur partai, dan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Penjaringan Caleg 2029 Sudah Dimulai
Salah satu langkah yang mulai berjalan adalah penjaringan calon anggota legislatif untuk Pemilu 2029. Dadang menyebut PKB akan memprioritaskan figur yang memiliki basis dukungan, kader, dan rekam jejak di tengah masyarakat.
“Kita sudah mulai melakukan rekrutmen calon-calon legislatif yang akan dipersiapkan untuk 2029. Sosok-sosok yang dipilih di antaranya harus mempunyai basis, memiliki kader, dan sudah menunjukkan kiprah di masyarakat. Harapannya, ini bisa mendongkrak suara PKB agar meningkat kembali pada 2029,” katanya.
Syaiful Huda: Kabupaten Bandung “Republik PKB”
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus baru.
“Atas nama Ketua Umum Pak Muhaimin, kami mengucapkan selamat atas dikukuhkannya kepengurusan baru di bawah ketua Pak Bupati, Pak Dadang Supriatna. Jumlahnya hampir 90 orang. Kita berharap kinerja organisasi terus maksimal, terutama semangat memberikan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat di Kabupaten Bandung,” ujar Huda.
Ia menilai Kabupaten Bandung punya posisi strategis bagi PKB karena partai itu memegang kursi kepala daerah sekaligus unsur pimpinan DPRD.
“Kalau melihat Kabupaten Bandung ini, saya menyebutnya Republik PKB. Kita berharap pada 2029 kondisi seperti ini bisa terjadi di kabupaten dan kota lainnya,” katanya.
Menurut Huda, di daerah lain PKB masih menghadapi tantangan untuk menyatukan kekuatan di legislatif dan pemerintahan daerah. Ia berharap pengurus baru tidak hanya fokus pada target elektoral, tetapi juga menerjemahkan kepercayaan politik menjadi program bagi masyarakat.
Lima Program Prioritas PKB
Huda juga memaparkan lima program prioritas PKB, yakni:
- Bedah Rumah PKB, untuk membantu warga mendapatkan hunian layak.
- Beasiswa PKB, untuk mendukung akses pendidikan.
- Foodbank PKB, membeli makanan dari warung warga lalu membagikannya kepada yang membutuhkan.
- Gerak Tanggap Darurat (GTD) PKB, didukung sekitar 250 mobil siaga dan ambulans secara nasional, termasuk 31 ambulans di Kabupaten Bandung yang bisa digunakan warga secara gratis.
- Pasar Murah, untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“PKB jangan hanya hadir ketika pemilu, tetapi harus terus memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat melalui program-program yang sudah disepakati,” ujar Huda.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











