Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari

Jumat, 23 Oktober 2026 16:04 WIB

Misi Amankan Papan Atas, Persib Bandung Bersiap Hadapi Garudayaksa FC di Bogor

Jumat, 23 Oktober 2026 15:25 WIB

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

Jumat, 23 Oktober 2026 15:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Super League Pekan 7: Persib Bertekad Bangkit di Pakansari
  • Misi Amankan Papan Atas, Persib Bandung Bersiap Hadapi Garudayaksa FC di Bogor
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang
  • Mulai Rp12 Ribu! Cek 6 Rekomendasi Wedang Ronde di Bandung, dari yang Klasik Sampai Kekinian
  • Dua Kali Penalti, Dua Kali Gagal: Alex Martins Bikin Persebaya Tumbang
  • Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor
  • Agnez Mo Resmi Jadi Artis Indonesia Pertama yang ‘Bertakhta’ di Hollywood Lantai 3!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang

By Aga GustianaJumat, 23 Oktober 2026 15:19 WIB4 Mins Read
Gambar hanya ilustrasi. (Foto: ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ancaman pergerakan tanah dan banjir bandang membayangi hampir seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat menyongsong bulan November 2026. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memetakan puluhan kabupaten dan kota yang masuk dalam zona merah kerawanan geologi akibat tingginya curah hujan.

Berdasarkan analisis pemetaan potensi pergerakan tanah periode November 2026, sejumlah daerah tidak hanya diintai risiko longsor tingkat menengah hingga tinggi, tetapi juga berpotensi diterjang air bah deras dari kawasan hulu.

Sebaran Titik Rawan Bencana di Jawa Barat

1. Kawasan Metropolitan Bandung Raya

  • Kabupaten Bandung: Ancaman kombinasi longsor dan banjir bandang mengintai daerah perkebunan dan lereng seperti Arjasari, Banjaran, Cangkuang, Cimaung, Cimenyan, Ciwidey, Ibun, Kertasari, Pasirjambu, Rancabali, hingga Soreang. Sementara wilayah Baleendah, Ciparay, Nagreg, Pangalengan, serta Paseh berada di status rawan menengah-tinggi.
  • Kabupaten Bandung Barat: Sektor Cisarua, Lembang, dan Parongpong dipetakan sangat rentan disapu banjir bandang. Adapun kawasan Lembang bawah hingga Gununghalu, Padalarang, dan Cipatat masuk zona rawan menengah-tinggi.
  • Kota Bandung & Cimahi: Beberapa wilayah pemukiman berlereng seperti Cibeunying Kaler, Cibiru, Cidadap, dan Coblong di Kota Bandung, serta Cimahi Utara tercatat harus meningkatkan kesiapsiagaan.
Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Lantik 71 ASN, Dorong Bekerja Zero Mistake

2. Wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodetabek)

  • Kabupaten Bogor: Potensi bahaya ganda (longsor dan banjir bandang) teridentifikasi di Caringin, Ciampea, Cibungbulang, Cigombong, Cijeruk, Ciomas, Dramaga, Kemang, Leuwiliang, Pamijahan, Ranca Bungur, Rumpin, Tamansari, dan Tenjolaya. Daerah Sukajaya, Nanggung, Megamendung, serta Ciawi juga berstatus menengah-tinggi.
  • Kota Bogor: Tiga kecamatan utama yaitu Bogor Barat, Bogor Selatan, dan Bogor Tengah masuk dalam radar zona bahaya tinggi.
  • Kota Depok & Kabupaten Bekasi: Wilayah perbatasan seperti Bojongmangu, Cibarusah, Cikarang Pusat/Selatan, hingga Setu diprediksi mengalami peningkatan kerawanan geologi.

3. Wilayah Priangan Timur & Cirebon Raya

  • Kabupaten Garut: Menjadi salah satu daerah dengan sebaran titik rawan paling masif. Puluhan kecamatan mulai dari Tarogong Kaler/Kidul, Garut Kota, Cilawu, Cisurupan, Cikajang, Leles, Malangbong, hingga Wanaraja terancam pergerakan tanah disertai banjir bandang.
  • Kabupaten Cianjur: Wilayah Cugenang, Gekbrong, Pacet, Sukaresmi, Warungkondang, hingga wilayah perkotaan Cianjur menjadi sorotan utama.
  • Kabupaten Ciamis & Cirebon: Daerah Ciamis Kota, Cihaurbeuti, Panjalu, serta wilayah Cirebon seperti Beuter, Dukupuntang, Waled, hingga Harjamukti Kota Cirebon masuk zona bahaya alur air dan lereng.
Baca Juga:  Bapenda Jabar Pastikan Pelayanan Pajak Kendaraan Responsif dan Ramah Warga

4. Tasikmalaya, Kuningan, dan Majalengka

  • Tasikmalaya: Kota Tasikmalaya (Bungursari, Indihiang, Mangkubumi) serta Kabupaten Tasikmalaya (Cigalontang, Cisayong, Singaparna, Sukaratu) diprediksi rawan diterjang material tanah cair dan air bah.
  • Kuningan & Majalengka: Titik kritis berada di kawasan lereng Gunung Ciremai seperti Cigugur, Cilimus, Pasawahan (Kuningan), serta Argapura dan Sindangwangi (Majalengka).

5. Jalur Selatan, Subang, Purwakarta, Sumedang & Pangandaran

  • Kabupaten Sukabumi: Pesisir hingga dataran tinggi mulai dari Cicurug, Cisaat, Parungkuda, Sukabumi, hingga Palabuhanratu, Nyalindung, dan Ciemas tergolong zona rentan.
  • Subang & Purwakarta: Kawasan wisata Ciater (Subang) berpotensi banjir bandang, sementara wilayah Bojong, Wanayasa, Jatiluhur (Purwakarta) serta Cisalak (Subang) berstatus rawan menengah-tinggi.
  • Sumedang & Pangandaran: Seluruh kecamatan yang terdata di Sumedang (termasuk Jatinangor dan Sumedang Selatan) serta Pangandaran (Parigi, Cijulang, Pangandaran) secara keseluruhan berada pada tingkat risiko menengah-tinggi.

Penjelasan Kriteria Kerawanan Geologi

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menerangkan bahwa klasifikasi status potensi pergerakan tanah dihitung berdasarkan eskalasi intensitas curah hujan bulanan di atas rerata normal.

Menurutnya, kriteria menengah menandakan wilayah tersebut rentan bergeser apabila diguyur hujan di atas normal, terutama pada pemukiman atau infrastruktur yang berbatasan langsung dengan lempengan sungai, tebing jalan, dan lereng terjal.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tak Takut Lawan Pelaku Penambang Ilegal

Sedangkan kategori tinggi berarti kawasan tersebut memiliki kerawanan sangat kritis, di mana celah retakan tanah atau titik longsoran lama memiliki risiko besar untuk aktif kembali saat dipicu presipitasi tinggi.

“Kami mengimbau kepada pemerintah daerah dan badan penanggulangan bencana hingga masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah lereng, tebing, serta bantaran sungai, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Apabila terjadi hujan lebat dengan durasi panjang, warga disarankan untuk memantau keretakan tanah dan berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat guna langkah evakuasi mandiri bila diperlukan,” kata Kepala Badan Geologi, Lana Saria, Jumat (23/10/2026) dalam keterangan tertulisnya mengenai prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor dan banjir bandang seluruh provinsi di Indonesia periode November 2026.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Geologi Bencana Jawa Barat jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Purwakarta Krisis Air Bersih, Lebih dari 219 Ribu Jiwa Terdampak Kemarau Panjang

Pelecehan Seksual

Modus Pinjam Uang Rp20 Ribu, Pria Bermotor Nekat Pamer Alat Kelamin ke Siswi di Bogor

Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi

Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH Tahap 4 dan PIP Oktober 2026, Ini Besaran Bantuan dan Cara Ceknya

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.