Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Agnez Mo Resmi Jadi Artis Indonesia Pertama yang ‘Bertakhta’ di Hollywood Lantai 3!

Jumat, 23 Oktober 2026 13:17 WIB

Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi

Jumat, 23 Oktober 2026 13:10 WIB

Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada

Jumat, 23 Oktober 2026 12:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Agnez Mo Resmi Jadi Artis Indonesia Pertama yang ‘Bertakhta’ di Hollywood Lantai 3!
  • Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi
  • Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada
  • French Open 2026: 8 Wakil Indonesia Serbu Perempat Final
  • Persib Kalah 0-1, Igor Tolic Akui Timnya Dihukum Satu Kesalahan
  • Kabar Baik Pemburu Emas, Harga Antam Hari Ini Turun Rp10 Ribu
  • Persib Tak Punya Waktu Meratap, Igor Tolic Pacu Fisik Skuad Jelang Kontra Garudayaksa FC
  • Panas! Yang Grogi Menang, Yang Jago ‘Disingkirkan’? Skandal Duta Budaya Indonesia 2026 Meledak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Panas Ekstrem Picu Kebakaran Lahan di Bandung, Warga Diminta Waspada

By SusanaJumat, 23 Oktober 2026 12:28 WIB3 Mins Read
Ilustrasi kebakaran. (Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran lahan terjadi di sejumlah titik di Kota Bandung dalam beberapa hari terakhir, terutama di kawasan Gedebage. Kejadian terbaru menimpa lahan ilalang di kawasan Summarecon pada Rabu petang, 21 Oktober 2026.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan pemerintah kota tidak menganggap enteng persoalan ini. Ia berkaca pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan yang asapnya sempat mengganggu aktivitas warga.

“Kebakaran lahan di Kota Bandung memang sangat mengkhawatirkan, kami sama sekali tidak menganggap remeh persoalan ini,” kata Farhan saat ditemui di RSUD Bandung Kiwari, Kamis, 22 Oktober 2026.

Damkar Bandung Disiagakan

Farhan mengatakan instansi terkait di lingkungan Pemkot Bandung, khususnya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan), telah disiagakan untuk menangani kebakaran lahan.

Menurut dia, jumlah kejadian kebakaran lahan di Bandung sebenarnya tidak banyak. Namun, kondisinya tetap perlu diwaspadai karena cuaca panas ekstrem akibat fenomena El Nino membuat lahan lebih mudah terbakar.

“Pada dasarnya saat ini cuaca sedang mengalami panas ekstrem. Beberapa jenis vegetasi menjadi lebih sensitif terhadap kondisi tersebut, terutama vegetasi yang secara alami mengandung zat mudah terbakar, seperti pohon pinus dan rumput-rumput kering,” ujarnya.

Imbauan untuk Warga: Puntung Rokok dan Tumpukan Sampah

Farhan meminta warga tidak membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan karena dapat memicu api. Ia juga mengimbau warga segera membongkar tumpukan sampah di lingkungannya.

Menurut Farhan, sampah yang membusuk dapat menghasilkan gas metana yang mudah terbakar, terlebih saat kondisinya kering.

“Tumpukan sampah di ruang terbuka dan dalam kondisi kering dapat menghasilkan gas metana yang berpotensi memicu kebakaran. Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, terutama saat cuaca sedang panas ekstrem,” katanya.

Antisipasi Kebakaran di TPA Sarimukti

Farhan mencontohkan kebakaran pada tumpukan sampah ilegal di Ciumbuleuit yang sebelumnya sempat mengkhawatirkan. Karena itu, ia ingin langkah pencegahan juga dilakukan di TPA Sarimukti.

“Saya akan meminta Damkarmatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan BPBD melakukan asesmen ke Sarimukti bersama Dinas Lingkungan Hidup dan BPBD Jawa Barat. Langkah ini diperlukan agar kondisi di lapangan bisa dipetakan dan potensi kebakaran dapat diantisipasi,” ujarnya.

Dua Hektare Kebun Bambu di Parongpong Terbakar

Di wilayah tetangga, kebakaran menghanguskan sekitar dua hektare kebun bambu di Kampung Cigugur, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu sore, 21 Oktober 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah, mengatakan laporan diterima pukul 16.55 WIB. Petugas dari Pos Sektor Parongpong tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian.

“Setibanya di lokasi, anggota melakukan pemadaman awal pada area lahan bambu yang terbakar untuk mencegah perambatan api semakin meluas,” kata Siti dalam keterangannya.

Pemadaman melibatkan satu unit mobil damkar berkapasitas 1.000 liter dari Regu 01 Parongpong, dibantu Regu 1 Lembang, Babinsa, perangkat desa, dan warga setempat.

Lahan yang terbakar merupakan milik Royal City View. Dari total luas sekitar lima hektare, area terdampak diperkirakan mencapai dua hektare atau sekitar 40 persen.

Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang bisa memicu kebakaran susulan. Seluruh penanganan selesai pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 00.45 WIB.

Siti memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Damkar Bandung kebakaran Gedebage kebakaran Parongpong kebakaran Summarecon Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragis! Pemotor Tewas Usai Terjatuh dan Terlindas Truk Boks di Cileunyi

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

PKH Tahap 4 dan PIP Oktober 2026, Ini Besaran Bantuan dan Cara Ceknya

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

deportasi

Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara

Diduga Ulah Manusia, Hutan di Kaki Tangkuban Parahu Berulang Kali Terbakar

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.