Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 20:21 WIB
deportasi

Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara

Kamis, 22 Oktober 2026 20:18 WIB

Diduga Ulah Manusia, Hutan di Kaki Tangkuban Parahu Berulang Kali Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 20:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga
  • Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara
  • Diduga Ulah Manusia, Hutan di Kaki Tangkuban Parahu Berulang Kali Terbakar
  • Dikira Settingan? Fakta Mengejutkan di Balik Emak-emak Lombok yang Minta Balik Uang Saweran Rp11 Juta
  • Persib Resmi Ajukan Stadion Si Jalak Harupat Jadi Markas Lawan Melbourne Victory dan Kalteng FC
  • Persija Hajar Arema 5-1, Shin Tae-yong Justru Puji Jakmania dan Aremania
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya
  • Kafe Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Bandung, Ini 7 Pilihan yang Bisa Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Ulah Manusia, Hutan di Kaki Tangkuban Parahu Berulang Kali Terbakar

By SusanaKamis, 22 Oktober 2026 20:13 WIB2 Mins Read
Gunung Tangkuban Perahu. Foto: wisatasubang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran hutan di kawasan Gunung Tangkuban Parahu, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sudah terjadi tiga kali sepanjang 2026. Kemarau panjang membuat rumput dan serasah di kawasan tersebut mengering, sehingga mudah tersulut api dan cepat merambat.

“Betul, sudah tiga kali kejadian,” ujar Komandan Regu Polisi Hutan Perum Perhutani KPH Bandung Utara, Budi Hartono, saat dihubungi, Kamis (22/10/2026).

Menurut Budi, kemarau di kawasan tersebut sudah berlangsung sekitar lima bulan.

“Kondisi sekarang memang kering. Karena kemarau itu sudah menginjak lima bulan,” katanya.

Baca Juga:  Gunung Cigayung Bandung Barat Terbakar, 2.000 Meter Persegi Lahan Hangus

Sekitar 2 Hektare Lahan Terbakar

Dari tiga kejadian tersebut, total lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 2 hektare. Kebakaran pertama hanya menghanguskan sekitar 100 meter persegi karena petugas cepat melakukan pemadaman. Kebakaran kedua dan ketiga masing-masing menghanguskan sekitar satu hektare.

Seluruh lokasi kebakaran berada di kawasan hutan Perum Perhutani yang biasa dilintasi masyarakat, termasuk para pencari rumput. Jarak antarlokasi bervariasi, mulai sekitar 100 meter hingga satu kilometer.

Ketiga kebakaran terjadi pada siang hari, sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, saat cuaca sedang terik.

Baca Juga:  Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Diduga Dipicu Aktivitas Manusia

Berdasarkan identifikasi awal di lapangan, ketiga kebakaran diduga berkaitan dengan aktivitas manusia. Namun, penyebab pastinya masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Rumput dan serasah kering di bawah tegakan hutan menjadi bahan yang sangat mudah terbakar ketika terkena sumber api, sehingga api cepat menjalar.

Perhutani Siagakan Personel di Titik Rawan

Untuk mencegah kebakaran meluas atau terulang, Perhutani menempatkan empat hingga lima personel di lokasi rawan. Mereka berpatroli sekaligus bersiaga dengan peralatan pemadaman kebakaran hutan.

Baca Juga:  Gunung Cigayung Bandung Barat Terbakar, 2.000 Meter Persegi Lahan Hangus

“Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait, baik Muspika setempat maupun LMDH dan komunitas-komunitas lainnya,” jelas Budi.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui pemasangan papan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Pendakian Tangkuban Parahu Masih Ditutup

Selain itu, aktivitas pendakian di sejumlah jalur yang belum dibuka kembali masih dilarang.

“Sampai saat ini aktivitas pendakian Gunung Tangkuban Parahu masih ditutup. Namun masyarakat yang mencari rumput masih dibolehkan masuk untuk pakan ternak,” papar Budi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gunung Tangkuban Parahu kebakaran hutan Bandung Barat kebakaran hutan Lembang kebakaran hutan Tangkuban Parahu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pasokan Air Baku Anjlok 40 Persen, Perumda Tirtawening Kirim Tangki Air Gratis ke Warga

deportasi

Gunakan Uang Kas Desa Buat Judi Slot, Oknum Kades di Sukabumi Divonis 3 Tahun Penjara

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya

Dampak Kemarau Panjang, Air Danau Kawah Putih Surut Hingga 40 Persen

Polda Jabar Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Dokter terhadap Anak Kandung, Korban Masih Trauma

Terekam CCTV, Pria Bermotor Jambret Lansia di Taman Kopo Indah Bandung

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.