Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 16:50 WIB

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Selasa, 20 Oktober 2026 16:45 WIB

Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya

Selasa, 20 Oktober 2026 16:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus
  • Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya
  • 10 Kedai Rujak Paling Unik di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!
  • Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026
  • Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?
  • 3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

By SusanaSelasa, 20 Oktober 2026 16:45 WIB3 Mins Read
Gunung Tangkuban Perahu. Foto: wisatasubang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran melanda kawasan hutan pinus di kaki Gunung Tangkuban Parahu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Peristiwa yang diduga dipicu aktivitas manusia itu menghanguskan sekitar dua hektare lahan hutan.

Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, Cucu Supriatna, mengatakan kebakaran diduga berawal dari sisa pembakaran yang ditinggalkan sebelum api benar-benar padam. Bara yang masih tersisa kemudian merembet dan membesar, terlebih saat tertiup angin di tengah musim kemarau.

“Diduga ada unsur kesengajaan, orang yang nakal kalau alam mah enggak mungkin. Enggak tahu iseng atau apa,” kata Cucu saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Menurut Cucu, titik api pertama kali terdeteksi pada Jumat (16/10/2026) sore di petak 45 C. Petugas menemukan bekas pembakaran yang diduga masih menyimpan bara api di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Gunung Cigayung Bandung Barat Terbakar, 2.000 Meter Persegi Lahan Hangus

Kebakaran kemudian merembet ke petak 60 O pada Sabtu (17/10/2026) siang. Tiupan angin membuat api menjalar hingga melalap lahan dengan total luas sekitar dua hektare.

“Ada bekas pembakaran, langsung ditinggal sepertinya. Yang terbakar itu kurang lebih dua hektare,” ujarnya.

Kebakaran tersebut berdampak pada kawasan yang ditumbuhi pohon pinus, mulai dari tegakan muda hingga pohon berusia tua. Perhutani mengkhawatirkan kondisi tanaman yang bagian daun dan rantingnya terdampak api.

Cucu menjelaskan, pohon pinus yang daun dan rantingnya terbakar berisiko mati. Namun, tingkat kerusakan belum bisa dipastikan karena kondisi tanaman perlu dipantau dalam beberapa bulan ke depan.

“Kalau pinus rentan kalau sudah terbakar ranting sama daun biasanya mati. Kejelasan matinya biasanya beberapa bulan ke depan baru terlihat,” katanya.

Baca Juga:  Gunung Cigayung Bandung Barat Terbakar, 2.000 Meter Persegi Lahan Hangus

Perhutani Tingkatkan Patroli Cegah Kebakaran Susulan

Untuk mencegah kebakaran serupa, Perhutani memperketat pengawasan di kawasan hutan Lembang. Upaya tersebut melibatkan polisi hutan (Polhut), petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Selain patroli, Perhutani memasang papan peringatan di sejumlah titik dan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat. Warga, khususnya yang menggarap lahan di kawasan hutan, diingatkan agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran.

Cucu menyebutkan, luas kawasan hutan yang berada di bawah pengelolaan BKPH Lembang mencapai sekitar 4.100 hektare. Wilayah tersebut mencakup tiga Resort Pengelolaan Hutan (RPH), yakni Lembang, Cisarua, dan Cikole.

Berdasarkan pemetaan, sejumlah lokasi yang rawan kebakaran berada di kawasan perbatasan Kecamatan Cisarua dan Lembang. Meski demikian, kondisi tutupan hutan di wilayah tersebut secara umum masih relatif terjaga dengan dominasi pohon pinus dan vegetasi hijau lainnya.

Baca Juga:  Gunung Cigayung Bandung Barat Terbakar, 2.000 Meter Persegi Lahan Hangus

“Wilayah Lembang 4.100 hektare dari Cisarua sampai Cikole. Di wilayah saya kalau pemetaan titik rawan kebakaran di wilayah Cisarua dan Lembang, tapi posisinya berbatasan,” ucapnya.

Ia menambahkan, tutupan lahan dari Cisarua hingga Lembang sejauh ini masih dalam kondisi relatif baik. Kendati demikian, pengawasan perlu terus diperkuat, terutama selama musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Perhutani mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran. Langkah tersebut penting untuk mencegah kebakaran meluas serta melindungi kelestarian hutan pinus di kaki Gunung Tangkuban Parahu.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gunung Tangkuban Parahu hutan pinus terbakar kebakaran hutan Bandung Barat kebakaran hutan Lembang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya

Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?

3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.