Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya

Selasa, 20 Oktober 2026 17:31 WIB

Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan

Selasa, 20 Oktober 2026 17:06 WIB

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 16:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya
  • Madura United Pede Jaga Rekor Kandang, Persib Datang Bawa Modal Kemenangan
  • Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran
  • Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus
  • Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya
  • 10 Kedai Rujak Paling Unik di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!
  • Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Massa Aksi Blokade Simpang Lima Bandung, Sampaikan Empat Tuntutan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran

By Mulki AlbarSelasa, 20 Oktober 2026 16:50 WIB2 Mins Read
Massa aksi memblokade Simpang Lima Bandung, Selasa (20/10/2026). Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah massa aksi memblokade ruas Jalan Gatot Subroto tepatnya di kawasan Tugu Simpang Lima, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026). Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Massa yang membawa spanduk berisi tuntutan bergerak dari Gedung Merdeka menuju kawasan Simpang Lima. Mereka sempat berhenti di depan Hotel Savoy Homann sebelum melanjutkan rangkaian aksi.

Di lokasi, sejumlah orator menyampaikan aspirasi secara bergantian dari atas mobil komando menggunakan pengeras suara. Aksi tersebut juga berdampak terhadap arus lalu lintas. Jalan Asia Afrika ditutup sementara, sedangkan kendaraan dialihkan melalui Jalan Sunda dan Jalan Lengkong Besar.

Perwakilan massa aksi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Anisa, mengatakan terdapat empat tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi tersebut. Tuntutan pertama berkaitan dengan penghentian monopoli dan perampasan tanah rakyat yang dinilai berkedok program ketahanan pangan dan transisi energi.

Baca Juga:  Jejak Pihak Asing di Balik Kerusuhan Demo Bandung: Dana hingga Propaganda

“Dan transisi energi yang telah menciptakan kerusakan lingkungan, kebakaran hutan serta perampasan ruang hidup rakyat berkedok ketahanan pangan dan transisi energi, hentikan ekspansi perkebunan skala besar serta jalankan reforma agraria sejati,” ujar Anisa di lokasi aksi, Selasa (20/10/2026).

Tuntutan kedua mencakup pembatalan US-Indonesia Agreement on Reciprocal Trade (ART), penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK) dan politik upah murah, serta penolakan kenaikan pajak dan harga kebutuhan pokok. Massa juga mendorong pembangunan industri nasional dan pelaksanaan reforma agraria.

Baca Juga:  Berani Tampil di Tengah Demo Ricuh Bandung, Dedi Mulyadi Tuai Pro Kontra

Tuntutan ketiga berkaitan dengan pengelolaan anggaran negara. Massa mendesak penghentian pemborosan dan korupsi anggaran, serta meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG), TDM, dan proyek data negara dihentikan.

Mereka juga meminta anggaran kepolisian dan militer dipangkas untuk dialihkan ke pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama jaminan sosial, pendidikan, dan kesehatan.

Sementara itu, tuntutan keempat menyoroti diskriminasi oleh negara, kekerasan aparat, serta kriminalisasi terhadap masyarakat.

Anisa menyebut aksi tersebut melibatkan 16 aliansi dari berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa. Di antaranya warga Dago Elos, mahasiswa UPI, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), serta sejumlah simpul organisasi, termasuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Baca Juga:  Kericuhan Bandung: Polisi Klarifikasi soal Gas Air Mata di Kampus Unisba dan Unpas

Setelah menyampaikan aspirasi di kawasan Simpang Lima, massa melanjutkan aksi dengan berjalan kaki menuju kawasan Asia Afrika, kemudian melewati sejumlah titik di pusat Kota Bandung.

Menurut Anisa, rangkaian kegiatan juga direncanakan diisi dengan pertunjukan teatrikal dan aksi budaya tradisional pada sore hari. Long march dijadwalkan berakhir di Jalan Braga Pendek.

Massa menargetkan aksi selesai pada sore hari dan peserta membubarkan diri agar arus lalu lintas di kawasan tersebut dapat kembali normal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi massa Simpang Lima Bandung blokade Jalan Gatot Subroto Demo Bandung pemerintahan Prabowo-Gibran tuntutan massa aksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jerit Mencekam di Ruko Pecel Lele: Pedagang dan Suporter Persib Dikeroyok Belasan Geng Motor di Tasikmalaya

Hutan Pinus di Kaki Tangkuban Parahu Terbakar, 2 Hektare Lahan Hangus

Dua Orang Dibacok Kelompok Bermotor di Bandung Kulon, Begini Kronologinya

Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?

3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.