Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap

Kamis, 18 Juni 2026 04:00 WIB

7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer

Kamis, 18 Juni 2026 03:00 WIB

Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • 7 Klub Indonesia Kena Sanksi FIFA, Persib dan PSM Masuk Daftar Larangan Transfer
  • Masih Fresh! Klaim Kode Redeem FC Mobile 18 Juni 2026, Amankan Hadiah Gems dan Player Pack Gratis
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kericuhan Bandung: Polisi Klarifikasi soal Gas Air Mata di Kampus Unisba dan Unpas

By Aga GustianaSelasa, 2 September 2025 11:26 WIB3 Mins Read
unisba
Kampus Unisba Bandung. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, angkat suara menanggapi video yang beredar di media sosial terkait kericuhan di kawasan sekitar Universitas Pasundan (Unpas) dan Universitas Islam Bandung (Unisba), Jalan Taman Sari, Kota Bandung.

Dalam keterangannya pada Selasa (2/9/2025), Hendra menjelaskan bahwa aparat kepolisian bersama TNI tengah melakukan patroli gabungan di sejumlah titik berdasarkan laporan intelijen dan masyarakat.

“Di lokasi Jalan Taman Sari ditemukan tumpukan batu, kayu, dan ban yang dibakar. Saat yang sama, ada sekelompok orang berpakaian hitam yang diduga bertindak anarkis,” jelas Hendra. Kelompok tersebut disebut menutup jalan dan memblokade Taman Sari.

Hendra menambahkan, patroli gabungan TNI-Polri dilakukan karena kelompok tersebut diduga merancang skenario provokatif, memancing aparat, dan memaksa mundur ke area kampus dengan harapan menimbulkan bentrokan.

Baca Juga:  Harumkan Unisba, Ervina Rizqi Raih Gelar ‘Best Delegate’ di Internasional Volunteer di Malaysia

“Tim tetap tenang, tidak terpancing, dan melakukan penyisiran sepanjang jalan,” kata Hendra.

Dalam video rekaman yang diperoleh kepolisian, kelompok berpakaian hitam terlihat melempar bom molotov ke tim patroli, yang saat itu menggunakan sepeda motor, mobil patroli, hingga kendaraan taktis Brimob.

“Provokasi dilakukan dari dalam kampus Unisba dengan pelemparan molotov ke kendaraan aparat,” jelasnya.

Sebagai respons, polisi menembakkan gas air mata ke jalan raya, dan asapnya tertiup ke arah parkiran Unisba. Hendra menegaskan bahwa kabar soal aparat masuk kampus dan menembakkan gas air mata adalah hoaks.

“Di lapangan, tidak ada petugas yang masuk ke kampus, dan tidak ada yang membawa senjata. Semua tembakan diarahkan ke jalan raya, bukan ke area kampus,” tegasnya.

Baca Juga:  Polisi Lacak Pelaku Ancaman Pembunuhan terhadap Thom Haye Usai Laga Persib vs Persija

Setelah situasi Taman Sari berhasil dikendalikan, kelompok berbaju hitam itu pun meninggalkan lokasi. Hendra menekankan, patroli yang dilakukan bersifat dialogis untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

Kronologi Versi Mahasiswa

Presiden Mahasiswa Unisba, Kamal Rahmatullah, menceritakan peristiwa dari sisi mahasiswa. Ia menyebutkan, kericuhan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, Senin malam (1/9/2025), setelah unjuk rasa.

Mahasiswa yang berada di sekitar Jalan Taman Sari dan lingkungan kampus tercerai-berai saat aparat menembakkan gas air mata secara tiba-tiba.

“Sekelompok aparat menyerang ke arah bawah, massa aksi lari ke dalam kampus, dan gas air mata dilemparkan,” ujar Kamal saat konferensi pers di Unisba, Selasa (2/9/2025).

Kamal menjelaskan, sejumlah mahasiswa saat itu tengah mengevakuasi rekan-rekan yang terkena gas air mata. Namun, serangan mendadak aparat menimbulkan kekacauan. Seorang satpam terluka, dan beberapa mahasiswa kembali mengalami sesak napas.

Baca Juga:  Pasca Kericuhan Demo DPRD Jabar, Jalanan dan Fasilitas Umum Rusak

Ia menekankan bahwa pemblokadean jalan oleh mahasiswa dimaksudkan untuk menjaga area kampus tetap aman dari provokator. Jalan tersebut digunakan sebagai jalur evakuasi bagi mahasiswa terdampak gas air mata.

Kamal juga mengonfirmasi adanya pelemparan molotov yang memicu aparat mendekati area kampus.

“Jalur evakuasi harus steril supaya mobilisasi korban lebih cepat dan aman,” tambahnya.

Catatan Redaksi:
Menyuarakan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi hak itu harus disalurkan melalui cara yang bermartabat, tanpa kekerasan, tanpa provokasi, dan tanpa tindakan yang merugikan masyarakat luas. #DemokrasiDamai #PersatuanUntukIndonesia #RawatIndonesia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Demo Bandung gas air mata Polda Jawa Barat Unisba Unpas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.