Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 01:00 WIB

Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda

Sabtu, 13 Juni 2026 21:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jejak Pihak Asing di Balik Kerusuhan Demo Bandung: Dana hingga Propaganda

By Aga GustianaRabu, 17 September 2025 09:34 WIB2 Mins Read
Demo DPRD Jabar
Demo di depan gedung DPRD Jabar. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kerusuhan besar mengguncang Kota Bandung pada Jumat (29/8/2025). Aksi yang semula berjalan damai di sekitar Gedung DPRD Jawa Barat mendadak berubah menjadi chaos ketika massa mulai melemparkan botol, batu, hingga kayu ke arah gedung dewan.

Ratusan pelajar, mahasiswa, dan pengemudi ojek online yang berkumpul membuat aparat kewalahan. Beberapa orang bahkan memanjat pagar, merusak kamera pengawas, pendingin ruangan, hingga videotron. Situasi makin panas saat bom molotov menghantam kendaraan polisi dan memicu kobaran api.

Bangunan Bersejarah Jadi Korban

Kerusuhan tidak hanya merusak Gedung DPRD Jabar, tapi juga meluas ke fasilitas publik. Wisma MPR yang berada di seberang gedung dewan habis dilalap api. Bangunan cagar budaya di Jalan Diponegoro nomor 20 musnah total, rumah makan Sambara ikut terbakar, bahkan sebuah bank di Jalan Ir. H. Juanda juga luluh lantak.

“Bangunan Cagar Budaya di Jalan Diponegoro nomor 20 itu total musnah,” ungkap Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Sabtu (30/8/2025). Ia menambahkan, “Bakar-bakaran kan baru juga dibongkar. Jadi ngerusak aspal juga itu.”

Baca Juga:  Skandal Investasi Bodong MBA Pangandaran: 2.390 Warga Jadi Korban, Anggota DPRD Terseret

Indikasi Kuat Keterlibatan Jaringan Asing

Polisi menilai kerusuhan ini bukan murni spontanitas. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menegaskan ada pola terstruktur dan aliran dana dari luar negeri.

Baca Juga:  Buruh Geruduk DPRD Jabar Tolak Tapera, Pastikan Aksi Berlanjut Jika Tidak Dibatalkan

“Ini semua sudah direncanakan. Buktinya kelompok internasional mengirimkan dana. Jadi benar ada hubungan langsung antara kelompok lokal dengan jaringan anarkis di luar negeri,” kata Rudi dalam konferensi pers, Selasa (15/9/2025).

Ia menambahkan, “Mereka sudah menghujani dengan batu, molotov, petasan, sampai menjelang pagi hari. Akibatnya sejumlah anggota kami mengalami luka ringan hingga berat.”

Media Sosial Jadi Jembatan Global

Dari 156 demonstran yang diamankan, 42 orang resmi jadi tersangka. Polisi menemukan jejak peran media sosial dalam memperkeruh suasana. Akun Blackblokzone disebut aktif menyebarkan propaganda, ujaran kebencian, dan siaran langsung yang memprovokasi massa.

Salah satu tersangka, berinisial AD, diketahui mengunggah aktivitas kelompoknya ke jaringan anarkis internasional. Dari sana, ia diterima sebagai bagian jaringan global sekaligus mendapat dukungan dana dari luar negeri.

Baca Juga:  Hari Jadi ke-80 Jabar: DPRD Dorong Pembangunan Strategis dan Budaya Lokal

Dukungan Ideologi dari Balik Jeruji

Tak berhenti di situ, polisi juga menemukan adanya keterlibatan narapidana di dalam lapas yang ikut menyebarkan ideologi anarkisme. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa kericuhan Bandung adalah bagian dari gerakan transnasional.

“Mulai tanggal 29 Agustus sampai 3 September itu bisa dikategorikan sebagai aksi terencana, terstruktur, dan masif. Saya katakan ini bukan hanya terkait kelompok lokal, tapi ada kaitannya dengan jaringan anarkisme internasional,” pungkas Kapolda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Demo Bandung DPRD Jabar jaringan anarkis internasional Polda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.