Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB

Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia

Minggu, 2 Agustus 2026 14:30 WIB

3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
  • Viral Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026? Ini Kata Exco PSSI
  • Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

By Mulki AlbarMinggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB3 Mins Read
Rahmania Shafiatu Zahra, mojang Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kota Bandung dipenuhi anak-anak muda kreatif yang menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Salah satunya adalah Rahmania Shafiatu Zahra, yang akrab disapa Rahma. Content creator berusia 23 tahun ini memilih memanfaatkan media sosial untuk membantu para pelaku UMKM melalui program touch up gerobak dagangan.

Saat ditemui di Kantor Pandawara Group, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Senin (27/7/2025), Rahma menceritakan perjalanan hidup, aktivitas yang tengah dijalaninya, hingga harapannya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Meski lahir di Garut, Rahma kini menetap di Bandung setelah menempuh pendidikan tinggi dan membangun rumah tangga. Ia menikah dengan Gilang, anggota Pandawara Group, dan kini aktif mengembangkan berbagai konten sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Sekarang aku lagi menjalani project konten sosial, yaitu touch up gerobak UMKM. Gerobak-gerobak yang memang tidak layak aku percantik lagi supaya lebih layak digunakan,” ujarnya kepada bukamata.id.

Rahma mengaku saat ini dirinya sedang berada pada fase kehidupan yang penuh perkembangan. Ia ingin setiap langkah yang diambil tidak hanya memberi manfaat untuk dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

“Aku pengen di setiap kehidupan yang aku jalani mempunyai sedikitnya kebermanfaatan untuk orang lain,” katanya.

Dalam menjalankan berbagai aktivitas sebagai content creator, Rahma memegang teguh prinsip konsistensi. Baginya, setiap hal yang dimulai harus mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.

“Aku pengen setiap apa pun yang aku mulai bisa memberikan manfaat yang selamanya, tidak hanya pada saat itu saja,” ungkapnya.

Salah satu pencapaian yang paling berkesan baginya bukan berasal dari angka penonton atau popularitas di media sosial, melainkan ketika melihat kebahagiaan para pedagang setelah gerobak mereka diperbarui.

“Yang paling bermakna itu ketika melihat ekspresi pedagang-pedagang UMKM. Mereka senang dan haru karena gerobak yang tadinya tidak layak sekarang menjadi lebih layak. Aku berharap mereka jadi lebih percaya diri saat berjualan,” tuturnya.

Di balik konten yang terlihat sederhana, Rahma mengungkapkan proses pembuatannya tidak mudah. Ia harus mencari pedagang yang benar-benar membutuhkan bantuan, membangun komunikasi, hingga meyakinkan mereka agar bersedia gerobaknya diperbaiki.

“Ada beberapa pedagang yang awalnya tidak mau gerobaknya di-touch up. Jadi prosesnya cukup panjang supaya semuanya tepat sasaran,” jelasnya.

Rahma juga mengakui bahwa keraguan pernah menghampirinya. Namun, ia selalu mengingat alasan awal mengapa program tersebut dibuat, yaitu untuk menciptakan manfaat yang bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Tiap orang pasti pernah ragu. Tapi aku selalu ingat apa yang aku mulai. Aku ingin apa yang aku lakukan bisa long-lasting,” katanya.

Menurut Rahma, tantangan terbesar sebagai content creator adalah cepatnya perubahan tren di media sosial. Meski demikian, ia memilih tetap konsisten menghadirkan konten yang memiliki dampak nyata dibanding sekadar mengikuti tren sesaat.

“Aku pengen setiap konten yang aku kasih itu bisa bermanfaat dan dampaknya nyata,” ujarnya.

Semangat Rahma terus tumbuh setiap kali melihat perubahan yang dirasakan para pedagang UMKM.

“Walaupun menurut aku apa yang aku lakukan kecil, ternyata dampaknya besar buat pedagang-pedagang yang aku bantu. Itu yang bikin aku terus semangat,” ucapnya.

Sebagai mojang Bandung, Rahma menggambarkan Kota Bandung dengan tiga kata, yaitu kreatif, hangat, dan penuh potensi. Menurutnya, keramahan masyarakat dan kreativitas anak mudanya menjadi kekuatan utama kota ini.

“Anak-anak muda di Bandung punya potensi yang luar biasa. Tinggal bagaimana kreativitas itu disalurkan dengan bijak dan bisa memberikan dampak nyata untuk masyarakat,” katanya.

Jika mendapat kesempatan berkontribusi lebih besar, Rahma berharap dapat membantu lebih banyak UMKM di Bandung serta menghadirkan wadah yang mampu mendorong masyarakat semakin mencintai produk-produk lokal.

Menutup perbincangan, Rahma mengajak generasi muda agar tidak ragu memulai langkah kecil yang bermanfaat.

“Jangan pernah khawatir. Mulai aja dulu dari hal yang kecil menurut kalian, karena bisa jadi itu punya dampak yang besar tanpa kita sadari. Tetap semangat dan jangan pernah menyerah,” pesannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

content creator Bandung mojang Bandung Rahmania Shafiatu Zahra touch up gerobak UMKM UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini

Game Free Fire

Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya

Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.