Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Selasa, 9 Juni 2026 18:55 WIB

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Selasa, 9 Juni 2026 17:41 WIB

Jabar Bersiap Menuju ‘Era E-Legislasi’: DPRD Desak Penggantian Total Aturan Produk Hukum Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 17:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon
  • Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!
  • Jabar Bersiap Menuju ‘Era E-Legislasi’: DPRD Desak Penggantian Total Aturan Produk Hukum Daerah
  • BI Rate Naik Jadi 5,5%, Mata Uang Rupiah Langsung Ngamuk dan Pimpin Penguatan di Asia
  • Persib Bandung Siap Berubah Total? Skuad Juara Terancam Rombak Besar Musim Depan
  • Monte Equipment Naik Kelas! Brand Outdoor Lokal Ini Siap Saingi Produk Global
  • Link Video Cut Salwa Telegram Asli Banyak Dicari, Begini Fakta yang Terungkap
  • Yayasan Paseban Cetak Jejak Hijau, Andy Utama Dorong Pemulihan Ekosistem Megamendung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 9 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG Naik, Pelaku Usaha Kuliner di Bandung Tahan Kenaikan Harga Jual

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 21 April 2026 20:15 WIB3 Mins Read
Harga LPG naik, pelaku usaha kuliner di Bandung tahan kenaikan harga jual. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai menekan pelaku usaha kuliner di Bandung.

Meski beban operasional meningkat, sebagian pelaku usaha masih memilih menahan kenaikan harga jual demi menjaga daya beli konsumen.

Berdasarkan pantauan bukamata.id di sejumlah distributor, harga LPG ukuran 5,5 kilogram kini berada di kisaran Rp107 ribu per tabung. Sementara untuk ukuran 12 kilogram, harga telah menembus Rp228 ribu per tabung.

Kenaikan tersebut berdampak langsung pada usaha kuliner yang mengandalkan LPG sebagai kebutuhan utama produksi. Salah satunya dirasakan oleh Ayam Kukus Bengawan.

Karyawan setempat, Rossa Damayanti, mengungkapkan bahwa operasional dapur di tempatnya menggunakan LPG 12 kilogram dengan tingkat konsumsi tinggi.

Baca Juga:  Mojang Bandung Metha Melliany Halawa: Menenun Masa Depan Lewat Rajutan Bisnis Sejak Bangku Sekolah

“Kalau di sini pakai yang 12 kilo. Sehari bisa habis empat tabung karena kita buka 24 jam,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sebelum kenaikan, harga LPG 12 kilogram dari supplier berada di kisaran Rp195 ribu per tabung. Namun dalam kondisi tertentu, seperti saat pasokan terhenti, pihaknya harus membeli di ritel dengan harga lebih tinggi, bahkan kini bisa mencapai Rp228 ribu hingga Rp247 ribu per tabung.

Untuk menjaga operasional tetap berjalan, pihaknya menyiapkan stok LPG melalui sistem pembelian terjadwal yang dikelola tim purchasing. Hal ini penting mengingat dapur produksi harus terus menyala selama 24 jam.

Baca Juga:  Harga LPG 3 Kg di Bandung Raya Naik Jadi Rp19.000, Ini Alasan dan Dampaknya

“Api harus terus nyala karena ayam harus tetap hangat. Jadi memang pemakaian gas tinggi,” katanya.

Dalam sehari, usaha tersebut mampu mengolah hingga 500 ekor ayam, baik dengan metode goreng maupun kukus, yang seluruhnya bergantung pada penggunaan LPG.

Meski biaya operasional meningkat, Rossa menyebut pihaknya belum menaikkan harga jual.

“Kalau bahan baku naik, kita belum tentu langsung naikkan harga jual. Selama masih bisa ditahan, kita tahan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Irfan, pengelola coffee shop di kawasan Cihapit. Ia mengaku terkejut dengan kenaikan harga LPG yang dinilai mendadak, terlebih di tengah harga bahan lain yang masih tinggi.

“Kaget, sih. Mungkin efek dari perang. Takutnya harga bahan baku lainnya ikut naik secara bersamaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Dari Dapur Turki ke Bandung, Vanya Bangkit Lewat KUR bjb: Kervan Gelato Kini Jadi Rebutan!

Irfan menjelaskan, LPG 5,5 kilogram yang digunakan biasanya cukup untuk tiga hari. Namun untuk LPG 12 kilogram, ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan stok.

“Sudah tiga tempat cari, kemudian dapat di minimarket, harganya Rp247 ribu,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai kenaikan harga LPG saat ini masih bisa ditoleransi karena telah mengantisipasi biaya tak terduga dalam perencanaan usaha.

“Saat ini masih terjangkau, belum terpengaruh,” katanya.

Para pelaku usaha berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga LPG non subsidi. Pasalnya, jika kondisi ini berlangsung lama, dikhawatirkan akan memicu efek domino terhadap kenaikan harga di sektor lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

5 Kg dampak kenaikan LPG harga gas 12 kg harga LPG 5 harga LPG naik kenaikan harga bahan bakar LPG Bandung LPG non subsidi pelaku usaha kuliner Bandung UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Jabar Bersiap Menuju ‘Era E-Legislasi’: DPRD Desak Penggantian Total Aturan Produk Hukum Daerah

ilustrasi bansos

BI Rate Naik Jadi 5,5%, Mata Uang Rupiah Langsung Ngamuk dan Pimpin Penguatan di Asia

Monte Equipment Naik Kelas! Brand Outdoor Lokal Ini Siap Saingi Produk Global

Yayasan Paseban Cetak Jejak Hijau, Andy Utama Dorong Pemulihan Ekosistem Megamendung

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Viral Video ‘Rok Hijau di Dapur’, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu hingga Jerat Hukum UU ITE
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Link Full Video Cut Salwa Jadi Buruan Netizen, Benarkah Ada Rekaman Asli?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.