Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG Naik, Pelaku Usaha Kuliner di Bandung Tahan Kenaikan Harga Jual

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 21 April 2026 20:15 WIB3 Mins Read
Harga LPG naik, pelaku usaha kuliner di Bandung tahan kenaikan harga jual. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai menekan pelaku usaha kuliner di Bandung.

Meski beban operasional meningkat, sebagian pelaku usaha masih memilih menahan kenaikan harga jual demi menjaga daya beli konsumen.

Berdasarkan pantauan bukamata.id di sejumlah distributor, harga LPG ukuran 5,5 kilogram kini berada di kisaran Rp107 ribu per tabung. Sementara untuk ukuran 12 kilogram, harga telah menembus Rp228 ribu per tabung.

Kenaikan tersebut berdampak langsung pada usaha kuliner yang mengandalkan LPG sebagai kebutuhan utama produksi. Salah satunya dirasakan oleh Ayam Kukus Bengawan.

Karyawan setempat, Rossa Damayanti, mengungkapkan bahwa operasional dapur di tempatnya menggunakan LPG 12 kilogram dengan tingkat konsumsi tinggi.

Baca Juga:  Mojang Bandung Metha Melliany Halawa: Menenun Masa Depan Lewat Rajutan Bisnis Sejak Bangku Sekolah

“Kalau di sini pakai yang 12 kilo. Sehari bisa habis empat tabung karena kita buka 24 jam,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sebelum kenaikan, harga LPG 12 kilogram dari supplier berada di kisaran Rp195 ribu per tabung. Namun dalam kondisi tertentu, seperti saat pasokan terhenti, pihaknya harus membeli di ritel dengan harga lebih tinggi, bahkan kini bisa mencapai Rp228 ribu hingga Rp247 ribu per tabung.

Untuk menjaga operasional tetap berjalan, pihaknya menyiapkan stok LPG melalui sistem pembelian terjadwal yang dikelola tim purchasing. Hal ini penting mengingat dapur produksi harus terus menyala selama 24 jam.

Baca Juga:  Dari Dapur Turki ke Bandung, Vanya Bangkit Lewat KUR bjb: Kervan Gelato Kini Jadi Rebutan!

“Api harus terus nyala karena ayam harus tetap hangat. Jadi memang pemakaian gas tinggi,” katanya.

Dalam sehari, usaha tersebut mampu mengolah hingga 500 ekor ayam, baik dengan metode goreng maupun kukus, yang seluruhnya bergantung pada penggunaan LPG.

Meski biaya operasional meningkat, Rossa menyebut pihaknya belum menaikkan harga jual.

“Kalau bahan baku naik, kita belum tentu langsung naikkan harga jual. Selama masih bisa ditahan, kita tahan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Irfan, pengelola coffee shop di kawasan Cihapit. Ia mengaku terkejut dengan kenaikan harga LPG yang dinilai mendadak, terlebih di tengah harga bahan lain yang masih tinggi.

“Kaget, sih. Mungkin efek dari perang. Takutnya harga bahan baku lainnya ikut naik secara bersamaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Diskop UMKM Diminta Gas Pol, Kang DS Targetkan Semua KDMP Punya Kantor di 2026

Irfan menjelaskan, LPG 5,5 kilogram yang digunakan biasanya cukup untuk tiga hari. Namun untuk LPG 12 kilogram, ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan stok.

“Sudah tiga tempat cari, kemudian dapat di minimarket, harganya Rp247 ribu,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai kenaikan harga LPG saat ini masih bisa ditoleransi karena telah mengantisipasi biaya tak terduga dalam perencanaan usaha.

“Saat ini masih terjangkau, belum terpengaruh,” katanya.

Para pelaku usaha berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga LPG non subsidi. Pasalnya, jika kondisi ini berlangsung lama, dikhawatirkan akan memicu efek domino terhadap kenaikan harga di sektor lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.