Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat

Selasa, 27 Oktober 2026 16:37 WIB

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 16:02 WIB

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

Selasa, 27 Oktober 2026 15:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
  • Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas
  • Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut
  • Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi
  • Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem
  • Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!
  • I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG Naik, Pelaku Usaha Kuliner di Bandung Tahan Kenaikan Harga Jual

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 21 April 2026 20:15 WIB3 Mins Read
Harga LPG naik, pelaku usaha kuliner di Bandung tahan kenaikan harga jual. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai menekan pelaku usaha kuliner di Bandung.

Meski beban operasional meningkat, sebagian pelaku usaha masih memilih menahan kenaikan harga jual demi menjaga daya beli konsumen.

Berdasarkan pantauan bukamata.id di sejumlah distributor, harga LPG ukuran 5,5 kilogram kini berada di kisaran Rp107 ribu per tabung. Sementara untuk ukuran 12 kilogram, harga telah menembus Rp228 ribu per tabung.

Kenaikan tersebut berdampak langsung pada usaha kuliner yang mengandalkan LPG sebagai kebutuhan utama produksi. Salah satunya dirasakan oleh Ayam Kukus Bengawan.

Karyawan setempat, Rossa Damayanti, mengungkapkan bahwa operasional dapur di tempatnya menggunakan LPG 12 kilogram dengan tingkat konsumsi tinggi.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pedagang Dialihkan ke Marketplace Digital

“Kalau di sini pakai yang 12 kilo. Sehari bisa habis empat tabung karena kita buka 24 jam,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sebelum kenaikan, harga LPG 12 kilogram dari supplier berada di kisaran Rp195 ribu per tabung. Namun dalam kondisi tertentu, seperti saat pasokan terhenti, pihaknya harus membeli di ritel dengan harga lebih tinggi, bahkan kini bisa mencapai Rp228 ribu hingga Rp247 ribu per tabung.

Untuk menjaga operasional tetap berjalan, pihaknya menyiapkan stok LPG melalui sistem pembelian terjadwal yang dikelola tim purchasing. Hal ini penting mengingat dapur produksi harus terus menyala selama 24 jam.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Pilih Renovasi Teras Cihampelas, Pedagang Sambut Gembira

“Api harus terus nyala karena ayam harus tetap hangat. Jadi memang pemakaian gas tinggi,” katanya.

Dalam sehari, usaha tersebut mampu mengolah hingga 500 ekor ayam, baik dengan metode goreng maupun kukus, yang seluruhnya bergantung pada penggunaan LPG.

Meski biaya operasional meningkat, Rossa menyebut pihaknya belum menaikkan harga jual.

“Kalau bahan baku naik, kita belum tentu langsung naikkan harga jual. Selama masih bisa ditahan, kita tahan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Irfan, pengelola coffee shop di kawasan Cihapit. Ia mengaku terkejut dengan kenaikan harga LPG yang dinilai mendadak, terlebih di tengah harga bahan lain yang masih tinggi.

“Kaget, sih. Mungkin efek dari perang. Takutnya harga bahan baku lainnya ikut naik secara bersamaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Dari Dapur Turki ke Bandung, Vanya Bangkit Lewat KUR bjb: Kervan Gelato Kini Jadi Rebutan!

Irfan menjelaskan, LPG 5,5 kilogram yang digunakan biasanya cukup untuk tiga hari. Namun untuk LPG 12 kilogram, ia mengaku sempat kesulitan mendapatkan stok.

“Sudah tiga tempat cari, kemudian dapat di minimarket, harganya Rp247 ribu,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai kenaikan harga LPG saat ini masih bisa ditoleransi karena telah mengantisipasi biaya tak terduga dalam perencanaan usaha.

“Saat ini masih terjangkau, belum terpengaruh,” katanya.

Para pelaku usaha berharap pemerintah dapat segera menstabilkan harga LPG non subsidi. Pasalnya, jika kondisi ini berlangsung lama, dikhawatirkan akan memicu efek domino terhadap kenaikan harga di sektor lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.