Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Sekolah Biasa! Rahasia Para Siswa Ini Dipuji Karena Super Sopan, Beda Jauh Sama yang Viral!

Selasa, 21 April 2026 19:21 WIB
peltih persib, bojan hodak

Tembok Persib Mulai Retak? Bojan Hodak Pasang Badan Usai Kebobolan Beruntun

Selasa, 21 April 2026 19:21 WIB

Penantian 22 Tahun! UU PPRT Resmi Disahkan, Kado Spesial Hari Kartini untuk Jutaan ART

Selasa, 21 April 2026 18:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekolah Biasa! Rahasia Para Siswa Ini Dipuji Karena Super Sopan, Beda Jauh Sama yang Viral!
  • Tembok Persib Mulai Retak? Bojan Hodak Pasang Badan Usai Kebobolan Beruntun
  • Penantian 22 Tahun! UU PPRT Resmi Disahkan, Kado Spesial Hari Kartini untuk Jutaan ART
  • Efisiensi Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu: Jalan Diponegoro Ditutup, DPRD Haramkan Bangunan Baru
  • Drama Wasit Tak Jadi Sorotan, Bojan Hodak Blak-blakan Soal Persib
  • Terungkap! Modus Phishing Berkedok Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi Kembali Marak
  • Gunakan Sistem Filter Ganda, Begini Ketatnya Pemeriksaan Hari Pertama UTBK
  • LPG Nonsubsidi Meroket, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Beralih ke Kayu Bakar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gunakan Sistem Filter Ganda, Begini Ketatnya Pemeriksaan Hari Pertama UTBK

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 21 April 2026 17:54 WIB2 Mins Read
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di UPI. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengerahkan sebanyak 275 pengawas pada hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.

Ratusan pengawas tersebut disebar di 11 kampus UPI di berbagai daerah sebagai upaya mengantisipasi potensi kecurangan selama ujian berlangsung.

Kepala Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, menegaskan bahwa sistem pengawasan dilakukan secara ketat sejak awal.

“Untuk antisipasi ini, sebelum masuk, kita melakukan dua filter, jadi ganda, mulai dari pemeriksaan awal hingga sebelum ujian dimulai,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (21/4/2026)

Baca Juga:  Gali Ide-ide Kreatif Mahasiswa, FTV UPI Kembali Gelar CineFuture 2024

Selain pengawasan langsung oleh petugas, UPI juga menerapkan sistem pemeriksaan berlapis, termasuk penggunaan alat deteksi logam untuk memastikan peserta tidak membawa perangkat terlarang.

“Menggunakan alat deteksi logam, dari atas sampai bawah, kalau ada akan terdeteksi,” jelas Vidi.

Ia menegaskan, peserta hanya diperbolehkan membawa perlengkapan sesuai ketentuan panitia.

UPI juga menyiapkan langkah tegas apabila ditemukan kecurangan selama pelaksanaan ujian.

“Kita akan tindaklanjuti, ada sanksi, dan mungkin sekolah terkait juga bisa terkena blacklist,” tegasnya.

Baca Juga:  Gali Ide-ide Kreatif Mahasiswa, FTV UPI Kembali Gelar CineFuture 2024

Menurut Vidi, setiap potensi kecurangan akan dicegah semaksimal mungkin, dan jika terjadi akan langsung dilaporkan kepada panitia pusat.

Pada hari pertama, pelaksanaan UTBK di UPI berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Dari total 1.580 peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian, sebanyak 55 orang tercatat tidak hadir.

“Sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar, lalu lintas masuk juga terpantau lancar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, jumlah peserta UTBK di UPI mencapai 19.576 orang. Ujian akan berlangsung selama 10 hari hingga 30 April 2026, dengan dua sesi setiap hari, kecuali Jumat dan Sabtu.

Baca Juga:  Gali Ide-ide Kreatif Mahasiswa, FTV UPI Kembali Gelar CineFuture 2024

“Satu hari ada dua sesi, kecuali hari Jumat dan Sabtu,” tambah Vidi.

Terkait penerimaan mahasiswa baru, UPI telah menerima lebih dari 20 persen mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Sekitar 20 persen lainnya akan diterima melalui jalur seleksi mandiri, sementara sisanya berasal dari jalur UTBK-SNBT.

Langkah pengawasan ketat ini menjadi bagian dari komitmen UPI dalam menjaga integritas seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang adil.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita UPI Sanksi Kecurangan UTBK Universitas Pendidikan Indonesia UTBK-SNBT 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekolah Biasa! Rahasia Para Siswa Ini Dipuji Karena Super Sopan, Beda Jauh Sama yang Viral!

Penantian 22 Tahun! UU PPRT Resmi Disahkan, Kado Spesial Hari Kartini untuk Jutaan ART

Efisiensi Revitalisasi Gedung Sate-Gasibu: Jalan Diponegoro Ditutup, DPRD Haramkan Bangunan Baru

LPG Nonsubsidi Meroket, Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Beralih ke Kayu Bakar

Kabar Baik! Banjir Kabupaten Bandung Segera Teratasi, Menteri PU Restui Tiga Usulan KDS

PENUSUKAN

Cemburu Buta! Pria di Bandung Tewas Ditusuk 7 Kali di Kontrakan

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.