Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gunakan Sistem Filter Ganda, Begini Ketatnya Pemeriksaan Hari Pertama UTBK

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 21 April 2026 17:54 WIB2 Mins Read
Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di UPI. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengerahkan sebanyak 275 pengawas pada hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.

Ratusan pengawas tersebut disebar di 11 kampus UPI di berbagai daerah sebagai upaya mengantisipasi potensi kecurangan selama ujian berlangsung.

Kepala Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik UPI, Vidi Sukmayadi, menegaskan bahwa sistem pengawasan dilakukan secara ketat sejak awal.

“Untuk antisipasi ini, sebelum masuk, kita melakukan dua filter, jadi ganda, mulai dari pemeriksaan awal hingga sebelum ujian dimulai,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (21/4/2026)

Selain pengawasan langsung oleh petugas, UPI juga menerapkan sistem pemeriksaan berlapis, termasuk penggunaan alat deteksi logam untuk memastikan peserta tidak membawa perangkat terlarang.

“Menggunakan alat deteksi logam, dari atas sampai bawah, kalau ada akan terdeteksi,” jelas Vidi.

Ia menegaskan, peserta hanya diperbolehkan membawa perlengkapan sesuai ketentuan panitia.

UPI juga menyiapkan langkah tegas apabila ditemukan kecurangan selama pelaksanaan ujian.

“Kita akan tindaklanjuti, ada sanksi, dan mungkin sekolah terkait juga bisa terkena blacklist,” tegasnya.

Menurut Vidi, setiap potensi kecurangan akan dicegah semaksimal mungkin, dan jika terjadi akan langsung dilaporkan kepada panitia pusat.

Pada hari pertama, pelaksanaan UTBK di UPI berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Dari total 1.580 peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian, sebanyak 55 orang tercatat tidak hadir.

“Sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar, lalu lintas masuk juga terpantau lancar,” ujarnya.

Secara keseluruhan, jumlah peserta UTBK di UPI mencapai 19.576 orang. Ujian akan berlangsung selama 10 hari hingga 30 April 2026, dengan dua sesi setiap hari, kecuali Jumat dan Sabtu.

“Satu hari ada dua sesi, kecuali hari Jumat dan Sabtu,” tambah Vidi.

Terkait penerimaan mahasiswa baru, UPI telah menerima lebih dari 20 persen mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Sekitar 20 persen lainnya akan diterima melalui jalur seleksi mandiri, sementara sisanya berasal dari jalur UTBK-SNBT.

Langkah pengawasan ketat ini menjadi bagian dari komitmen UPI dalam menjaga integritas seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang adil.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.