bukamata.id – Menjelang perayaan HUT ke-81 RI, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video pendek yang memperlihatkan deretan bendera Merah Putih terpasang di tengah tiang. Perekam video tersebut sempat melontarkan sindiran keras kepada para koruptor dan menilai suasana kemerdekaan tahun ini terasa begitu memprihatinkan.
“Menyambut Agustusan kemerdekaan, di sini ada yang unik, bendera setengah tiang. Sangat menyedihkan, mungkin ya. Itu bendera setengah tiangnya menyambut kemerdekaan yang sangat menyedihkan. Para koruptor, lihat rakyatmu ini. Jangan mentingin perut gendutmu,” ucap perekam dalam video viral itu.
Setelah ditelusuri, lokasi kejadian tersebut berada di Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Menanggapi kehebohan ini, Ketua RT sekaligus Ketua Panitia HUT Kemerdekaan RI setempat, Tadjid Mutaqin, angkat bicara untuk meluruskan informasi yang keliru.
“Bendera baru terpasang di tengah tiang karena proses mempercantik kampung belum selesai,” tegas Tadjid.
Menurut penjelasannya, si perekam mengambil dan menyebarkan video tanpa melakukan verifikasi atau konfirmasi langsung. Tiang bambu atau besi panjang tersebut sejatinya disiapkan untuk pemasangan lampu penerangan jalan sekaligus bendera hiasan agar lingkungan terlihat lebih semarak.
Kendati sebagian kain Merah Putih sudah diikatkan pada tiang, posisinya memang belum ditarik sampai ke ujung atas karena pengerjaan penataan lingkungan masih berproses.
“Proses pemasangannya memang belum rampung. Karena itu, sekarang kami pasang ulang dan dibenahi semuanya. Memang sudah dijadwalkan untuk dipasang hingga ujung tiang,” sambungnya.
Merespons video yang kadung menuai polemik, warga sekitar langsung bergerak cepat secara bergotong royong memperbaiki posisi atribut kemerdekaan tersebut.
“Masyarakat langsung memasang bendera Merah Portih di ujung tiang. Kami bergotong royong mempercantik kampung menyambut HUT ke-81 RI,” imbuh Tadjid.
Pernyataan serupa juga diperkuat oleh pihak kepolisian setempat. Kapolsek Sukarame, Iptu Indra Firmansyah, memastikan bahwa narasi bendera setengah tiang adalah informasi yang tidak benar dan merupakan kesalahpahaman akibat pengerjaan yang tertunda.
“Semula tiang panjang yang bagian tengahnya dipasangi bendera Merah Putih akan dijadikan gantungan lampu, bukan untuk mengibarkan bendera setengah tiang. Jadi, tidak ada pemasangan bendera setengah tiang dalam rangka menyambut HUT ke-81 RI,” terang Indra.
Aparat keamanan bersama perangkat desa lantas mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diminta untuk selalu menyaring informasi serta melakukan konfirmasi terlebih dahulu agar tidak memicu keresahan di tengah publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










