Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Igor Tolic Bongkar Strategi Baru Persib, Banyak Pemain Utama Dicadangkan Hadapi DPMM FC

Selasa, 28 Juli 2026 19:25 WIB

Live Streaming Persib vs DPMM FC di Piala Presiden 2026: Cek Akses Resminya

Selasa, 28 Juli 2026 18:51 WIB

Ternyata Ini Alasan Argentina Berpaling Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Selasa, 28 Juli 2026 18:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Igor Tolic Bongkar Strategi Baru Persib, Banyak Pemain Utama Dicadangkan Hadapi DPMM FC
  • Live Streaming Persib vs DPMM FC di Piala Presiden 2026: Cek Akses Resminya
  • Ternyata Ini Alasan Argentina Berpaling Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
  • Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun
  • Babak Baru Les Bleus: Zinedine Zidane Resmi Jabat Pelatih Timnas Prancis
  • Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh
  • Rafi Rasyiq, Bocah 17 Tahun yang Siap Gegerkan Persib! Perjalanan dari Akademi hingga Tim Senior
  • Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 28 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

By Mulki AlbarSelasa, 28 Juli 2026 18:16 WIB3 Mins Read
Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Kota Bandung terpantau relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas seperti cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan cabai merah keriting mengalami penurunan harga dibandingkan pekan sebelumnya.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, mengatakan kondisi tersebut berdasarkan hasil pemantauan terakhir yang dilakukan pada Kamis (23/7/2026) di sejumlah pasar tradisional.

Pemantauan dilakukan di Pasar Palasari, Kosambi, Astana Anyar, Sederhana, Kiaracondong, dan Ciwastra.

“Alhamdulillah untuk beberapa komoditi barang kebutuhan pokok masih relatif stabil. Bahkan beberapa komoditi cenderung turun,” ujar Meiwan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (28/7/2026).

Ia menyebut harga rata-rata cabai rawit merah turun dari sekitar Rp51 ribu menjadi Rp44 ribu per kilogram. Kemudian cabai rawit hijau turun dari Rp60 ribu menjadi Rp56 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga cabai merah keriting juga mengalami penurunan dari sekitar Rp45.500 menjadi Rp39.500 per kilogram. Adapun cabai merah tanjung masih bertahan di kisaran Rp57 ribu per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga daging ayam masih relatif stabil di angka Rp36 ribu per kilogram. Sedangkan telur ayam mengalami kenaikan tipis dari sebelumnya sekitar Rp25.500 menjadi Rp26 ribu per kilogram.

“Memang kemarin ada sedikit kenaikan itu di telur ayam, yang sebelumnya harga rata-rata Rp25.500 jadi Rp26.000. Tapi alhamdulillah sampai saat ini terkait ketersediaan beberapa barang kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional masih relatif aman,” katanya.

Meiwan memastikan permintaan masyarakat terhadap bahan pokok juga belum menunjukkan lonjakan signifikan. Kondisi tersebut membuat pasokan dan harga sejumlah komoditas masih dapat terjaga.

“Permintaan masih relatif tetap, tidak ada tingkat lonjakan yang signifikan,” ucapnya.

Sementara untuk beras, Meiwan menyebut harganya masih relatif stabil. Beras medium berada di kisaran Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium sekitar Rp14.900 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas beras yang dijual di pasar.

“Kalau beras itu macam-macam. Harga beras medium di Rp13.500, kalau tidak salah premium di Rp14.900. Rata-rata relatif stabil, tergantung jenisnya,” jelasnya.

Memasuki musim kemarau, Meiwan mengatakan komoditas hortikultura, khususnya sayuran dan cabai, menjadi salah satu yang perlu mendapat perhatian karena harganya cenderung lebih mudah mengalami fluktuasi.

Namun, ia memastikan pasokan cabai ke Kota Bandung hingga saat ini masih aman. Komoditas tersebut dipasok dari sejumlah daerah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Garut, hingga Kabupaten Bandung Barat.

“Kalau kemarau, biasanya yang paling sering terjadi naik turun itu sayuran, termasuk cabai. Tapi alhamdulillah sampai saat ini masih relatif stabil pasokannya ke Kota Bandung,” tuturnya.

Terkait kemungkinan perubahan harga akibat pemberlakuan kembali Harga Eceran Tertinggi (HET), Meiwan mengatakan kenaikan harga lebih banyak dipengaruhi mekanisme permintaan dan ketersediaan barang.

“Lebih kepada faktor permintaan, termasuk supply and demand. Kalau permintaan meningkat dan ketersediaannya kurang, mungkin ada kenaikan. Tapi sampai saat ini kenaikannya juga tidak signifikan,” katanya.

Meiwan juga memastikan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diperbolehkan untuk dijual melalui toko ritel sesuai ketentuan yang berlaku.

“Memang boleh,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cabai Turun Disdagin Bandung Harga Bahan Pokok Pasar Tradisional
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Aneh tapi Nyata! Digerebek Kasus Judol Miliaran, Oknum Pegawai Malah Minta Polisi Ucap Salam Dulu?!

Alphard Viral Terobos Lampu Merah Bundaran HI Ternyata Bukan Mobil Polisi, Fakta Baru Bikin Geger

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Bansos Juli 2026 Cair Mulai 20 Juli, Begini Cara Cek PKH dan BPNT Lewat HP

Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.