bukamata.id – Facebook Marketplace resmi memasuki usia 10 tahun dengan membawa serangkaian pembaruan besar yang diumumkan oleh Meta. Perusahaan teknologi tersebut meluncurkan aplikasi mandiri khusus penjual bernama Seller, memperkenalkan sistem verifikasi identitas gratis, serta mulai menguji tampilan video layar penuh yang disebut-sebut mirip pengalaman menggunakan TikTok.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Meta memperkuat posisi Facebook Marketplace di tengah persaingan platform jual beli online yang semakin ketat.
Berdasarkan laporan TechCrunch, Digital Trends, dan The Next Web, pembaruan tersebut menjadi salah satu transformasi terbesar yang dilakukan Facebook Marketplace sejak pertama kali diluncurkan.
Aplikasi Seller Jadi Senjata Baru Facebook Marketplace
Pembaruan paling mencolok adalah hadirnya Seller, aplikasi mandiri yang dirancang khusus untuk pengguna yang aktif berjualan di Facebook Marketplace.
Melalui aplikasi ini, seluruh daftar produk, pesan pembeli, hingga riwayat transaksi akan otomatis tersinkronisasi begitu pengguna masuk menggunakan akun Facebook Marketplace mereka.
Saat ini, Seller tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat melalui perangkat iOS dan Android.
Meta menyebut aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah pengalaman penjual tanpa harus membuka aplikasi Facebook utama.
Buat Listing Otomatis dengan Meta AI
Salah satu fitur unggulan Seller adalah kemampuan membuat iklan produk secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Penjual cukup mengunggah beberapa foto produk, lalu Meta AI akan secara otomatis menghasilkan:
- Judul produk.
- Deskripsi penjualan.
- Saran harga.
Proses tersebut diklaim hanya membutuhkan hitungan detik sehingga dapat menghemat waktu penjual, terutama bagi mereka yang mengelola banyak produk sekaligus.
Selain itu, Seller juga menghadirkan fitur jual massal yang memungkinkan pengguna mengunggah beberapa produk dalam satu proses tanpa harus membuat listing satu per satu.
Dasbor Penjualan Lebih Lengkap
Meta turut melengkapi Seller dengan dasbor terpusat untuk memantau seluruh aktivitas penjualan.
Melalui fitur ini, penjual dapat melihat:
- Pembeli yang belum dibalas.
- Produk yang siap dikirim.
- Listing yang perlu penyesuaian harga.
- Riwayat transaksi secara real time.
Seluruh percakapan dengan pembeli juga dikumpulkan dalam satu kotak masuk yang terorganisasi berdasarkan masing-masing listing, sehingga meminimalkan risiko pesan terlewat.
Menurut Meta, Facebook Marketplace kini telah memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, sehingga pengembangan Seller menjadi langkah strategis untuk bersaing dengan platform e-commerce lain yang lebih fokus pada aktivitas jual beli.
Facebook Uji Tampilan Video Layar Penuh ala TikTok
Selain Seller, Facebook juga mulai menguji tampilan baru yang berfokus pada konten video.
Kepala Facebook Tom Alison mengumumkan bahwa pengguna nantinya akan langsung diarahkan ke layar video penuh saat membuka aplikasi, serupa dengan pengalaman pertama ketika membuka TikTok.
Uji coba akan dimulai di sejumlah negara yang memiliki tingkat konsumsi video tinggi pada akhir 2026.
Jika hasil pengujian dianggap positif, Meta membuka kemungkinan peluncuran lebih luas, termasuk di Amerika Serikat pada 2027.
Meski demikian, pengguna tetap dapat mengakses feed Facebook konvensional melalui tab terpisah dan memiliki opsi untuk menonaktifkan tampilan baru tersebut.
Langkah ini menunjukkan upaya Meta memperkuat posisi Facebook dalam persaingan konten video pendek yang selama ini didominasi TikTok.
Facebook Verified Kini Gratis, Cukup Pakai Swafoto
Pembaruan besar lainnya adalah peluncuran Facebook Verified versi gratis.
Program ini mulai digulirkan pada 21 Juli 2026 dan memungkinkan pengguna mendapatkan lencana verifikasi tanpa harus berlangganan layanan berbayar.
Untuk memperoleh tanda verifikasi, pengguna hanya perlu melakukan verifikasi identitas melalui swafoto.
Meta menjelaskan bahwa lencana tersebut bertujuan memastikan bahwa sebuah akun benar-benar dimiliki oleh orang nyata.
Fitur ini dinilai penting terutama untuk aktivitas yang melibatkan interaksi langsung antar pengguna, seperti:
- Transaksi di Marketplace.
- Facebook Dating.
- Diskusi di Facebook Groups.
Sebelumnya, verifikasi semacam ini hanya tersedia melalui layanan Meta Verified berbayar dengan biaya mulai US$11,99 per bulan.
Dengan hadirnya opsi gratis, Meta berharap dapat meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap identitas akun di platform Facebook.
Meta Juga Siapkan Aplikasi Forum dan AI untuk Admin Grup
Selain tiga pembaruan utama tersebut, Meta juga memperkenalkan Forum, aplikasi mandiri untuk Facebook Groups yang sebelumnya mulai diuji sejak Mei 2026.
Forum dibekali beberapa fitur baru, antara lain:
- Group Ask, untuk memudahkan anggota bertanya kepada komunitas.
- Admin AI, asisten berbasis kecerdasan buatan untuk membantu pengelola grup.
Meta juga memperbarui Creator Studio dengan tampilan baru yang dirancang membantu kreator memahami performa konten serta langkah yang perlu dilakukan untuk mengembangkan audiens mereka.
Strategi Meta Mengubah Wajah Facebook
Rangkaian pembaruan ini menunjukkan bahwa Meta tengah berupaya mengubah Facebook menjadi ekosistem yang lebih terintegrasi antara media sosial, video, komunitas, dan perdagangan digital.
Dengan kombinasi AI, verifikasi identitas gratis, serta pengalaman video yang lebih imersif, Facebook Marketplace dan layanan Facebook lainnya diposisikan untuk menarik pengguna baru sekaligus mempertahankan pengguna lama di tengah persaingan industri teknologi yang semakin agresif.
Jika seluruh fitur tersebut diluncurkan secara global, wajah Facebook dalam beberapa tahun ke depan kemungkinan akan sangat berbeda dibandingkan platform yang dikenal pengguna selama satu dekade terakhir.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










