Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija

Sabtu, 12 September 2026 04:00 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Sabtu, 12 September 2026 03:00 WIB

Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung

Jumat, 11 September 2026 22:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan
  • Pernah Bobol Persija, Balsa Sekulic Kini Bidik Gol Lagi di SUGBK
  • Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga

By Putra JuangSenin, 27 Juli 2026 10:22 WIB3 Mins Read
Dr. Veronica Janty dikenal sebagai pakar auricular acupuncture atau akupunktur telinga di Bandung. Foto: Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pengobatan alternatif di Indonesia terus menunjukkan perkembangannya. Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Dr. Veronica Janty, pakar yang berhasil membawa praktik akupunktur di Indonesia ke level yang jauh lebih tinggi melalui metode auricular acupuncture atau terapi tusuk jarum khusus pada area telinga.

Pengusaha ternama yang juga dikenal sebagai tokoh komunitas koi, Hartono Soekwanto (Bos Koi), turut mengenalkan sosok Dr. Veronica kepada masyarakat luas agar keahliannya semakin dikenal publik, termasuk oleh kalangan selebriti tanah air seperti Irfan Hakim.

Momen perkenalan dan edukasi kesehatan tersebut berlangsung di kawasan Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (26/7/2026).

Inovasi Metode Aurikular Akupunktur

Hartono Soekwanto mengungkapkan bahwa jika praktik akupunktur konvensional pada umumnya menyebarkan tusukan jarum ke berbagai bagian tubuh, Dr. Veronica justru menemukan formula yang lebih spesifik.

Lewat studinya, Dr. Veronica membuktikan bahwa jaringan saraf dari seluruh organ tubuh manusia, mulai dari paru-paru, jantung, hingga sistem pencernaan—terintegrasi secara sempurna pada daun telinga.

Baca Juga:  UMKM Binaan Hartono Soekwanto Asal KBB Sukses Tembus Pasar Jepang Lewat Kolam Vat Ikan Koi

Melalui pemetaan titik saraf di telinga tersebut, Dr. Veronica mampu menstimulasi kesembuhan berbagai penyakit dari satu pusat. Kehebatan klinisnya ini menarik perhatian banyak pasien dari berbagai kalangan.

“Banyak penderita stroke yang mendatangi tempat praktiknya untuk memulihkan fungsi gerak tubuh, mengatasi masalah lambung kronis (gut health dan GERD), hingga membantu menyukseskan program diet sehat,” ucapnya.

Antusiasme dan Dialog Interaktif Irfan Hakim

Dalam kesempatan di KBP Padalarang tersebut, artis Irfan Hakim terlihat sangat antusias menyaksikan langsung prosedur terapi yang dilakukan Dr. Veronica pada seorang pasien.

“Jadi Dr. Veronica Janty, ini tusuk jarum prosedurnya gimana, Bu? Kenapa harus di telinga?” tanya Irfan Hakim penasaran.

Dr. Veronica menjelaskan bahwa metode auricular acupuncture berfokus pada titik-titik akupunktur di telinga untuk meregulasi sistem tubuh, mulai dari saraf, aliran darah, hingga hormon.

Baca Juga:  Farhan Ajak Hartono dan Irfan Hakim Tinjau Sampah, Siap Replikasi ke 1.592 RW Bandung

“Saya mengambilnya khusus di telinga karena di sini seluruh organ tubuh bisa terproyeksi,” ujar Dr. Veronica.

Dalam sesi demonstrasi tersebut, Dr. Veronica memasang sekitar 10 titik jarum pada telinga pasien yang memiliki keluhan untuk mengurangi nafsu makan berlebih serta merangsang perbaikan sistem pencernaan.

“Kita coba untuk tidak terlalu bernafsu terhadap makan dan juga untuk merespons pencernaannya, sehingga tubuh dan stamina lebih terjaga,” ungkap Dr. Veronica.

Penjelasan Ilmiah Reaksi Tubuh Saat Ditusuk Jarum

Irfan Hakim juga sempat menanyakan beberapa reaksi fisik yang terjadi pada pasien, seperti munculnya warna kemerahan pada telinga setelah ditusuk jarum.

Dr. Veronica meluruskan bahwa perubahan warna tersebut merupakan reaksi alami tubuh. Rangsangan dari akupunktur berfungsi melancarkan aliran darah melalui proses vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah), sehingga timbul efek kemerahan.

Baca Juga:  Dari Penarik Gerobak Jadi 'Anak Emas': Kisah Haru Sapi Matilda yang Bikin Netizen Mewek

Terkait perbedaan rasa sakit antara telinga kiri dan kanan, Dr. Veronica menjelaskan bahwa sensitivitas saraf tiap sisi telinga bisa berbeda-beda. Jika terjadi keluhan nyeri fisik (pain) di bagian tubuh sebelah kanan, biasanya telinga kanan akan terasa lebih sensitif.

“Kalau saya nusuk sebelah kanan, berarti otak kiri yang merespons. Namun kalau dari telinga ke organ tubuh (bukan ke otak), jalurnya searah,” jelas dokter yang telah berpraktik sejak tahun 2014 ini.

Praktik 12 Tahun di Kota Bandung

Pengalaman selama 12 tahun berkarier membuat Dr. Veronica sangat sigap dan presisi dalam menentukan titik-titik penusukan, meski harus tetap memperhitungkan kondisi klinis pasien secara cermat.

Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau merasakan langsung manfaat terapi auricular acupuncture ini, Dr. Veronica Janty membuka praktiknya di Jl. Hegar Asih II No. 48, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Hartono Soekwanto irfan hakim
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.