Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!

Senin, 27 Juli 2026 10:35 WIB

Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga

Senin, 27 Juli 2026 10:22 WIB

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Juli 2026 Tetap Stabil, Cek Tarif Terbaru 24 Karat di Sini!

Senin, 27 Juli 2026 10:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 27 Juli 2026 Tetap Stabil, Cek Tarif Terbaru 24 Karat di Sini!
  • Persib Temukan Bintang Muda Baru? Rafi Rasyiq Resmi Tembus Skuad Utama
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Jadwal Kick-off Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Malam Ini
  • Alasan Kesehatan di Balik Mundurnya Perry Warjiyo dari Kursi Gubernur BI
  • Veda Ega Pratama Guncang Moto3 2026: Salip Rival Malaysia dan Incar 5 Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga

By Putra JuangSenin, 27 Juli 2026 10:22 WIB3 Mins Read
Dr. Veronica Janty dikenal sebagai pakar auricular acupuncture atau akupunktur telinga di Bandung. Foto: Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pengobatan alternatif di Indonesia terus menunjukkan perkembangannya. Salah satu sosok yang menjadi sorotan adalah Dr. Veronica Janty, pakar yang berhasil membawa praktik akupunktur di Indonesia ke level yang jauh lebih tinggi melalui metode auricular acupuncture atau terapi tusuk jarum khusus pada area telinga.

Pengusaha ternama yang juga dikenal sebagai tokoh komunitas koi, Hartono Soekwanto (Bos Koi), turut mengenalkan sosok Dr. Veronica kepada masyarakat luas agar keahliannya semakin dikenal publik, termasuk oleh kalangan selebriti tanah air seperti Irfan Hakim.

Momen perkenalan dan edukasi kesehatan tersebut berlangsung di kawasan Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (26/7/2026).

Inovasi Metode Aurikular Akupunktur

Hartono Soekwanto mengungkapkan bahwa jika praktik akupunktur konvensional pada umumnya menyebarkan tusukan jarum ke berbagai bagian tubuh, Dr. Veronica justru menemukan formula yang lebih spesifik.

Lewat studinya, Dr. Veronica membuktikan bahwa jaringan saraf dari seluruh organ tubuh manusia, mulai dari paru-paru, jantung, hingga sistem pencernaan—terintegrasi secara sempurna pada daun telinga.

Melalui pemetaan titik saraf di telinga tersebut, Dr. Veronica mampu menstimulasi kesembuhan berbagai penyakit dari satu pusat. Kehebatan klinisnya ini menarik perhatian banyak pasien dari berbagai kalangan.

“Banyak penderita stroke yang mendatangi tempat praktiknya untuk memulihkan fungsi gerak tubuh, mengatasi masalah lambung kronis (gut health dan GERD), hingga membantu menyukseskan program diet sehat,” ucapnya.

Antusiasme dan Dialog Interaktif Irfan Hakim

Dalam kesempatan di KBP Padalarang tersebut, artis Irfan Hakim terlihat sangat antusias menyaksikan langsung prosedur terapi yang dilakukan Dr. Veronica pada seorang pasien.

“Jadi Dr. Veronica Janty, ini tusuk jarum prosedurnya gimana, Bu? Kenapa harus di telinga?” tanya Irfan Hakim penasaran.

Dr. Veronica menjelaskan bahwa metode auricular acupuncture berfokus pada titik-titik akupunktur di telinga untuk meregulasi sistem tubuh, mulai dari saraf, aliran darah, hingga hormon.

“Saya mengambilnya khusus di telinga karena di sini seluruh organ tubuh bisa terproyeksi,” ujar Dr. Veronica.

Dalam sesi demonstrasi tersebut, Dr. Veronica memasang sekitar 10 titik jarum pada telinga pasien yang memiliki keluhan untuk mengurangi nafsu makan berlebih serta merangsang perbaikan sistem pencernaan.

“Kita coba untuk tidak terlalu bernafsu terhadap makan dan juga untuk merespons pencernaannya, sehingga tubuh dan stamina lebih terjaga,” ungkap Dr. Veronica.

Penjelasan Ilmiah Reaksi Tubuh Saat Ditusuk Jarum

Irfan Hakim juga sempat menanyakan beberapa reaksi fisik yang terjadi pada pasien, seperti munculnya warna kemerahan pada telinga setelah ditusuk jarum.

Dr. Veronica meluruskan bahwa perubahan warna tersebut merupakan reaksi alami tubuh. Rangsangan dari akupunktur berfungsi melancarkan aliran darah melalui proses vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah), sehingga timbul efek kemerahan.

Terkait perbedaan rasa sakit antara telinga kiri dan kanan, Dr. Veronica menjelaskan bahwa sensitivitas saraf tiap sisi telinga bisa berbeda-beda. Jika terjadi keluhan nyeri fisik (pain) di bagian tubuh sebelah kanan, biasanya telinga kanan akan terasa lebih sensitif.

“Kalau saya nusuk sebelah kanan, berarti otak kiri yang merespons. Namun kalau dari telinga ke organ tubuh (bukan ke otak), jalurnya searah,” jelas dokter yang telah berpraktik sejak tahun 2014 ini.

Praktik 12 Tahun di Kota Bandung

Pengalaman selama 12 tahun berkarier membuat Dr. Veronica sangat sigap dan presisi dalam menentukan titik-titik penusukan, meski harus tetap memperhitungkan kondisi klinis pasien secara cermat.

Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau merasakan langsung manfaat terapi auricular acupuncture ini, Dr. Veronica Janty membuka praktiknya di Jl. Hegar Asih II No. 48, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

akupunktur telinga dokter akupunktur Bandung Dr Veronica Janty Hartono Soekwanto irfan hakim pengobatan alternatif Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Syok! Bebas Penjara, Setya Novanto Tiba-tiba Ikut Pesta K-Pop BTS Super Mewah!

Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!

Alasan Kesehatan di Balik Mundurnya Perry Warjiyo dari Kursi Gubernur BI

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair! Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP, Ini Link Resmi Kemensos

Ilustrasi begal

Harapan Jadi Pilot Pupus? Kisah Pilu Remaja Bandung Usai Jadi Korban Begal Keji

Tak Cuma Sekolah Negeri, DPRD Jabar Dorong Dana Pendidikan untuk Semua Siswa Tanpa Diskriminasi

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Birokrasi Dedi Mulyadi Terbukti Cacat Prosedur, PTUN Bandung Menangkan Aliansi Buruh Jabar
  • Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut: Polisi Beberkan Bukti Sah Penetapan Tersangka
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.