Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair

Selasa, 27 Oktober 2026 01:00 WIB

Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh

Senin, 26 Oktober 2026 21:37 WIB

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Rekening Sekarang! Ini 5 Tanda Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Sudah Cair
  • Pakansari Rasa Si Jalak Harupat, Adam Alis Angkat Topi untuk Bobotoh
  • Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG 3 Kg di Bandung Raya Naik Jadi Rp19.000, Ini Alasan dan Dampaknya

By Aga GustianaRabu, 18 Juni 2025 08:11 WIB2 Mins Read
Gas LPG 3 Kg. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mulai Senin, 16 Juni 2025, masyarakat di wilayah Bandung Raya mulai merasakan dampak dari penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG 3 kilogram. Harga resmi di tingkat pangkalan kini ditetapkan sebesar Rp19.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp16.600.

Kebijakan ini berlaku serentak di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Kenaikan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian yang telah dirancang sejak awal tahun 2024, berdasarkan rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan disetujui pada akhir tahun lalu.

Alasan Penyesuaian Harga

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yulistiani, menjelaskan bahwa lonjakan harga ini didorong oleh meningkatnya biaya distribusi serta margin usaha yang makin menipis. Ia menegaskan bahwa harga LPG 3 kg dari pemerintah pusat tidak berubah sejak 2010, sehingga wajar jika pemerintah daerah melakukan penyesuaian.

“Tujuan utamanya adalah menjaga kestabilan pasokan dan mencegah disparitas harga yang dapat memicu praktik penimbunan atau penyelundupan antarwilayah,” ujarnya.

Baca Juga:  Selama Ramadhan, TPK Sarimukti Terima 46.726 Ton Sampah Bandung Raya

Nining juga menyebutkan bahwa rekomendasi ini didukung oleh Hiswana Migas, yang menilai perlunya penyesuaian untuk mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Kenaikan Bertahap Hingga Akhir 2025

Meski kini ditetapkan Rp19.000, pemerintah daerah masih diberi ruang untuk menaikkan harga bertahap hingga batas maksimal Rp19.600 per tabung hingga akhir 2025. Namun, setiap kenaikan harus mempertimbangkan strategi pengendalian inflasi daerah agar tidak berdampak luas pada harga kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga:  Bukti Nyata Bandung Terancam Gempa Besar Akibat Sesar Lembang

Pengawasan Ketat Harga di Pengecer

Di lapangan, harga LPG 3 kg di warung atau pengecer sering kali melebihi HET pangkalan. Nining mengakui bahwa harga eceran seperti Rp19.500 masih tergolong wajar. Namun, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat jika ditemukan harga yang melampaui batas kewajaran atau menimbulkan keresahan warga.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem, Cegah Serangan Penyakit dengan Aksi CERDIK

Hingga pertengahan Juni 2025, sebagian besar daerah di Jawa Barat, termasuk kawasan Bodebek dan Sumedang, telah mengikuti penerapan HET baru ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Prediksi Madura United vs Persib: Ujian Kedalaman Skuad Pangeran Biru di Tengah Jadwal Padat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.