Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Harga LPG 3 Kg di Bandung Raya Naik Jadi Rp19.000, Ini Alasan dan Dampaknya

By Aga GustianaRabu, 18 Juni 2025 08:11 WIB2 Mins Read
Gas LPG 3 Kg. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mulai Senin, 16 Juni 2025, masyarakat di wilayah Bandung Raya mulai merasakan dampak dari penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG 3 kilogram. Harga resmi di tingkat pangkalan kini ditetapkan sebesar Rp19.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp16.600.

Kebijakan ini berlaku serentak di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Kenaikan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian yang telah dirancang sejak awal tahun 2024, berdasarkan rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan disetujui pada akhir tahun lalu.

Alasan Penyesuaian Harga

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yulistiani, menjelaskan bahwa lonjakan harga ini didorong oleh meningkatnya biaya distribusi serta margin usaha yang makin menipis. Ia menegaskan bahwa harga LPG 3 kg dari pemerintah pusat tidak berubah sejak 2010, sehingga wajar jika pemerintah daerah melakukan penyesuaian.

“Tujuan utamanya adalah menjaga kestabilan pasokan dan mencegah disparitas harga yang dapat memicu praktik penimbunan atau penyelundupan antarwilayah,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Cinta Figur Artis, Jadi Alasan Pilkada Bandung Raya Dipenuhi Selebritis

Nining juga menyebutkan bahwa rekomendasi ini didukung oleh Hiswana Migas, yang menilai perlunya penyesuaian untuk mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Kenaikan Bertahap Hingga Akhir 2025

Meski kini ditetapkan Rp19.000, pemerintah daerah masih diberi ruang untuk menaikkan harga bertahap hingga batas maksimal Rp19.600 per tabung hingga akhir 2025. Namun, setiap kenaikan harus mempertimbangkan strategi pengendalian inflasi daerah agar tidak berdampak luas pada harga kebutuhan pokok lainnya.

Baca Juga:  Mulai 1 Januari 2024, Beli LPG 3 Kg Wajib Bawa KTP

Pengawasan Ketat Harga di Pengecer

Di lapangan, harga LPG 3 kg di warung atau pengecer sering kali melebihi HET pangkalan. Nining mengakui bahwa harga eceran seperti Rp19.500 masih tergolong wajar. Namun, pihaknya akan melakukan pengawasan ketat jika ditemukan harga yang melampaui batas kewajaran atau menimbulkan keresahan warga.

Baca Juga:  Catat, Jadwal dan Lokasi Operasi Murah di Kota dan Kabupaten Bandung

Hingga pertengahan Juni 2025, sebagian besar daerah di Jawa Barat, termasuk kawasan Bodebek dan Sumedang, telah mengikuti penerapan HET baru ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Disperindag Jabar distribusi LPG gas subsidi harga LPG naik HET LPG 2025 Hiswana Migas inflasi daerah Kebijakan Energi LPG 3 Kg
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.