Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

Rabu, 13 Mei 2026 22:20 WIB

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

Rabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan
  • Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

By SusanaRabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB3 Mins Read
Talkshow KASEP (Kunjungan Aksi Sehat Edukasi dan Pelayanan) yang mengangkat tema “Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Makan Sehat, Hidup Lebih Kuat”. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kesadaran menjaga kesehatan masyarakat Kota Bandung terus didorong melalui edukasi gaya hidup sehat yang dimulai dari lingkungan keluarga. Pola makan bergizi seimbang, kualitas tidur yang cukup, serta aktivitas fisik rutin menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai penyakit sejak dini.

Hal ini mengemuka dalam program Sonata Talkshow KASEP (Kunjungan Aksi Sehat Edukasi dan Pelayanan) yang mengangkat tema “Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Makan Sehat, Hidup Lebih Kuat”, bekerja sama dengan PR FM, pada Rabu (13/5/2026).

Edukasi Gizi Jadi Fondasi Kesehatan Keluarga

Talkshow tersebut menghadirkan Kepala Instalasi Gizi Santosa Hospital Bandung Kopo, dr. Abdullah Firmansah, SpGK, M.Kes, yang menekankan pentingnya membangun kebiasaan makan sehat sejak usia dini di lingkungan keluarga.

Menurutnya, pola makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman di rumah, termasuk suasana saat makan bersama keluarga.

“Anak yang sejak kecil dipaksa makan atau dimarahi saat makan bisa mengalami trauma. Akibatnya, waktu makan justru menjadi sesuatu yang menegangkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hindari Informasi Keliru dengan Mengetahui Mitos dan Fakta Pola Makan Sehat

Ia menjelaskan bahwa pengenalan makanan sehat seperti sayur sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai usia anak, mulai dari tekstur lembut hingga yang lebih kompleks.

“Anak sebenarnya bisa dilatih menyukai sayur sejak dini. Kuncinya sabar dan tanpa paksaan,” tambahnya.

Waspada Makanan Ultra Proses dan Makanan Instan

Dalam kesempatan tersebut, dr. Abdullah juga menyoroti meningkatnya konsumsi makanan instan dan ultra processed food di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa makanan ultra proses adalah makanan yang telah mengalami banyak tahapan pengolahan hingga bentuk aslinya berubah secara signifikan.

“Tubuh sebenarnya punya alarm alami. Kalau muncul rasa mual, enek, atau kembung setelah makan tertentu, itu tanda tubuh mulai menolak,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar konsumsi makanan instan tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan gizi seimbang dari sayur, buah, protein, dan air putih.

“Kalau masih muda dan sehat, mie instan maksimal dua kali seminggu masih relatif aman, tapi tetap harus diimbangi makanan bergizi lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Hindari Informasi Keliru dengan Mengetahui Mitos dan Fakta Pola Makan Sehat

Pedoman Isi Piringku untuk Gizi Seimbang

Dr. Abdullah juga mengingatkan bahwa Kementerian Kesehatan RI telah menyediakan panduan praktis pola makan sehat melalui konsep “Isi Piringku” yang mudah diterapkan di rumah.

Dalam konsep tersebut, satu piring makan ideal dibagi menjadi empat bagian.

“Seperempat karbohidrat, seperempat protein, dan sisanya sayur serta buah,” terangnya.

Menurutnya, pola ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi harian secara sederhana namun tetap seimbang.

Pola Makan Sehat Bisa Dimulai Bertahap

Perubahan gaya hidup sehat tidak harus dilakukan secara instan. Masyarakat dapat memulai dari perubahan kecil secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.

“Kalau belum terbiasa, tidak masalah. Bisa mulai mengurangi porsi sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa makanan bergizi tidak selalu mahal. Bahan sederhana seperti telur, ikan nila, hingga sayuran lokal tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi jika diolah dengan baik.

“Yang penting bahan segar, bersih, dan higienis,” tambahnya.

Tidur Cukup dan Aktivitas Fisik Jadi Kunci Kesehatan

Baca Juga:  Hindari Informasi Keliru dengan Mengetahui Mitos dan Fakta Pola Makan Sehat

Selain pola makan, dr. Abdullah juga menekankan pentingnya kualitas tidur dan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Ia menjelaskan bahwa tubuh memiliki ritme biologis yang bekerja optimal pada malam hari, terutama antara pukul 22.00 hingga 01.00.

“Di waktu itu tubuh memproduksi hormon penting. Kalau tidak tidur, proses ini bisa terganggu,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki setiap hari.

“Minimal 6.000 sampai 10.000 langkah per hari sudah sangat baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Keluarga Jadi Kunci Utama Bandung Sehat

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas medis, tetapi dimulai dari rumah melalui kebiasaan sederhana seperti pola makan sehat, tidur cukup, aktivitas fisik, dan suasana keluarga yang positif.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan Bandung sebagai kota sehat dan masyarakat yang lebih kuat secara fisik maupun mental.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung sehat dr Abdullah Firmansah edukasi kesehatan Bandung gaya hidup sehat keluarga gizi seimbang Indonesia Isi Piringku Kemenkes KASEP Bandung Pola Makan Sehat Santosa Hospital Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wacana PKB Dihapus Diganti Jalan Provinsi Berbayar, Warga Jabar: Menarik Tapi Masih Membingungkan

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.