Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Senin, 12 Oktober 2026 01:00 WIB

Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin

Minggu, 11 Oktober 2026 21:12 WIB

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Minggu, 11 Oktober 2026 20:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000
  • Bangkit di Babak Kedua, Persib Paksa Dewa United Berbagi Poin
  • Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Dua Kali Kebobolan! Persib Tertinggal 0-2 dari Dewa United di Si Jalak Harupat
  • Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil
  • Persib vs Dewa United Malam Ini: Jadwal Kick-off dan Link Live Streaming
  • Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Edukasi Gizi Tekankan Pola Makan Seimbang, Tidur Cukup, dan Gaya Hidup Aktif

By SusanaRabu, 13 Mei 2026 21:57 WIB3 Mins Read
Talkshow KASEP (Kunjungan Aksi Sehat Edukasi dan Pelayanan) yang mengangkat tema “Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Makan Sehat, Hidup Lebih Kuat”. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kesadaran menjaga kesehatan masyarakat Kota Bandung terus didorong melalui edukasi gaya hidup sehat yang dimulai dari lingkungan keluarga. Pola makan bergizi seimbang, kualitas tidur yang cukup, serta aktivitas fisik rutin menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai penyakit sejak dini.

Hal ini mengemuka dalam program Sonata Talkshow KASEP (Kunjungan Aksi Sehat Edukasi dan Pelayanan) yang mengangkat tema “Bandung Sehat Dimulai dari Rumah: Makan Sehat, Hidup Lebih Kuat”, bekerja sama dengan PR FM, pada Rabu (13/5/2026).

Edukasi Gizi Jadi Fondasi Kesehatan Keluarga

Talkshow tersebut menghadirkan Kepala Instalasi Gizi Santosa Hospital Bandung Kopo, dr. Abdullah Firmansah, SpGK, M.Kes, yang menekankan pentingnya membangun kebiasaan makan sehat sejak usia dini di lingkungan keluarga.

Menurutnya, pola makan anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman di rumah, termasuk suasana saat makan bersama keluarga.

“Anak yang sejak kecil dipaksa makan atau dimarahi saat makan bisa mengalami trauma. Akibatnya, waktu makan justru menjadi sesuatu yang menegangkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pengenalan makanan sehat seperti sayur sebaiknya dilakukan secara bertahap sesuai usia anak, mulai dari tekstur lembut hingga yang lebih kompleks.

“Anak sebenarnya bisa dilatih menyukai sayur sejak dini. Kuncinya sabar dan tanpa paksaan,” tambahnya.

Waspada Makanan Ultra Proses dan Makanan Instan

Dalam kesempatan tersebut, dr. Abdullah juga menyoroti meningkatnya konsumsi makanan instan dan ultra processed food di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa makanan ultra proses adalah makanan yang telah mengalami banyak tahapan pengolahan hingga bentuk aslinya berubah secara signifikan.

“Tubuh sebenarnya punya alarm alami. Kalau muncul rasa mual, enek, atau kembung setelah makan tertentu, itu tanda tubuh mulai menolak,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar konsumsi makanan instan tidak berlebihan dan tetap diimbangi dengan asupan gizi seimbang dari sayur, buah, protein, dan air putih.

“Kalau masih muda dan sehat, mie instan maksimal dua kali seminggu masih relatif aman, tapi tetap harus diimbangi makanan bergizi lainnya,” katanya.

Pedoman Isi Piringku untuk Gizi Seimbang

Dr. Abdullah juga mengingatkan bahwa Kementerian Kesehatan RI telah menyediakan panduan praktis pola makan sehat melalui konsep “Isi Piringku” yang mudah diterapkan di rumah.

Dalam konsep tersebut, satu piring makan ideal dibagi menjadi empat bagian.

“Seperempat karbohidrat, seperempat protein, dan sisanya sayur serta buah,” terangnya.

Menurutnya, pola ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi harian secara sederhana namun tetap seimbang.

Pola Makan Sehat Bisa Dimulai Bertahap

Perubahan gaya hidup sehat tidak harus dilakukan secara instan. Masyarakat dapat memulai dari perubahan kecil secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.

“Kalau belum terbiasa, tidak masalah. Bisa mulai mengurangi porsi sedikit demi sedikit,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa makanan bergizi tidak selalu mahal. Bahan sederhana seperti telur, ikan nila, hingga sayuran lokal tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi jika diolah dengan baik.

“Yang penting bahan segar, bersih, dan higienis,” tambahnya.

Tidur Cukup dan Aktivitas Fisik Jadi Kunci Kesehatan

Selain pola makan, dr. Abdullah juga menekankan pentingnya kualitas tidur dan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Ia menjelaskan bahwa tubuh memiliki ritme biologis yang bekerja optimal pada malam hari, terutama antara pukul 22.00 hingga 01.00.

“Di waktu itu tubuh memproduksi hormon penting. Kalau tidak tidur, proses ini bisa terganggu,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki setiap hari.

“Minimal 6.000 sampai 10.000 langkah per hari sudah sangat baik untuk kesehatan,” ujarnya.

Keluarga Jadi Kunci Utama Bandung Sehat

Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas medis, tetapi dimulai dari rumah melalui kebiasaan sederhana seperti pola makan sehat, tidur cukup, aktivitas fisik, dan suasana keluarga yang positif.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan Bandung sebagai kota sehat dan masyarakat yang lebih kuat secara fisik maupun mental.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Bansos yang Berpotensi Cair Oktober 2026, Ada PKH dan BPNT Rp600.000

Buntut Bullying Mahasiswa Baru, Telkom University Tetapkan Sanksi Akademik

Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu

Bikin Geger! Penampilan Susan Dell di Gedung Putih Picu Teori Konspirasi, Dituding Reptil

Kecelakaan Motor di Buahbatu Bandung, Polisi Duga Pengendara Kurang Konsentrasi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Panik! Ini Alasan Bansos Oktober 2026 Belum Cair dan Cara Mengatasinya

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.