Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Rabu, 13 Mei 2026 20:27 WIB

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

Rabu, 13 Mei 2026 20:21 WIB

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

Rabu, 13 Mei 2026 20:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi
  • Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026
  • Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan
  • UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok
  • Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif
  • Kelas Bos! Lihat Apa yang Dilakukan Pria Ini Saat Sulap Dinding Kusam Jadi Emas!
  • 13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta
  • 7 Pemain Timnas di Persib vs PSM, Pertarungan Gengsi Tak Terhindarkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Padat Karya Kota Bandung 2026, Warga Dibayar Rp175 Ribu per Hari Sambil Bersihkan Lingkungan

By SusanaRabu, 13 Mei 2026 20:13 WIB3 Mins Read
Program Padat Karya Disnaker Kota Bandung di Gedebage libatkan 200 warga dari 4 kelurahan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program Padat Karya yang digelar Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung di Kecamatan Gedebage tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Kegiatan yang resmi dibuka pada Rabu (11/5/2026) ini melibatkan 200 peserta yang tersebar di empat titik wilayah Kecamatan Gedebage.

Masing-masing titik diikuti 50 peserta yang berasal dari empat kelurahan, yakni Rancabolang, Rancanumpang, Cimincrang, dan Cisaranten Kidul.

Peserta dari DTKS, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan bahwa peserta program ini berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya masyarakat pada desil 1 hingga 5.

“Program ini bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan lingkungan sekaligus membantu mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujar Yayan.

Baca Juga:  Punya Peran Penting, Herman Harap Pembukaan Exit KM 149 dan 151 Tol Padaleunyi Segera Terealisasi

Program padat karya ini menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

Dapat Perlengkapan Kerja hingga Upah Harian

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan berbagai fasilitas kerja seperti sepatu, cangkul, sekop, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Selain itu, peserta juga menerima makan siang, snack, dan honor sebesar Rp175 ribu per hari selama 10 hari kegiatan.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kerja kolektif dalam pembangunan lingkungan.

Target 8.500 Peserta Padat Karya di 2026

Yayan mengungkapkan bahwa target peserta Program Padat Karya Kota Bandung pada tahun 2026 mencapai 8.500 orang yang akan tersebar di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan Empat Strategi Demi Urai Kemacetan di Kawasan Gedebage

Program ini dijalankan melalui mekanisme usulan kelurahan, hasil reses anggota dewan, hingga Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Harapannya program ini bisa meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus membantu pemulihan ekonomi warga,” kata Yayan.

Ia juga menegaskan bahwa program padat karya bersifat sementara, sehingga nilai gotong royong dan kemandirian masyarakat tetap harus dijaga dalam jangka panjang.

Dorong Gotong Royong dan Lingkungan Lebih Bersih

Camat Gedebage, Latif, menilai program padat karya memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi warga untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, aman, dan nyaman.

Baca Juga:  Ganggu Kenyamanan Warga, Bus Telolet di Gedebage Bandung Dirazia Tim Gabungan

“Bukan hanya mendapatkan bantuan upah, tetapi juga menumbuhkan rasa gotong royong dan kemandirian untuk senantiasa menjaga lingkungan,” ujarnya.

Latif menambahkan, pelaksanaan padat karya tahun ini menjadi skema baru karena empat kelurahan digabung dalam satu pelaksanaan tingkat kecamatan.

Kegiatan juga dibagi ke sejumlah RW dengan fokus utama pada pembersihan dan pemeliharaan lingkungan.

Padat Karya Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Melalui program ini, Pemkot Bandung berharap Padat Karya dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam menciptakan pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bantuan tenaga kerja bandung disnaker kota bandung ekonomi masyarakat bandung Gedebage gotong royong warga padat karya bandung program padat karya 2026 program pemerintah kota bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ITB dan Pemkot Bandung Percepat Solusi Sampah Tamansari, Dorong Ekonomi Sirkular Berbasis Teknologi

Bandung Jadi Pusat Talenta Digital! Farhan Bongkar Strategi Besar Ekonomi Kreatif 2026

UMKM Bandung Siap Go Digital! Pemkot Luncurkan Program Besar hingga AI dan TikTok

Dekranasda Bandung Gelar Workshop Rajut di Braga, Warga Diajak Jadi Pelaku UMKM Kreatif

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.