bukamata.id – Pertandingan panas akan tersaji pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 saat PSM Makassar menjamu Persib Bandung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) pukul 20.00 WITA.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim diperkuat banyak pemain berlabel Tim Nasional Indonesia dari berbagai kelompok usia.
Sorotan utama tertuju pada duel kualitas pemain Garuda yang tersebar di kedua kubu, membuat pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga adu gengsi pemain-pemain terbaik tanah air.
PSM Makassar Andalkan Deretan Pemain Timnas
PSM Makassar membawa sejumlah pemain yang pernah atau sedang memperkuat Timnas Indonesia, seperti Reza Arya Pratama, Ananda Raehan, Victor Dethan, hingga Rizky Eka Pramata.
Reza Arya Pratama menjadi salah satu nama yang paling sering dipanggil ke Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Namun, kiper berusia 26 tahun itu belum pernah mencatat debut resmi karena ketatnya persaingan di posisi penjaga gawang.
Sementara itu, Ananda Raehan dan Victor Dethan lebih sering memperkuat Timnas Indonesia U-23 dalam berbagai ajang internasional seperti Piala AFF dan kompetisi kelompok umur lainnya.
Nama Rizky Eka Pramata juga ikut mencuri perhatian setelah mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia untuk persiapan turnamen internasional.
Persib Bandung Turunkan Deretan Nama Besar Timnas
Di kubu tamu, Persib Bandung datang dengan kekuatan penuh pemain berlabel Timnas Indonesia. Total ada tujuh pemain yang tercatat pernah atau sedang memperkuat Garuda, yakni Thom Haye, Marc Klok, Saddil Ramdani, Eliano Reijnders, Beckham Putra, Kakang Rudianto, dan Robi Darwis.
Thom Haye menjadi salah satu motor utama lini tengah Timnas Indonesia saat ini. Pengalamannya di level internasional menjadikannya sosok penting dalam mengatur ritme permainan.
Marc Klok dan Eliano Reijnders juga memiliki peran vital di lini tengah, terutama dalam menjaga keseimbangan tim.
Sementara itu, Saddil Ramdani sempat menjadi andalan pada era awal kepelatihan Shin Tae-yong, sedangkan Beckham Putra kini semakin bersinar di bawah arahan pelatih John Herdman.
Beckham bahkan mencatatkan performa impresif dengan dua gol saat membela Timnas Indonesia dalam laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts & Nevis.
Di sektor pemain muda, Kakang Rudianto dan Robi Darwis menjadi andalan di Timnas Indonesia kelompok U-20 dan U-23, menunjukkan regenerasi yang berjalan baik.
Pengamat: Laga Akan Berjalan Sengit
Pengamat sepak bola, Imran Amirullah, menilai pertandingan ini akan berlangsung ketat dan menarik. Menurutnya, keberadaan pemain Timnas di kedua tim menjadi faktor utama yang meningkatkan gengsi pertandingan.
“Pertandingan akan berjalan seru. Kedua tim punya pemain berkualitas,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
PSM Tanpa Beban, Persib Punya Tekanan Juara
Menjelang laga ini, PSM Makassar sudah memastikan diri aman dari degradasi sehingga bermain tanpa beban. Kondisi ini dinilai bisa membuat mereka tampil lebih lepas di kandang sendiri.
Sebaliknya, Persib Bandung justru berada dalam tekanan besar karena masih bersaing di jalur juara dengan Borneo FC. Kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin, namun Persib unggul head to head dan memimpin klasemen sementara.
Kekalahan dari PSM bisa menjadi pukulan telak bagi Persib dalam perebutan gelar juara musim ini.
Rekor Buruk Persib di Kandang PSM
Selain tekanan klasemen, Persib juga memiliki catatan kurang baik saat bermain di Parepare. Maung Bandung belum pernah mencatat kemenangan saat bertandang ke markas PSM Makassar, yang menjadi tantangan tambahan bagi tim asuhan Bojan Hodak.
PSM Bantah Anggapan Main Tidak Serius
Isu bahwa PSM akan bermain tanpa motivasi karena sudah aman dari degradasi juga mencuat. Namun, pengamat menilai hal tersebut harus dibantah di lapangan.
Imran Amirullah menegaskan bahwa PSM harus tetap tampil serius demi menjaga kredibilitas tim.
“PSM Makassar harus turun dengan skuad terbaik, bertarung dan tampil baik agar tidak ada hal negatif. Ini menyangkut kredibilitas tim,” katanya.
Manajemen PSM: Tetap Targetkan Kemenangan
Manajemen PSM Makassar juga menegaskan bahwa tim tidak akan mengendurkan target meski sudah aman di klasemen.
Mereka memastikan setiap laga kandang tetap ditargetkan untuk meraih kemenangan penuh.
“Setelah lolos degradasi kita tidak nothing to lose. Target kita tetap menang di setiap laga home,” tegas perwakilan manajemen.
Laga ini dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di pekan ke-33 Super League 2025/2026, bukan hanya karena rivalitas dua tim besar, tetapi juga karena dominasi pemain berlabel Timnas Indonesia di kedua sisi lapangan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








