bukamata.id – Duel sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, menyisakan cerita panjang di luar teknis pertandingan. Meski laga berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan Maung Bandung, sorotan publik justru tertuju pada keributan antarpemain yang pecah sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.
Dalam laga pekan lalu tersebut, gol pembuka Alaaeddine Ajaraie gagal menyelamatkan Macan Kemayoran setelah Adam Alis memborong dua gol balasan untuk Persib. Namun, tensi tinggi Super League ini berlanjut ke media sosial, menyusul beredarnya potongan video perselisihan antara Beckham Putra dengan sejumlah penggawa Persija.
Klarifikasi Sang Kapten Soal Insiden “Jambak”
Salah satu momen yang paling viral adalah tudingan terhadap kapten Persija, Rizky Ridho, yang disebut-sebut melakukan tindakan fisik terhadap Beckham Putra. Menanggapi riuhnya tafsir netizen, bek Timnas Indonesia tersebut memberikan penjelasan dengan kepala dingin.
Eks pemain Persebaya Surabaya ini tidak menampik adanya gesekan, namun ia meminta publik melihatnya secara proporsional sebagai bagian dari dinamika pertandingan besar.
“Adanya insiden itu menimbulkan berbagai tafsir. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya,” ungkap Ridho sebagaimana dikutip dari ILeague.
Rivalitas yang Berakhir di Garis Lapangan
Ridho menegaskan bahwa hubungan personal antar pemain kedua tim tetap harmonis meski sepanjang 90 menit mereka saling sikut. Baginya, sportivitas tetap menjadi nilai tertinggi di atas fanatisme buta.
“Namun, yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan. Setelah semua selesai, kami para pemain tetap menjalin komunikasi dengan baik. Terima kasih atas semua saran dan kritik yang diberikan kepada kami,” tambahnya.
Persija Kunci Posisi Ketiga
Hasil minor di Kalimantan Timur ini secara otomatis memutus harapan Persija untuk merangkak lebih tinggi di klasemen. Dengan raihan 65 poin, tim kebanggaan Ibu Kota ini dipastikan mengakhiri musim di peringkat ketiga.
Selisih 10 angka yang cukup lebar membuat Persija tidak lagi mampu mengejar Borneo FC dan Persib Bandung yang kokoh di posisi dua besar klasemen Super League. Kini, fokus Macan Kemayoran beralih pada evaluasi tim untuk menatap kompetisi musim depan yang diprediksi akan jauh lebih kompetitif.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










