Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda

Rabu, 13 Mei 2026 18:36 WIB

Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra

Rabu, 13 Mei 2026 18:27 WIB
peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Rabu, 13 Mei 2026 18:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maung Bandung Beraksi! Intip 6 Pemain Incaran Persib: Dari Kapten Persebaya hingga Kiper Belanda
  • Drama El Clasico di Samarinda: Rizky Ridho Buka Suara Soal Ketegangan dengan Beckham Putra
  • Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
  • Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
  • Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI
  • Lari Gratis di Dieng Caldera Race 2026? Cukup Nabung di bank bjb, Begini Caranya!
  • Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

By SusanaRabu, 13 Mei 2026 18:05 WIB2 Mins Read
Aksi May Day berujung rusuh di Bandung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap temuan baru terkait kasus kerusuhan saat aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Cikapayang–Tamansari, Kota Bandung. Aparat menyebut sejumlah pelaku diduga mengonsumsi obat keras golongan psikotropika sebelum melakukan aksi anarkis di lokasi kejadian.

Temuan ini memperkuat hasil penyelidikan terhadap 13 orang tersangka yang telah diamankan sebelumnya.

Enam Tersangka Positif Narkoba dan Psikotropika

Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, Kombes Pol Albert Raden Deddy Sulistyo Nugroho, mengatakan dari 13 tersangka yang diamankan, enam di antaranya terbukti positif mengonsumsi narkoba dan psikotropika.

Baca Juga:  Resmob Polda Jabar Amankan Tiga Pencuri Besi Rel Kereta Api di Karawang

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penggunaan obat keras jenis Alprazolam dan Riklona yang ditemukan pada para pelaku kerusuhan di kawasan Dago Cikapayang, Bandung.

“Kami temukan mereka membawa psikotropika jenis Alprazolam dan Riklona,” ujar Albert di Bandung, Rabu (14/5/2026).

Diduga Tingkatkan Keberanian Saat Melakukan Aksi Anarkis

Albert menjelaskan bahwa Alprazolam merupakan psikotropika golongan IV yang memiliki efek menenangkan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri bagi penggunanya.

Efek tersebut diduga membuat para pelaku lebih berani melakukan tindakan perusakan, termasuk membakar videotron dan pos polisi saat aksi berlangsung.

“Alprazolam ini menimbulkan rasa ketenangan dan percaya diri yang luar biasa, sehingga mereka berani merusak pos polisi tersebut dan menantang aparat yang bertugas,” jelasnya.

Baca Juga:  Link Video Syur Lisa Mariana Viral, Polda Jabar Jadwalkan Pemeriksaan

Bedakan Alprazolam dengan Obat Pereda Nyeri

Polda Jabar juga meluruskan informasi terkait obat Tramadol yang kerap disalahartikan publik. Albert menegaskan bahwa Tramadol merupakan obat pereda nyeri dan bukan termasuk psikotropika seperti Alprazolam.

Penegasan ini disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat terkait jenis-jenis obat keras yang beredar.

Polisi Dalami Dugaan Apotek Jual Obat Tanpa Resep

Lebih lanjut, kepolisian kini tengah mendalami dugaan adanya sejumlah apotek yang menjual obat keras tanpa resep dokter spesialis kejiwaan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Hadiri Sidang Praperadilan di PN Bandung, Dampingi Ayah Pegi Setiawan

Albert menegaskan bahwa obat psikotropika seperti Alprazolam seharusnya hanya dapat diresepkan oleh dokter spesialis kejiwaan, bukan dokter umum.

“Ada beberapa apotek yang menerima pembelian tanpa resep, atau memberikan obat dengan resep yang tidak sesuai kompetensi,” ungkapnya.

Penyelidikan Masih Berlanjut

Polda Jawa Barat menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan distribusi obat keras yang disalahgunakan.

Kasus ini menjadi perhatian serius aparat karena berkaitan dengan keamanan publik serta potensi penyalahgunaan obat psikotropika dalam aksi-aksi kerusuhan di ruang terbuka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi anarkis May Day Alprazolam efek apotek jual obat tanpa resep berita kriminal Bandung demo Bandung 2026 kerusuhan Cikapayang Tamansari kerusuhan May Day Bandung narkoba dalam aksi demo Polda Jabar polisi bandung psikotropika Alprazolam Riklona obat keras
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

peredaran narkoba

Polda Jabar Ungkap 474 Kasus Narkoba dalam Dua Bulan, 593 Tersangka Diamankan

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.