Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

Selasa, 27 Oktober 2026 15:55 WIB
peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Selasa, 27 Oktober 2026 15:35 WIB

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 15:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas
  • Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut
  • Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi
  • Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem
  • Apalagi Ini? Habis Akun YouTube Hilang, Video Juan-Eve Bikin Pilot Geleng-geleng Viral Lagi!
  • I League Berduka atas Meninggalnya Bobotoh ARK, Minta Semua Pihak Tak Berspekulasi
  • Intip Kekuatan Melbourne Victory: Raksasa Australia Siap Uji Ketangguhan Persib di Si Jalak Harupat
  • Persib Berduka atas Meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh Diimbau Tak Balas Dendam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB2 Mins Read
Ilustrasi MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 13 kiai pengasuh pondok pesantren di Jawa Barat diduga menjadi korban penipuan berkedok pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Belasan korban disebut telah mengeluarkan dana besar untuk membangun dapur MBG, dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per lokasi.

Koordinator Tim Hukum Pesantren Korban Dapur MBG Koperasi DSN dari LBH PP Gerakan Pemuda Ansor, Afriendi Sikumbang, mengatakan sebagian besar korban bahkan sudah menyelesaikan pembangunan dapur hingga 80 persen.

“Saya belum menghitung akumulasi, tapi rata-rata mereka sudah membangun dapur MBG sekitar 80 persen atau sekitar Rp700-800 juta modal yang dikeluarkan oleh para kiai atau kontraktor yang ditunjuk oleh kiai,” kata Afriendi, Rabu (13/5/2026).

Menurut Afriendi, para pelaku mengaku berasal dari Koperasi Dapur Santri Nusantara (DSN) dan menyebut diri sebagai mitra resmi Badan Gizi Nasional.

Mereka juga mengklaim telah mendapat kuota pembangunan dapur MBG dari BGN, sehingga membuat para korban percaya dan segera memulai pembangunan.

“Para korban percaya bahwa pelaku sebagai mitra resmi dari BGN. Korban ini tidak sempat mengecek, karena mendengar BGN dan program ini lumayan dari segi ekonomi. Di situlah para korban tertipu,” ujarnya.

Kecurigaan mulai muncul ketika pembangunan dapur hampir rampung, namun dana yang dijanjikan tak kunjung cair. Sementara tagihan dari kontraktor mulai berdatangan.

Menurut Afriendi, pihak yang menjanjikan pendanaan terus memberi harapan, namun akhirnya sulit dihubungi.

“Pelaku sempat menjanjikan akan cair, akan cair atau turun. Akhirnya lama-lama tidak bisa dihubungi lagi,” katanya.

Tak hanya itu, beberapa korban juga disebut sempat diminta menyetor uang muka puluhan juta rupiah di awal proses.

Afriendi menyebut mayoritas korban berasal dari Kuningan dan Cirebon. Selain itu, terdapat pula korban dari Bekasi dan Depok.

“Yang datang ke LBH Ansor itu Kuningan dan Cirebon,” tuturnya.

Saat ini, LBH PP GP Ansor tengah menyiapkan laporan resmi ke Bareskrim Polri guna mendampingi para korban menempuh jalur hukum.

“Kita siap mendampingi para kiai ini, akan melaporkan kasus ini ke Bareskrim. Kita siapkan data-data pelapor, ada proposal dan berkas lainnya. Minggu depan akan laporan ke Bareskrim,” pungkas Afriendi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Korban Bertambah, Satu per Satu Terduga Pelaku Pengeroyokan Pasar Caringin Diciduk Polisi

Padalarang Porak-poranda! Ratusan Rumah Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem

Terbongkar Pemicu Keributan di Padepokan Sukabumi: Beda Pendapat Lalu Melayang Tamparan!

Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa! Mengenang Rentetan Insiden Memilukan yang Menewaskan Bobotoh

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.