Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!

Sabtu, 12 September 2026 09:29 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong

Sabtu, 12 September 2026 07:43 WIB

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Sabtu, 12 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Modal Infak Receh Bisa Umrah? Bongkar Rahasia Sukses SMAN 1 Padalarang yang Bikin Warganet Heboh!
  • Daftar Kode Redeem Free Fire Sabtu 12 September 2026: Amankan Skin Gratis dan Trik Profil Spasi Kosong
  • Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP
  • GBK Tanpa Bobotoh, Bandung Siap Membara! Ini 6 Lokasi Nobar Persib vs Persija
  • Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK
  • Gandeng Irfan Hakim, Bos Koi Hartono Soekwanto Cetak Rekor Global Lewat Kontes Ikan Bogel di Bandung
  • Persija vs Persib, Igor Tolic Ingin Persib Bikin Bobotoh Bangga di GBK
  • Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Skuad Garuda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 12 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

13 Kiai Pengasuh Pesantren di Jabar Diduga Tertipu Janji Dapur MBG, Kerugian Capai Ratusan Juta

By Muhammad Rafki Razif KiransyahRabu, 13 Mei 2026 19:26 WIB2 Mins Read
Ilustrasi MBG. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 13 kiai pengasuh pondok pesantren di Jawa Barat diduga menjadi korban penipuan berkedok pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Belasan korban disebut telah mengeluarkan dana besar untuk membangun dapur MBG, dengan total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per lokasi.

Koordinator Tim Hukum Pesantren Korban Dapur MBG Koperasi DSN dari LBH PP Gerakan Pemuda Ansor, Afriendi Sikumbang, mengatakan sebagian besar korban bahkan sudah menyelesaikan pembangunan dapur hingga 80 persen.

“Saya belum menghitung akumulasi, tapi rata-rata mereka sudah membangun dapur MBG sekitar 80 persen atau sekitar Rp700-800 juta modal yang dikeluarkan oleh para kiai atau kontraktor yang ditunjuk oleh kiai,” kata Afriendi, Rabu (13/5/2026).

Menurut Afriendi, para pelaku mengaku berasal dari Koperasi Dapur Santri Nusantara (DSN) dan menyebut diri sebagai mitra resmi Badan Gizi Nasional.

Mereka juga mengklaim telah mendapat kuota pembangunan dapur MBG dari BGN, sehingga membuat para korban percaya dan segera memulai pembangunan.

“Para korban percaya bahwa pelaku sebagai mitra resmi dari BGN. Korban ini tidak sempat mengecek, karena mendengar BGN dan program ini lumayan dari segi ekonomi. Di situlah para korban tertipu,” ujarnya.

Kecurigaan mulai muncul ketika pembangunan dapur hampir rampung, namun dana yang dijanjikan tak kunjung cair. Sementara tagihan dari kontraktor mulai berdatangan.

Menurut Afriendi, pihak yang menjanjikan pendanaan terus memberi harapan, namun akhirnya sulit dihubungi.

“Pelaku sempat menjanjikan akan cair, akan cair atau turun. Akhirnya lama-lama tidak bisa dihubungi lagi,” katanya.

Tak hanya itu, beberapa korban juga disebut sempat diminta menyetor uang muka puluhan juta rupiah di awal proses.

Afriendi menyebut mayoritas korban berasal dari Kuningan dan Cirebon. Selain itu, terdapat pula korban dari Bekasi dan Depok.

“Yang datang ke LBH Ansor itu Kuningan dan Cirebon,” tuturnya.

Saat ini, LBH PP GP Ansor tengah menyiapkan laporan resmi ke Bareskrim Polri guna mendampingi para korban menempuh jalur hukum.

“Kita siap mendampingi para kiai ini, akan melaporkan kasus ini ke Bareskrim. Kita siapkan data-data pelapor, ada proposal dan berkas lainnya. Minggu depan akan laporan ke Bareskrim,” pungkas Afriendi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos September 2026 Bisa Dicek Sekarang, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, PKH hingga Beras 30 Kg Siap Disalurkan

Langkah Senyap Presiden Prabowo: 30 Kebijakan Strategis untuk Kelas Menengah Indonesia

Kasus Abah Setu Belum Usai, Polisi Masih Dalami Video yang Disebut Hasil Editan AI

Defisit APBD Jabar Turun Jadi Rp3,4 Triliun, Pemprov Tak Mau Asal Tarik Utang

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Uang Pendidikan Mengalir ke Mana? Bongkar Manfaat Rp6,3 Triliun Jabar vs Rp351 Miliar Sulteng
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.