Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini

Minggu, 2 Agustus 2026 11:33 WIB

Debut Faris Abdul Hafizh Bersama Persib Akhirnya Terwujud, Penantian Hampir Tiga Musim Terbayar

Minggu, 2 Agustus 2026 11:04 WIB

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Minggu, 2 Agustus 2026 10:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Persib vs Persija Tersaji di Semifinal Piala Presiden 2026, STY Kirim Pesan Ini
  • Debut Faris Abdul Hafizh Bersama Persib Akhirnya Terwujud, Penantian Hampir Tiga Musim Terbayar
  • Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!
  • Harga Emas Antam Hari Ini 2 Agustus 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kg
  • Resmi! Persib vs Persija Panaskan Semifinal Piala Presiden 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
  • Berburu Reward Eksklusif: Update Kode Redeem FF 2 Agustus 2026
  • Klaim Saldo DANA Gratis 2 Agustus 2026: Cara Aman dan Link Resmi Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 2 Agustus 2026 Terbaru dan Cara Klaimnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

By SusanaMinggu, 2 Agustus 2026 10:39 WIB5 Mins Read
Revanda Bangun, pejabat Ditjen Pemasyarakatan yang kembali viral usai video penggerebekan rumah dinas beredar. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Revanda Bangun (RB) kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video penggerebekan rumah dinas yang diduga melibatkan dirinya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut tampak sejumlah petugas mendatangi sebuah rumah dinas dan menemukan seorang perempuan berusia 19 tahun berada di salah satu kamar.

Narasi yang beredar di berbagai platform media sosial menyebut rumah tersebut merupakan rumah dinas pejabat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), bahkan sempat dikaitkan dengan Kabid Kanwil Ditjenpas Jambi sekaligus Kepala Lapas Kelas IIA Waingapu.

Video itu pun memicu gelombang pertanyaan dari masyarakat. Siapa sebenarnya Revanda Bangun? Bagaimana perjalanan kariernya hingga menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemasyarakatan? Mengapa namanya beberapa kali dikaitkan dengan kontroversi? Dan bagaimana fakta terbaru terkait video viral tersebut?

Berikut ulasan lengkapnya.

Siapa Revanda Bangun?

Revanda Bangun merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) yang lahir di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada 20 September 1979.

Selama berkarier di institusi pemasyarakatan, Revanda dikenal pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa posisi yang pernah diembannya antara lain:

  • Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan (Sumatera Utara)
  • Kepala Lapas Khusus Anak Kelas II Palu
  • Kepala Lapas Kelas IIA Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
  • Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan pada Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jambi

Perjalanan karier tersebut menunjukkan bahwa Revanda Bangun pernah dipercaya memimpin sejumlah unit pemasyarakatan penting. Namun di balik rekam jejak jabatannya, namanya juga beberapa kali terseret dalam berbagai kontroversi yang menjadi perhatian publik.

Karier yang Diwarnai Berbagai Kontroversi

Tidak sedikit pejabat pemasyarakatan yang harus menghadapi tantangan berat selama bertugas. Namun dalam kasus Revanda Bangun, sorotan publik tidak hanya datang dari persoalan tugas kedinasan, tetapi juga dari sejumlah dugaan pelanggaran etik hingga persoalan hukum.

Dalam beberapa tahun terakhir, nama RB berulang kali muncul dalam pemberitaan nasional.

2021: Rumah Dinas Digerebek Saat Menjabat Karutan Humbahas

Kontroversi pertama yang menyedot perhatian publik terjadi pada 2021 saat Revanda Bangun menjabat sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Humbang Hasundutan.

Saat itu beredar video penggerebekan rumah dinas yang ditempatinya.

Dalam berbagai pemberitaan saat itu, rumah dinas tersebut diduga dijadikan lokasi pesta dan beredar informasi mengenai keberadaan beberapa perempuan di lokasi tersebut. Informasi tersebut menjadi viral di media sosial sehingga memicu pemeriksaan internal.

Usai kasus itu mencuat, Revanda kemudian dipindahkan dari jabatannya dan selanjutnya dipercaya menjadi Kepala Lapas Khusus Anak Kelas II Palu.

2024: Kembali Disorot Saat Memimpin Lapas Waingapu

Kontroversi kembali muncul ketika Revanda Bangun menjabat sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Waingapu.

Kala itu muncul sejumlah laporan internal yang menyebut adanya dugaan perilaku tidak profesional dalam kepemimpinan.

Beberapa isu yang sempat mencuat antara lain:

  • dugaan penggunaan kata-kata kasar terhadap bawahan,
  • dugaan seorang perempuan berada di area rumah dinas,
  • dugaan penggunaan aliran listrik fasilitas lapas menuju rumah pribadi.

Berbagai dugaan tersebut kemudian menjadi perhatian internal Ditjen Pemasyarakatan dan berujung pada proses pemeriksaan administratif.

Juni 2026: Terjerat Kasus Narkotika

Kasus paling serius yang menyeret nama Revanda Bangun terjadi pada Juni 2026.

Saat itu ia menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi.

Revanda ditangkap aparat kepolisian bersama dua orang lainnya berinisial RE dan BW dalam perkara dugaan penyalahgunaan narkotika.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 536 butir pil ekstasi sebagai barang bukti.

Kasus ini langsung menjadi perhatian nasional karena melibatkan seorang pejabat di lingkungan pemasyarakatan yang selama ini bertugas membina warga binaan.

Proses hukum terhadap Revanda kemudian berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Video Viral Penggerebekan Rumah Dinas Kembali Beredar

Pada akhir Juli 2026, media sosial kembali diramaikan video penggerebekan rumah dinas yang disebut-sebut melibatkan Revanda Bangun.

Dalam rekaman tersebut, sejumlah petugas mendatangi rumah dinas dan memeriksa beberapa ruangan.

Saat sebuah kamar dibuka, tampak seorang perempuan muda berdiri di dalam kamar.

Petugas kemudian menanyakan identitas perempuan tersebut.

Dalam percakapan yang terekam video, perempuan tersebut mengaku:

  • berusia 19 tahun,
  • belum menikah,
  • mengetahui pejabat tersebut telah memiliki istri,
  • mengaku hanya sebagai “adik angkat”,
  • mengaku telah berada di rumah dinas sekitar dua minggu.

Petugas juga mempertanyakan alasan perempuan tersebut berada di kamar yang disebut sebagai kamar kepala lapas.

Video tersebut kembali memicu polemik di media sosial karena banyak warganet mengira kejadian itu merupakan peristiwa baru yang terjadi pada 2026.

Klarifikasi Resmi: Video Bukan Peristiwa Baru

Setelah video viral kembali beredar, Lapas Kelas IIA Waingapu memberikan klarifikasi resmi melalui akun media sosial resminya.

Pihak lapas menegaskan bahwa:

  • video tersebut merupakan peristiwa lama, yakni terjadi pada November 2024;
  • kejadian tersebut tidak berkaitan dengan kepemimpinan Lapas Waingapu saat ini;
  • kepala lapas yang menjabat ketika peristiwa itu telah menjalani pemeriksaan dan dikenai proses disiplin sesuai aturan;
  • jabatan kepala lapas tersebut telah berganti sejak 23 Januari 2025.

Lapas Waingapu juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa mengetahui konteks waktu kejadian.

Kanwil Ditjenpas Jambi: Video Tidak Terjadi di Jambi

Klarifikasi serupa juga disampaikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi.

Dalam pernyataan resminya, Kanwil Ditjenpas Jambi menegaskan beberapa poin penting:

  1. Video yang viral merupakan video lama tahun 2024 dan bukan terjadi di wilayah kerja Kanwil Ditjenpas Jambi.
  2. Oknum pegawai yang dikaitkan dengan video tersebut saat ini sedang menjalani proses hukum, telah ditahan, dan diberhentikan sementara sebagai ASN sesuai ketentuan.
  3. Kanwil Ditjenpas Jambi tidak memiliki rumah dinas bagi pejabat struktural, sehingga lokasi dalam video tidak berkaitan dengan fasilitas dinas di Jambi.

Kanwil juga meminta masyarakat tidak mengaitkan video lama tersebut dengan kondisi penyelenggaraan pemasyarakatan di Provinsi Jambi saat ini.

Selain itu, masyarakat diimbau lebih bijak dalam menerima informasi dan mengutamakan sumber yang telah terverifikasi agar tidak menimbulkan disinformasi.

Kasus Lama yang Kembali Viral

Mencermati kronologi yang ada, video penggerebekan rumah dinas yang ramai dibicarakan pada akhir Juli 2026 bukan merupakan peristiwa baru. Video tersebut merupakan dokumentasi kejadian pada November 2024 yang kembali beredar dan kemudian dikaitkan dengan jabatan Revanda Bangun saat ini maupun dengan Kanwil Ditjenpas Jambi.

Sementara itu, persoalan hukum yang kini dihadapi Revanda Bangun merupakan perkara berbeda, yakni dugaan kasus narkotika yang tengah diproses oleh aparat penegak hukum. Pihak Ditjen Pemasyarakatan menegaskan bahwa terhadap setiap pegawai yang terbukti melanggar hukum maupun kode etik akan dikenai sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kalapas Waingapu Profil Revanda Bangun RB Kalapas Waingapu Revanda Bangun Video Penggerebekan Rumah Dinas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.