Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya

Kamis, 22 Oktober 2026 18:34 WIB

Kafe Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Bandung, Ini 7 Pilihan yang Bisa Dicoba

Kamis, 22 Oktober 2026 18:02 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Air Danau Kawah Putih Surut Hingga 40 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 17:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya
  • Kafe Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Bandung, Ini 7 Pilihan yang Bisa Dicoba
  • Dampak Kemarau Panjang, Air Danau Kawah Putih Surut Hingga 40 Persen
  • Malam Ini! Cek Link Live Streaming Madura United vs Persib
  • Polda Jabar Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Dokter terhadap Anak Kandung, Korban Masih Trauma
  • Terekam CCTV, Pria Bermotor Jambret Lansia di Taman Kopo Indah Bandung
  • Prabowo Cari Dedi Mulyadi di Rakornas TPAKD: Ke Mana KDM Itu? Pasti Sibuk!
  • Polisi Tetapkan Dokter IS Tersangka Kekerasan Seksual Balita, Terancam 12 Tahun Penjara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dampak Kemarau Panjang, Air Danau Kawah Putih Surut Hingga 40 Persen

By Aga GustianaKamis, 22 Oktober 2026 17:58 WIB2 Mins Read
Danau Kawah Putih Ciwidey. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dampak musim kemarau berkepanjangan turut dirasakan oleh salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat. Volume air di danau Kawah Putih terpantau mengalami penurunan drastis hingga memicu perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di berbagai platform media sosial pada Kamis (22/10/2026).

Berdasarkan pantauan visual, genangan air danau kini menyusut ke bagian tengah, sementara sebagian besar area tepiannya tampak mengering dan memunculkan retakan-retakan tanah di atas batuan kapur.

Menanggapi fenomena alam tersebut, pihak manajemen pengelola membenarkan adanya surut debit air yang menjadi siklus rutin setiap kali musim kemarau tiba. Pengelola Kawah Putih, Budi Kawal, menyebutkan bahwa persentase penyusutan air danau saat ini diperkirakan mencapai kisaran 40 persen.

“Untuk kemarau panjang ini, kondisi situasi kondisi Kawah Putih untuk sementara, dananya surut. Untuk surutnya diperkirakan 40 persen,” ujar Budi Kamis (22/10/2026).

Baca Juga:  Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa suplai air utama di Kawah Putih sangat bergantung pada intensitas curah hujan harian. Oleh sebab itu, penurunan volume air menjadi hal yang lumrah manakala musim kemarau melanda wilayah tersebut dalam waktu lama.

“Kebetulan Danau Kawah Putih itu sebenarnya bersumbar pada hujan, jadi kalau musim hujan bisa naik kembali airnya gitu,” katanya.

Baca Juga:  Bandung Punya Galeri Baru! Pojok Carita Jadi Rumah Kreativitas Seniman Nusantara

Meskipun gejala penyusutan air ini terpantau telah berlangsung sejak paruh tahun lalu atau sekitar enam bulan ke belakang, pihak pengelola memastikan hal tersebut sama sekali tidak berdampak buruk terhadap tingkat kedatangan pelancong.

Sebaliknya, area tepian danau yang kini mengering justru dimanfaatkan oleh para pelancong sebagai latar belakang swafoto yang tidak biasa dibandingkan hari-hari normal biasanya.

“Untuk kunjungan sementara alhamdulillah enggak ada penurinan. Karena yang dulunya berfoto di tepian air, sekarang jadi ada daratan gitu kan. Jadi spot foto baru lah bagi pengunjung,” jelasnya.

Baca Juga:  4 Curug Cantik di Bandung Raya untuk Healing, Ada yang Bisa Camping dan Trekking

Hingga saat ini, angka kunjungan wisatawan ke destinasi wisata vulkanik tersebut terpelihara dalam tren yang stabil. Lonjakan pengunjung umumnya baru akan terlihat secara signifikan tatkala akhir pekan tiba.

“Untuk jumlah mah masih stabil sih. Hari ini di angka sekitar 600-an lah. Kalau akhir pekan di atas 1.500 lah, di atas akhir pekan. Artinya walaupun ada penurunan debit air, wisatawan tuh masih terus stabil,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kawah Putih wisata bandung Wisata Ciwidey
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BLT Kesra Rp900 Ribu Kapan Cair? Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutannya

Polda Jabar Dalami Dugaan Kekerasan Seksual Dokter terhadap Anak Kandung, Korban Masih Trauma

Terekam CCTV, Pria Bermotor Jambret Lansia di Taman Kopo Indah Bandung

Prabowo Cari Dedi Mulyadi di Rakornas TPAKD: Ke Mana KDM Itu? Pasti Sibuk!

kekerasan

Polisi Tetapkan Dokter IS Tersangka Kekerasan Seksual Balita, Terancam 12 Tahun Penjara

Soroti Sikap Tegas Lembaga Korupsi dan Kebebasan Berekspresi, FWK Gelar Diskusi Kebangsaan

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.