bukamata.id – Waktu istirahat bagi Persib Bandung dipastikan sangat terbatas usai tumbang di markas Madura United. Maung Bandung dipaksa langsung mengalihkan atensi menatap pekan ketujuh Super League 2026/2027 kontra Garudayaksa FC.
Sebelumnya, kekalahan tipis 0-1 harus diterima skuad Pangeran Biru tatkala melawat ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan pada Kamis (22/10/2026) malam. Gawang Persib jebol jelang bubaran lewat gol menit ke-89 yang membuat kepulangan mereka tanpa angka.
Kendati demikian, armada asuhan Igor Tolic dilarang meratapi hasil minor tersebut terlalu lama. Jadwal bentrokan kontra Garudayaksa FC sudah menanti di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026), yang menuntut pemulihan fisik kilat serta penyesuaian taktik secepat kilat.
Arsitek taktik Persib, Igor Tolic, tak menampik bahwa padatnya kalender kompetisi menghadirkan ujian berat bagi kebugaran anak asuhnya, terlebih dengan mobilitas perjalanan yang melelahkan usai laga tandang.
“Kami akan naik bus dan menginap semalam di Surabaya. Kami akan memulihkan kondisi di hotel, kemudian naik pesawat menuju Bandung,” kata Igor.
“Setelah tiba di Bandung, kami beristirahat, lalu naik bus untuk bertanding. Kita lihat saja siapa yang akan bermain nanti. Namun, yang jelas, kami memiliki pertandingan lagi dalam tiga hari,” sambungnya.
Stabilitas Mental Jadi Kunci
Menghadapi sela waktu yang begitu mepet, aspek psikologis penggawa Maung Bandung dinilai memegang peranan vital. Igor mengingatkan pentingnya mengontrol kestabilan mental anak asuhnya agar tidak terjebak dalam euforia kemenangan ataupun keterpurukan usai kalah.
Juru taktik asal Kroasia itu menekankan pentingnya filosofi penyelesaian laga demi laga secara bertahap tanpa beban berlebih.
“Yang terpenting adalah fokus pada satu pertandingan, menyelesaikannya, lalu bersiap menghadapi pertandingan berikutnya. Tidak ada waktu untuk terlalu lama bergembira, tetapi juga tidak ada waktu untuk bersedih. Kami hanya ingin menyelesaikan semua pertandingan ini,” ujarnya.
Jadwal Maraton hingga Awal November
Lebih lanjut, Igor membeberkan beban kerja ekstrem yang harus ditanggung timnya sepanjang periode Oktober hingga awal November. Total ada 10 pertandingan yang wajib dilahap, dengan sisa lima laga krusial yang harus diselesaikan dalam rentang 17 hari ke depan.
“Orang-orang mengatakan ada tujuh pertandingan pada Oktober, tetapi sebenarnya bukan tujuh, melainkan sepuluh pertandingan karena tiga laga berikutnya juga harus kami jalani dalam tujuh hari,” ungkapnya.
“Jadi, masih ada berapa pertandingan lagi? Lima. Kami masih memiliki lima pertandingan hingga 8 November,” tutup Igor.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










