Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah

Rabu, 28 Oktober 2026 13:41 WIB

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Rabu, 28 Oktober 2026 13:08 WIB

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Rabu, 28 Oktober 2026 13:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
  • Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama
  • Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus
  • Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung
  • Julio Cesar Siap Habis-habisan Bawa Persib Kalahkan Melbourne Victory
  • Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

By SusanaRabu, 28 Oktober 2026 13:02 WIB2 Mins Read
Sosok Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pembunuhan seorang perempuan berusia 30 tahun dan anaknya yang berusia empat tahun di Kota Madiun, Jawa Timur, membuka sisi lain dari sosok tersangka, Dwi Bagus Martono (40).

Di balik perkara yang kini ditangani Polda Jawa Timur, penyidik mengungkap latar belakang pria yang dikenal berpendidikan tinggi dan bekerja di bidang teknis itu.

Dwi Bagus, atau DBM, tinggal di Kota Madiun. Namanya menjadi sorotan setelah polisi mengungkap dugaan keterlibatannya dalam kematian perempuan yang dinikahinya secara siri, berikut anak laki-laki korban dari hubungan sebelumnya. Anak itu bukan anak kandung Dwi Bagus.

Lulusan Perguruan Tinggi, Bekerja di Bidang Pemetaan Tanah

Baca Juga:  Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Polisi menyebut Dwi Bagus merupakan lulusan perguruan tinggi ternama, meski nama kampus dan jurusannya belum disampaikan. Sehari-hari, ia bekerja di sektor swasta dengan pekerjaan yang berkaitan dengan survei lapangan atau pemetaan tanah.

Namun, sejauh ini kepolisian belum merinci nama perusahaan tempatnya bekerja, jabatannya, maupun berapa lama ia menekuni pekerjaan tersebut.

Hasil Tes Psikologis: IQ Tinggi dan Cenderung Merasa Superior

Fakta yang paling menyita perhatian datang dari hasil pemeriksaan psikologis. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Roy Hutton Marulamrata Sihombing, mengatakan tersangka menunjukkan kecenderungan karakter yang merasa lebih unggul dari orang lain.

Baca Juga:  Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

“Hasil tes psikologisnya memang sudah keluar. Memang ada kecenderungan tersangka ini bersifat superior,” ujar Roy.

Pemeriksaan itu juga menunjukkan kemampuan intelektual Dwi Bagus tergolong tinggi.

“Memang dia mempunyai kelebihan, tingkat IQ di atas rata-rata. Kemudian dia juga memiliki kepintaran yang cukup tinggi,” katanya.

Perselisihan Pribadi Diduga Jadi Pemicu

Dari pemeriksaan terhadap tersangka, penyidik menduga perselisihan dalam hubungan pribadi antara Dwi Bagus dan korban menjadi motif sementara. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan keterangan dan alat bukti yang telah dikumpulkan.

Baca Juga:  Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Terungkap dari Laporan Orang Hilang

Kasus ini bermula ketika keluarga kehilangan kontak dengan korban dan anaknya, lalu melaporkannya ke polisi. Menurut Roy, penyidik kemudian menelusuri sejumlah petunjuk, mulai dari rekaman kamera pengawas (CCTV) hingga barang bukti lain, yang akhirnya mengarah pada dugaan pembunuhan oleh Dwi Bagus.

Pelarian tersangka berakhir di Jombang. Polisi menangkapnya pada Minggu (25/10/2026), dua hari sebelum kasus ini diungkap ke publik pada Selasa (27/10/2026). Hingga kini, penyidik masih melengkapi pembuktian atas dugaan pembunuhan terhadap kedua korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dwi bagus martono pembunuhan ibu dan anak pembunuhan madiun sosok dwi bagus martono
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Hujan Deras Picu Longsor di Bandung Barat, Kerugian Tembus Rp50 Juta

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.