Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming

Rabu, 28 Oktober 2026 15:13 WIB

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

Rabu, 28 Oktober 2026 14:52 WIB

Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil

Rabu, 28 Oktober 2026 14:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs Melbourne Victory Malam Ini Tayang di Mana? Ini Jadwal dan Link Live Streaming
  • Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM
  • Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil
  • Prediksi Line Up Persib vs Melbourne Victory Malam Ini, Thom Haye dan Klok Kawal Lini Tengah
  • Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama
  • Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sekolah Rasa Rumah Makan Sunda? SMAN 2 Subang Direnovasi Usai Sidak KDM

By SusanaRabu, 28 Oktober 2026 14:52 WIB2 Mins Read
SMAN 2 Subang direnovasi total dengan konsep arsitektur khas Sunda usai sidak Gubernur Dedi Mulyadi. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – SMAN 2 Subang tampil dengan wajah baru. Sekolah tersebut menjalani renovasi total pada lanskap dan bangunannya dengan mengusung konsep ornamen dan arsitektur khas Sunda.

Perubahan ini berawal dari inspeksi mendadak (sidak) dan arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM. Sejumlah sudut sekolah kini dirombak, mulai dari pagar, ruang kelas, atap gedung, hingga area depan sekolah.

Pagar Bata Merah ala Lembur Pakuan

Perubahan paling mencolok terlihat pada pagar luar sekolah. Tembok pagar dirombak total menggunakan susunan bata merah terekspos tanpa plester.

Gaya ini meniru arsitektur tradisional di kawasan Lembur Pakuan, kediaman Dedi Mulyadi di Subang yang kerap tampil di media sosialnya.

Baca Juga:  Warganet Tantang Dedi Mulyadi Sikapi Gundulnya Karst Klapanunggal Bogor: Berani Ga Kang?

Ruang Kelas Bernuansa Bambu

Di dalam sekolah, sejumlah bagian ruang kelas direnovasi menggunakan ornamen bambu bilik. Sentuhan material alami ini diharapkan menciptakan suasana belajar yang lebih sejuk dan nyaman bagi siswa.

Atap Bocor Diperbaiki, Jalur Antargedung Ditata

Renovasi tidak hanya menyasar tampilan. Atap gedung yang sebelumnya bocor diperbaiki secara menyeluruh. Jalur penghubung antargedung juga diluruskan agar tata ruang sekolah lebih rapi.

Baca Juga:  Sinergi Membangun Daerah, bank bjb Sampaikan Harapan di Hari Jadi Kabupaten Subang Ke-78

Warung di Depan Sekolah Ikut Ditertibkan

Penataan juga menjangkau area depan sekolah. Warung-warung dan pedagang di sekitar gerbang dirapikan agar lingkungan sekolah terlihat lebih tertib dan asri.

Warganet Terbelah

Wajah baru SMAN 2 Subang ramai diperbincangkan di media sosial. Di kolom komentar akun Instagram @dekorasi_rumah_idaman, warganet menanggapinya dengan beragam reaksi, dari candaan hingga kritik.

Sebagian warganet menanggapi dengan bercanda karena suasana sekolah dinilai mirip rumah makan khas Sunda.

“Sambil belajar makan Gurame goreng kering pake sambel terasi,” tulis akun @dj***.

“Di tambah saung dan lesehan.. laguna sunda.. ah jadi ingat gurih 7,” tulis akun @ric***.

Baca Juga:  Pemprov Jabar dan ATR/BPN Sinergi Revisi Tata Ruang Lindungi Ruang Hijau

Namun, tak sedikit yang mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran.

“Ada dana malah buat bikin beginian, padahal mah bisa buat nambah fasilitas lain yg lebih penting,” tulis akun @hae***.

Kritik lebih panjang datang dari akun @bob***. Ia menilai pengembangan sekolah seharusnya dimulai dari kebutuhan penggunanya dan fungsi ruang, bukan sekadar bentuk bangunan fisik.

“Jika Pemimpin mempersempit pengetahuannya dalam bentuk benda budaya, jadinya begini…..padahal tempat pendidikan itu bisa d kembangkan dg spektrum yg lebih luas,” tulisnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi renovasi sman 2 subang rumah makan sunda sman 2 subang Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polrestabes Bandung Ungkap Motif Bentrok Pasar Induk Caringin: Berawal dari Perselisihan Lama

Siapa Dwi Bagus Martono? Suami Siri yang Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67

Motif Penyerangan Maut Pasar Caringin Terungkap, Delapan Terduga Pelaku Diringkus

Awas Ditilang! Ini Daftar Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Bandung

Tes Psikologis Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun: IQ Tinggi, Merasa Superior

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.