Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jabar Peringkat Satu Laporan Scam se-Indonesia, Kerugian Tembus Triliunan Rupiah

Jumat, 21 Agustus 2026 15:42 WIB

Jadwal Liga Inggris 2026/2027 Pekan Pertama: Arsenal, MU, Liverpool hingga Chelsea

Jumat, 21 Agustus 2026 15:34 WIB
Bansos

Bansos Tahap 3 2026 Cair, Cek Sekarang Pakai HP untuk Lihat Status dan Desil DTSEN

Jumat, 21 Agustus 2026 15:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jabar Peringkat Satu Laporan Scam se-Indonesia, Kerugian Tembus Triliunan Rupiah
  • Jadwal Liga Inggris 2026/2027 Pekan Pertama: Arsenal, MU, Liverpool hingga Chelsea
  • Bansos Tahap 3 2026 Cair, Cek Sekarang Pakai HP untuk Lihat Status dan Desil DTSEN
  • Ujian Berat Igor Tolic: Jadwal Horor Persib Bandung Diapit Ambisi Asia dan Rivalitas Panas Super League
  • Dulu Songng, Sekarang Melempem! Drama Permintaan Maaf Sales SPV ke Aa Juju yang Gagal Total
  • Thom Haye Diduga Kena Pukul? Rekaman Insiden dengan Pemain Bali United Jadi Sorotan
  • Harga Emas Antam Hari Ini Stabil, Buyback Rp2,585 Juta: Ini Daftar Lengkapnya
  • Sering Bikin Penasaran, Ini Arti Desil 6–10 dan Alasan Tak Jadi Prioritas Bansos
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

By Aga GustianaSelasa, 5 Mei 2026 18:10 WIB2 Mins Read
Tim SAR gabungan melakukan pencarian bocah 11 tahun yang hilang di sungai. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Balong, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Seorang anak laki-laki bernama Pradipta Saputra (11) dilaporkan menghilang sejak Minggu (3/5/2026). Hingga Selasa sore, tim gabungan masih berupaya keras menyisir aliran Sungai Cibaregbeg setelah muncul dugaan kuat korban tenggelam saat bermain.

Kronologi Hilangnya Pradipta

Peristiwa ini bermula ketika Pradipta berpamitan untuk bermain bersama rekan-rekannya pada Minggu siang. Namun, kecemasan mulai melanda pihak keluarga saat sang anak tak kunjung menginjakkan kaki di rumah hingga Senin sore.

Titik terang baru muncul setelah pihak keluarga menginterogasi teman-teman sepermainan korban. Diketahui, lokasi terakhir Pradipta berada di pinggiran sungai.

“Anak ini sudah tidak pulang sejak Minggu. Tapi baru diketahui sempat bermain di sungai dan diduga tenggelam pada tadi pagi, tepatnya setelah menanyai teman-teman dari anak tersebut,” ungkap Kapolsek Campaka, AKP Panglima Nayan Munthe, Selasa (5/5/2026).

Kepanikan di Tepi Sungai

Kepala Desa Girimukti, Dadan, membeberkan informasi lebih rinci terkait detik-detik hilangnya bocah malang tersebut. Berdasarkan penuturan saksi mata, korban sedang bersama empat kawannya di area sungai sekitar pukul 15.00 WIB.

“Jadi sebelum hilang, korban katanya bermain bersama 4 temannya di area sungai, namun setelah itu korban tidak pulang ke rumah sampai akhirnya dilaporkan menghilang di hari itu,” terang Dadan.

Lebih tragis lagi, salah satu rekan korban memberikan kesaksian bahwa Pradipta sempat melompat ke arah aliran air namun tidak pernah terlihat lagi.

“Jadi kata temannya ini, korban lompat ke sungai lalu tidak muncul lagi ke permukaan sehingga membuat panik keempat temannya,” tambah Dadan. Akibat rasa takut, kabar ini baru mencuat setelah pihak keluarga melakukan penelusuran mandiri.

Operasi SAR Besar-besaran

Merespons laporan kehilangan resmi yang masuk ke Polsek Campaka, aparat kepolisian kini tengah mendalami segala kemungkinan. “Tadi sudah buat laporan kehilangan. Kami akan cek apakah memang hilang tenggelam atau hilang di tempat lain,” kata AKP Panglima Nayan Munthe.

Sementara itu, relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur dan tim SAR telah diterjunkan ke lokasi. Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah faktor waktu dan kondisi alam.

“Jika kita lihat kondisinya, korban sudah hilang selama dua hari, jadi kemungkinan korban akan terbawa arus dari lokasi pertama karena saat kejadian kondisi debit air sedang naik. Sehingga akan kami lakukan penyusuran sampai ke area Muara Citarum,” pungkas Fikri.

Penyisiran kini difokuskan pada titik-titik rawan di sepanjang aliran sungai yang mengarah ke wilayah perairan yang lebih luas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Cianjur Bocah Tenggelam cianjur Sungai Cibaregbeg Tim SAR
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jabar Peringkat Satu Laporan Scam se-Indonesia, Kerugian Tembus Triliunan Rupiah

Bansos

Bansos Tahap 3 2026 Cair, Cek Sekarang Pakai HP untuk Lihat Status dan Desil DTSEN

Inikah Tahun Terparah? 1.487 Titik Api Kepung Kalimantan, Jeritan Warga di Bawah Langit Merah!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK KTP Jadi Kunci! Cek BPNT Agustus 2026 Sekarang, Bantuan Rp600 Ribu Menanti

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kapan PKH dan BPNT 2026 Cair? Ini Jadwal Tahap 3 dan Cara Cek Bansos Pakai NIK KTP

Malaysia Kena Imbas Karhutla di Kalimantan, 108 Sekolah Tutup Sementara

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.