Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

BPNT Juli 2026 Resmi Cair! KPM Bisa Dapat Rp600 Ribu, Cek NIK KTP Anda Sekarang

Rabu, 22 Juli 2026 03:00 WIB

Kuliner Bandung yang Tak Lekang Zaman, 4 Lotek Legendaris Ini Masih Diburu Wisatawan

Selasa, 21 Juli 2026 21:41 WIB

Persib Kumpulkan Kekuatan Baru, Reuni Berguinho dan Peralta Bisa Jadi Ancaman Lawan

Selasa, 21 Juli 2026 21:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • BPNT Juli 2026 Resmi Cair! KPM Bisa Dapat Rp600 Ribu, Cek NIK KTP Anda Sekarang
  • Kuliner Bandung yang Tak Lekang Zaman, 4 Lotek Legendaris Ini Masih Diburu Wisatawan
  • Persib Kumpulkan Kekuatan Baru, Reuni Berguinho dan Peralta Bisa Jadi Ancaman Lawan
  • Spanyol Juara Dunia! 2 Juta Fans Tumpah ke Jalan Madrid, Tapi 7 Orang Malah Ditangkap Polisi
  • Warga Bandung Pasti Tahu! 5 Sate Legendaris Ini Jadi Surga Pecinta Kuliner Malam
  • Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Segera Cek NIK KTP Anda, Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta!
  • Persib Tak Main-main! Igor Tolic Putuskan Rotasi Besar demi Taklukkan Arema di Piala Presiden 2026
  • Misi Baru Timnas Indonesia: Debut John Herdman dan Ambisi Akhiri Kutukan Runner-up Piala AFF 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Dua Buah Labu Siam: Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Tetangga Sendiri

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 14:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Penganiayaan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden memilukan terjadi di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, di mana nyawa seorang pria melayang hanya karena urusan hasil kebun yang tak seberapa. Minta (56), mengembuskan napas terakhirnya setelah menjadi korban amukan tetangganya sendiri, Ujang Ahmad (41), yang tersulut emosi sesaat.

Ketegangan bermula pada Sabtu (28/2), saat Ujang mendapati korban mengambil labu siam dari lahan garapannya tanpa permisi. Tak terima, pelaku mengejar korban hingga ke kediamannya. Di depan rumah itulah, adu mulut pecah dan berujung pada aksi kekerasan fisik yang brutal.

Didesak Mengaku hingga Tak Berdaya

Kanit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Muslikan, mengungkapkan bahwa pelaku secara membabi buta menghajar korban untuk memaksanya memberikan pengakuan.

“Korban dipukuli hingga mengalami muntah-muntah. Pelaku meminta korban mengaku kaitan dugaan aksi pencurian labu siam di kebunnya,” kata dia, Selasa (3/3/2026).

Aksi keji tersebut baru berhenti setelah warga sekitar turun tangan untuk melerai. Dalam kondisi fisik yang sudah goyah dan sempoyongan, korban akhirnya mengakui perbuatannya.

“Setelah berhasil dilerai kemudian korban mengakui mengambil 2 buah labu siam dan menunjuk kepada adiknya dan pelaku yang telah menganiaya dirinya,” kata dia.

Kondisi Memburuk di Rumah Sakit

Meski sempat mendapatkan perawatan medis, luka dalam yang diderita Minta ternyata sangat fatal. Setelah berjuang selama dua hari di ruang perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) petang.

Ipda Muslikan menjelaskan bahwa kesehatan korban terus merosot sejak hari pertama masuk rumah sakit.

“Korban meninggal bukan saat kejadian, tapi dua hari setelah dirawat di rumah sakit tepatnya pada Senin (2/3/2026) petang. Sejak awal masuk rumah sakit, kondisinya memang sudah dipenuhi lebam dan pusing. Kemudian terus memburuk kondisinya, hingga akhirnya meninggal dunia,” kata dia.

Pelaku Terancam Hukuman Berat

Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan Ujang Ahmad sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

“Pelaku sudah kami amankan. Sekarang sedang diperiksa lebih lanjut,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif utama pelaku adalah kekesalan yang menumpuk karena merasa hasil kebunnya sering hilang.

“Alasannya emosi, korban berulangkali mengambil labu atau hasil kebun yang digarapnya. Jadi begitu ketahuan ada yang ngambil, langsung dikejar,” kata dia.

Kini, kasus “labu siam maut” ini ditangani sepenuhnya oleh Polsek Cugenang untuk mengungkap detail lebih lanjut di balik aksi main hakim sendiri tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur Cugenang Kabar Duka Kriminal labu siam main hakim sendiri penganiayaan Polsek Cugenang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

BPNT Juli 2026 Resmi Cair! KPM Bisa Dapat Rp600 Ribu, Cek NIK KTP Anda Sekarang

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Segera Cek NIK KTP Anda, Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta!

Ilustrasi begal

Begal Mengganas di Jabar, Polisi Beri Lampu Hijau Warga Bertindak Tegas, Ini Syaratnya

Sidang Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut Masuki Babak Krusial, Keabsahan Alat Bukti Dipertanyakan

Tak Terima Hasil Laundry, Emak-emak Bikin Keributan di Bandung

Emak Gila

Bos Judol Asal Purwakarta Kabur ke Vietnam, Polisi Gandeng NCB Interpol Buru Tersangka

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.