Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Dua Buah Labu Siam: Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Tetangga Sendiri

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 14:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Penganiayaan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden memilukan terjadi di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, di mana nyawa seorang pria melayang hanya karena urusan hasil kebun yang tak seberapa. Minta (56), mengembuskan napas terakhirnya setelah menjadi korban amukan tetangganya sendiri, Ujang Ahmad (41), yang tersulut emosi sesaat.

Ketegangan bermula pada Sabtu (28/2), saat Ujang mendapati korban mengambil labu siam dari lahan garapannya tanpa permisi. Tak terima, pelaku mengejar korban hingga ke kediamannya. Di depan rumah itulah, adu mulut pecah dan berujung pada aksi kekerasan fisik yang brutal.

Didesak Mengaku hingga Tak Berdaya

Kanit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Muslikan, mengungkapkan bahwa pelaku secara membabi buta menghajar korban untuk memaksanya memberikan pengakuan.

“Korban dipukuli hingga mengalami muntah-muntah. Pelaku meminta korban mengaku kaitan dugaan aksi pencurian labu siam di kebunnya,” kata dia, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:  Brutal! Pria di Bandung Diserang Orang Tak Dikenal hingga Luka Parah

Aksi keji tersebut baru berhenti setelah warga sekitar turun tangan untuk melerai. Dalam kondisi fisik yang sudah goyah dan sempoyongan, korban akhirnya mengakui perbuatannya.

“Setelah berhasil dilerai kemudian korban mengakui mengambil 2 buah labu siam dan menunjuk kepada adiknya dan pelaku yang telah menganiaya dirinya,” kata dia.

Kondisi Memburuk di Rumah Sakit

Meski sempat mendapatkan perawatan medis, luka dalam yang diderita Minta ternyata sangat fatal. Setelah berjuang selama dua hari di ruang perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) petang.

Baca Juga:  Patut Dicontoh, Guru SD di Cianjur Ajarkan Murid Cara Cuci dan Setrika Baju

Ipda Muslikan menjelaskan bahwa kesehatan korban terus merosot sejak hari pertama masuk rumah sakit.

“Korban meninggal bukan saat kejadian, tapi dua hari setelah dirawat di rumah sakit tepatnya pada Senin (2/3/2026) petang. Sejak awal masuk rumah sakit, kondisinya memang sudah dipenuhi lebam dan pusing. Kemudian terus memburuk kondisinya, hingga akhirnya meninggal dunia,” kata dia.

Pelaku Terancam Hukuman Berat

Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan Ujang Ahmad sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Baca Juga:  Misteri 3 Tahun Menghilang, Pria Cianjur Ditemukan 'Linglung' di Lereng Gunung Salak

“Pelaku sudah kami amankan. Sekarang sedang diperiksa lebih lanjut,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif utama pelaku adalah kekesalan yang menumpuk karena merasa hasil kebunnya sering hilang.

“Alasannya emosi, korban berulangkali mengambil labu atau hasil kebun yang digarapnya. Jadi begitu ketahuan ada yang ngambil, langsung dikejar,” kata dia.

Kini, kasus “labu siam maut” ini ditangani sepenuhnya oleh Polsek Cugenang untuk mengungkap detail lebih lanjut di balik aksi main hakim sendiri tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur penganiayaan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.