Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Misteri Ukhti Mukena Pink, Video ‘No Sensor’ Viral yang Memicu Spekulasi Warganet

Jumat, 13 Maret 2026 12:00 WIB

John Herdman Kepincut Kapten Persib, Cek Statistik Marc Klok di Maung Bandung

Jumat, 13 Maret 2026 11:00 WIB

Hanya Ada di Indonesia! Marketing ‘Ngawur’ Aldi Taher Malah Bikin Burgernya Ludes dalam Sekejap

Jumat, 13 Maret 2026 10:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Ukhti Mukena Pink, Video ‘No Sensor’ Viral yang Memicu Spekulasi Warganet
  • John Herdman Kepincut Kapten Persib, Cek Statistik Marc Klok di Maung Bandung
  • Hanya Ada di Indonesia! Marketing ‘Ngawur’ Aldi Taher Malah Bikin Burgernya Ludes dalam Sekejap
  • Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Strategi Menjemput Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir
  • Hampers Jadi Mewah! 70 Koleksi Kartu Ucapan Idul Fitri 2026 Desain Estetik, Bisa Edit Sendiri
  • Maung Bandung Mengaum di ASEAN! Persib Resmi Jadi Klub Terbaik Indonesia, Lewati Persija
  • Timnas Indonesia Update: Haye Tinggalkan Persib, Hilgers Sinyal Kuat Comeback
  • THR Pensiunan PNS 2026 Sudah Cair, PT Taspen Pastikan Gaji April Segera Masuk Rekening
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 13 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi Dua Buah Labu Siam: Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Tetangga Sendiri

By Aga GustianaRabu, 4 Maret 2026 14:04 WIB2 Mins Read
Foto/Ilustrasi Penganiayaan.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden memilukan terjadi di Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, di mana nyawa seorang pria melayang hanya karena urusan hasil kebun yang tak seberapa. Minta (56), mengembuskan napas terakhirnya setelah menjadi korban amukan tetangganya sendiri, Ujang Ahmad (41), yang tersulut emosi sesaat.

Ketegangan bermula pada Sabtu (28/2), saat Ujang mendapati korban mengambil labu siam dari lahan garapannya tanpa permisi. Tak terima, pelaku mengejar korban hingga ke kediamannya. Di depan rumah itulah, adu mulut pecah dan berujung pada aksi kekerasan fisik yang brutal.

Didesak Mengaku hingga Tak Berdaya

Kanit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Muslikan, mengungkapkan bahwa pelaku secara membabi buta menghajar korban untuk memaksanya memberikan pengakuan.

“Korban dipukuli hingga mengalami muntah-muntah. Pelaku meminta korban mengaku kaitan dugaan aksi pencurian labu siam di kebunnya,” kata dia, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:  Viral! Gadis Cantik Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Korban Dipenuhi Luka Memar

Aksi keji tersebut baru berhenti setelah warga sekitar turun tangan untuk melerai. Dalam kondisi fisik yang sudah goyah dan sempoyongan, korban akhirnya mengakui perbuatannya.

“Setelah berhasil dilerai kemudian korban mengakui mengambil 2 buah labu siam dan menunjuk kepada adiknya dan pelaku yang telah menganiaya dirinya,” kata dia.

Kondisi Memburuk di Rumah Sakit

Meski sempat mendapatkan perawatan medis, luka dalam yang diderita Minta ternyata sangat fatal. Setelah berjuang selama dua hari di ruang perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (2/3/2026) petang.

Baca Juga:  Rekomendasi 3 Tempat Makan Lesehan di Cianjur, Dijamin Bikin Nagih

Ipda Muslikan menjelaskan bahwa kesehatan korban terus merosot sejak hari pertama masuk rumah sakit.

“Korban meninggal bukan saat kejadian, tapi dua hari setelah dirawat di rumah sakit tepatnya pada Senin (2/3/2026) petang. Sejak awal masuk rumah sakit, kondisinya memang sudah dipenuhi lebam dan pusing. Kemudian terus memburuk kondisinya, hingga akhirnya meninggal dunia,” kata dia.

Pelaku Terancam Hukuman Berat

Pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan Ujang Ahmad sesaat setelah kabar duka tersebut tersiar. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Baca Juga:  Ayah di Cianjur Tega Perkosa Anak Kandung Sejak SMP

“Pelaku sudah kami amankan. Sekarang sedang diperiksa lebih lanjut,” kata dia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif utama pelaku adalah kekesalan yang menumpuk karena merasa hasil kebunnya sering hilang.

“Alasannya emosi, korban berulangkali mengambil labu atau hasil kebun yang digarapnya. Jadi begitu ketahuan ada yang ngambil, langsung dikejar,” kata dia.

Kini, kasus “labu siam maut” ini ditangani sepenuhnya oleh Polsek Cugenang untuk mengungkap detail lebih lanjut di balik aksi main hakim sendiri tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur Cugenang Kabar Duka Kriminal labu siam main hakim sendiri penganiayaan Polsek Cugenang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi PNS.

THR Pensiunan PNS 2026 Sudah Cair, PT Taspen Pastikan Gaji April Segera Masuk Rekening

Puasa Hari ke-23 Ramadhan di Bandung: Waktu Imsak Terbaru

Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas

Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK: Pakai Rompi Oranye Nomor 129 Usai Diperiksa 5 Jam

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.