bukamata.id – Perayaan kemenangan Timnas Spanyol sebagai juara Piala Dunia 2026 berlangsung meriah di Kota Madrid. Jutaan suporter turun ke jalan untuk menyambut kedatangan skuad La Furia Roja setelah berhasil mengangkat trofi paling bergengsi dalam sepak bola dunia.
Meski berlangsung dengan suasana penuh kegembiraan, pesta kemenangan Spanyol tersebut tetap diwarnai sejumlah insiden. Polisi dilaporkan menangkap tujuh orang selama rangkaian perayaan di ibu kota Spanyol.
Menurut laporan media Spanyol La Razon, penangkapan dilakukan terkait beberapa kejadian yang muncul di tengah keramaian perayaan. Namun, secara keseluruhan, pesta juara Piala Dunia 2026 berjalan aman dan tidak terjadi insiden besar yang mengganggu jalannya acara.
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Argentina
Euforia besar di Madrid terjadi setelah Spanyol memastikan diri menjadi kampiun dunia untuk kedua kalinya.
Dalam pertandingan final Piala Dunia 2026, Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0. Duel sengit tersebut berlangsung di kawasan New York-New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026).
Gol tunggal kemenangan Spanyol dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 melalui babak perpanjangan waktu.
Gol tersebut memastikan Spanyol kembali menorehkan sejarah setelah sebelumnya pernah menjadi juara dunia pada 2010.
Keberhasilan menaklukkan Argentina membuat skuad asuhan Spanyol disambut layaknya pahlawan saat kembali ke tanah air.
Hampir 2 Juta Warga Madrid Rayakan Gelar Juara Dunia
Kedatangan Timnas Spanyol di Madrid langsung disambut lautan manusia.
Diperkirakan hampir 2 juta penggemar memenuhi jalan-jalan utama ibu kota untuk memberikan penghormatan kepada para pemain yang membawa pulang trofi Piala Dunia 2026.
Para pemain melakukan parade menggunakan bus atap terbuka yang melintasi sejumlah kawasan penting Madrid sebelum menuju lokasi puncak perayaan di Plaza de Cibeles.
Timnas Spanyol tiba di Madrid sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Rangkaian acara dimulai dengan agenda resmi bersama para pejabat negara.
Raja Felipe VI dan Perdana Menteri Sambut Timnas Spanyol
Sebelum mengikuti parade kemenangan, para pemain dan staf pelatih Timnas Spanyol menghadiri resepsi resmi yang digelar oleh Raja Felipe VI dan Perdana Menteri Pedro Sanchez.
Keduanya sebelumnya turut menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di stadion kawasan New York-New Jersey.
Dalam kesempatan tersebut, Raja Felipe VI memberikan apresiasi kepada seluruh pemain Spanyol atas perjuangan dan kekompakan mereka sepanjang turnamen.
Menurutnya, keberhasilan menjadi juara dunia tidak hanya lahir dari kemampuan individu, tetapi juga kerja sama seluruh anggota tim.
Parade Bus Terbuka Banjir Dukungan Suporter
Setelah acara resmi selesai, para pemain kemudian menaiki bus atap terbuka dari Istana Moncloa, kediaman resmi Perdana Menteri Spanyol.
Bus tersebut bergerak melewati pusat Kota Madrid dengan kawalan ketat aparat keamanan.
Sepanjang perjalanan, sekitar 1,8 juta suporter diperkirakan memadati jalur parade untuk melihat langsung para pemain yang membawa trofi Piala Dunia 2026.
Bendera Spanyol berkibar di berbagai sudut kota, sementara para pendukung menyanyikan lagu kebangsaan dan meneriakkan dukungan untuk La Furia Roja.
Plaza de Cibeles Jadi Pusat Pesta Juara Spanyol
Puncak perayaan berlangsung di Plaza de Cibeles.
Bus timnas tiba sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Saat itu, sekitar 120 ribu penggemar telah menunggu selama berjam-jam untuk menyambut para pemain.
Suasana semakin meriah dengan penampilan sejumlah penyanyi pop Spanyol yang menghibur para pendukung sebelum kedatangan skuad juara dunia.
Para pemain kemudian menyapa ribuan fans dan merayakan keberhasilan bersejarah tersebut bersama masyarakat Madrid.
Piala Dunia 2026 Cetak Sejarah dengan Format Baru
Piala Dunia 2026 menjadi salah satu edisi paling bersejarah dalam perjalanan turnamen sepak bola dunia.
Kompetisi yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 tersebut menjadi edisi pertama yang menggunakan format 48 peserta.
Selain itu, Piala Dunia 2026 juga menjadi turnamen pertama yang digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah melewati perjalanan panjang dan menutup turnamen dengan kemenangan dramatis atas Argentina di partai final.
Gelar tersebut membuat La Furia Roja kembali berada di puncak sepak bola dunia dan mempertegas status mereka sebagai salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah olahraga tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








