Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Kamis, 29 Oktober 2026 11:46 WIB

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di KBB, 14 Orang Alami Mual hingga Diare

By SusanaSenin, 14 September 2026 06:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi keracunan. (Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dugaan keracunan makanan kembali muncul dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sebanyak 14 orang dilaporkan mengalami sejumlah keluhan setelah mengonsumsi makanan dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang.

Laporan tersebut diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB pada Jumat (11/9/2026). Meski demikian, Dinkes belum memastikan makanan dari SPPG menjadi penyebab keluhan yang dialami para warga tersebut.

14 Orang Mengalami Keluhan

Kepala Dinkes KBB Lia N. Sukandar mengatakan, 14 orang mengalami sejumlah gejala, mulai dari mual, pusing, diare hingga demam.

Dari jumlah tersebut, enam pasien masih menjalani perawatan. Petugas kesehatan pun masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya keluhan tersebut.

Baca Juga:  Tak Ada Tindak Lanjut Pemerintah, Warga Cihideung Pakai Dana Urunan untuk Perbaiki Jalan

Dinkes belum dapat menyimpulkan adanya kaitan langsung antara keluhan yang dialami pasien dengan makanan MBG. Pasalnya, hingga saat ini petugas belum mengambil sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dinkes Telusuri Penyebab Dugaan Keracunan MBG

Penelusuran epidemiologis menjadi bagian penting dalam menangani dugaan keracunan MBG di KBB tersebut.

Petugas melakukan anamnesis atau wawancara medis terhadap para pasien untuk mengetahui riwayat konsumsi makanan dan waktu munculnya gejala.

Dari pemeriksaan awal, sebagian pasien diketahui mengonsumsi makanan pada Rabu dan Kamis. Informasi tersebut kemudian menjadi bagian dari penelusuran untuk mengetahui kemungkinan hubungan antara konsumsi makanan dengan keluhan yang muncul.

Baca Juga:  Kasus Keracunan Massal Bayangi Program MBG, Prabowo Janji Selesaikan dengan Baik

Hasil pemeriksaan lebih lanjut nantinya akan menentukan apakah makanan yang berasal dari SPPG berkaitan langsung dengan kejadian tersebut atau terdapat faktor lain yang menjadi pemicu.

Bukan Kasus Pertama di KBB

Munculnya dugaan keracunan makanan ini kembali menyoroti aspek keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bandung Barat.

Pada 2025, kejadian luar biasa keracunan massal juga terjadi di sejumlah wilayah KBB, terutama Cipongkor dan Cihampelas. Jumlah korban saat itu mencapai lebih dari 1.000 orang.

Baca Juga:  Bandung Barat Diguncang! Massa Tuding DPRD dan Pemkab Dikuasai Mafia Anggaran

Para penerima manfaat yang terdampak berasal dari berbagai kelompok, mulai dari murid PAUD hingga SMA serta ibu menyusui.

Sejumlah korban kala itu mengalami gejala seperti mual, muntah dan diare setelah mengonsumsi menu yang disediakan SPPG.

Kini, dugaan kasus kembali muncul di Padalarang. Namun, Dinkes KBB masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber keluhan 14 orang tersebut.

Dengan demikian, dugaan keracunan MBG di KBB belum dapat dipastikan sebagai kejadian yang disebabkan oleh makanan dari SPPG sebelum hasil pemeriksaan dan penelusuran epidemiologis selesai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat dugaan keracunan MBG keracunan MBG KBB Makan Bergizi Gratis MBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Awas Terjebak Macet! Ini Jalur Alternatif Saat Demo Mahasiswa Trisakti ke Istana

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.