Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!

Minggu, 14 Juni 2026 09:08 WIB

Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 06:00 WIB

Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Frans Putros Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Haaland, Mbappe hingga Sadio Mane!
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FC Mobile 14 Juni 2026 Terbaru, Ambil Paket Pemain OVR Tinggi dan Koin Gratis
  • Link Video Viral ‘Cut Salwa’ Ramai Diburu Netizen! Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Siber dan Hukum
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 14 Juni 2026 Terbaru, Banjir Skin Senjata Eksklusif dan Diamond Gratis
  • Waspada Bahaya Nirkabel: Soundbar Gaming Ini Bisa Diubah Jadi ‘Keyboard Hantu’ untuk Bobol Komputer Anda
  • Rekomendasi 10 Wisata Lembang Terbaru yang Lagi Hits, Agenda Liburan Seru Anti Ribet!
  • Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Malam 1 Suro dan 1 Muharram yang Jarang Diketahui
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

28 Siswa SD di Cianjur Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, 11 Dirujuk ke Rumah Sakit

By Aga GustianaSelasa, 27 Januari 2026 18:30 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebanyak 28 siswa SDN Wargasari di Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, mengalami gejala keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Dari jumlah tersebut, 11 siswa harus dirujuk ke rumah sakit karena demam dan muntah yang tidak kunjung membaik.

Salah seorang orang tua, Indah (34), menceritakan bahwa anaknya yang duduk di kelas 6 mulai mengeluhkan mual dan pusing pada Selasa (27/1) pagi. Setibanya di rumah, gejala muntah-muntah semakin sering muncul.

“Katanya di sekolah muntah, kemudian diantar pulang. Setelah sampai rumah, muntahnya makin sering. Ternyata teman-temannya juga mengalami hal serupa hingga akhirnya diminta berkumpul di sekolah untuk dibawa ke puskesmas,” ungkap Indah.

Menurut Indah, gejala muncul setelah anak-anak mengonsumsi MBG. Ia menambahkan bahwa salah satu menu makanan tercium bau tidak sedap.

Baca Juga:  Viral! Pemuda Asal Cianjur Nekat Gunting Alat Kelamin Sendiri

“Menunya tahu, sayur, dan daging ayam bumbu. Kata anak saya, ayamnya berbau. Bahkan di menu sebelumnya ditemukan belatung,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kadupandak, Suryana, mengatakan hingga pukul 15.00 WIB tercatat 28 siswa mengeluhkan muntah, mual, pusing, dan demam.

“Pasien berdatangan sejak pukul 09.00 WIB dengan gejala serupa. Dari total 28 siswa yang dibawa ke puskesmas, 11 di antaranya dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya tak kunjung menunjukkan perbaikan,” ujar Suryana. Ia menambahkan, sejumlah siswa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  BGN Perketat Eksekusi MBG Nasional, Semua Dapur Wajib Terapkan SOP Gizi dan Higienitas

Di sisi lain, Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Uji laboratorium tengah dijalankan untuk memastikan penyebab pasti keracunan.

“Penyebabnya masih kami selidiki. Belum tentu akibat MBG, karena ada siswa yang makan tapi tidak bergejala, dan ada juga yang tidak makan tapi justru muntah dan diare. Kami sudah mengirimkan sampel muntahan ke laboratorium,” jelas Deden.

Sementara itu, Kepala SPPG Gandasari, Gungun Muparih, membantah bahwa MBG menjadi sumber keracunan. Ia menegaskan siswa yang tidak mengonsumsi MBG pun mengalami gejala yang sama.

Baca Juga:  PBNU Wanti-wanti Wacana Penggunaan Dana Zakat untuk Makan Bergizi Gratis

Terkait laporan belatung sebelumnya, Gungun menyebut hal itu berasal dari buah, bukan daging.

“Tidak ada kelalaian dalam quality control. Setiap buah dan makanan kami cek. Kemungkinan belatung itu dari dalam buah sehingga tidak terlihat secara kasatmata. Namun, semua sudah kami tarik begitu ada laporan tersebut,” pungkas Gungun.

Kasus ini masih dalam pengawasan pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti, sambil tetap memberikan perawatan maksimal kepada siswa yang terdampak.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur Keracunan Siswa Makan Bergizi Gratis MBG SDN Wargasari
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.