Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Klaim Segera! Deretan Kode Redeem FF Terbaru 23 Juli 2026 untuk Dapatkan Berbagai Hadiah Menarik Gratis

Kamis, 23 Juli 2026 01:00 WIB

Wajib Tahu! Perbedaan SIGNAL, SAMBARA, dan KiosK Samsat yang Bisa Mengubah Proses Pajak Kendaraan

Rabu, 22 Juli 2026 21:41 WIB

Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat

Rabu, 22 Juli 2026 21:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Segera! Deretan Kode Redeem FF Terbaru 23 Juli 2026 untuk Dapatkan Berbagai Hadiah Menarik Gratis
  • Wajib Tahu! Perbedaan SIGNAL, SAMBARA, dan KiosK Samsat yang Bisa Mengubah Proses Pajak Kendaraan
  • Keyboard Masa Depan? Codex Micro Buatan OpenAI Bisa Atur AI, Debugging, hingga Coding Lebih Cepat
  • Bikin Bobotoh Tak Sabar! Begini Cerita Berguinho Meyakinkan Mariano Peralta Gabung Persib
  • PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor
  • Bandung Punya Destinasi Seafood Istimewa! Kurnia Seafood Sajikan Rasa Laut Segar
  • Persib Resmi Berpisah dengan Ferdiansyah, Ini Alasan Maung Bandung Melepas Sang Wonderkid
  • Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 23 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Begal Mengganas di Jabar, Polisi Beri Lampu Hijau Warga Bertindak Tegas, Ini Syaratnya

By SusanaSelasa, 21 Juli 2026 19:43 WIB4 Mins Read
Ilustrasi begal
Ilustrasi begal motor. (humas.porli.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Maraknya aksi begal di Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir membuat kepolisian mengambil langkah serius. Polda Jawa Barat menegaskan akan melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Tidak hanya polisi, masyarakat juga diperbolehkan melakukan upaya perlindungan diri ketika menghadapi aksi begal, namun tetap dengan batasan yang tidak melanggar hukum.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa arahan Kapolda Jabar menekankan pentingnya tindakan tegas terhadap pelaku begal yang mengancam keselamatan warga.

“Upaya kita yang pertama adalah perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur jelas ya. Dan ini tidak hanya kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh, dengan catatan tadi itu juga tegas terukur, jangan sampai matilah, bahasanya ya,” ujar Hendra di Mapolda Jabar, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk melakukan pembelaan ketika berada dalam situasi terancam. Namun, tindakan yang dilakukan harus tetap proporsional dan tidak berlebihan.

Polda Jabar Perkuat Patroli Malam Cegah Begal

Sebagai langkah pencegahan, Polda Jabar akan meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah wilayah yang dianggap rawan terjadi aksi kriminalitas, terutama pada malam hingga dini hari.

Hendra mengatakan patroli akan lebih difokuskan pada jam-jam rawan, khususnya sekitar pukul 00.00 WIB.

“Kita akan rutin melakukan patroli di berbagai wilayah, terutama pada malam hari. Jumlah personel yang turun juga akan kita pertebal,” katanya.

Pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku begal agar menghentikan aksinya.

“Kita ingatkan kepada para pelaku, sekecil apa pun yang memberikan teror kepada masyarakat akan kita tindak tegas,” tegas Hendra.

Menurutnya, aksi begal tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga mengancam keselamatan dan nyawa masyarakat yang menjadi korban.

19 Kasus Begal Viral di Jabar Berhasil Diungkap Polisi

Berdasarkan data Polda Jabar, terdapat sedikitnya 19 kasus begal yang viral di media sosial dalam beberapa bulan terakhir.

Kasus-kasus tersebut terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat. Hendra memastikan seluruh pelaku dalam kasus yang menjadi perhatian publik itu telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Salah satu kasus terbaru terjadi di Flyover Kopo, Kota Bandung, pada 19 Juli 2026.

Dalam kejadian tersebut, seorang warga yang hendak berangkat bekerja menjadi korban aksi begal saat melintas di kawasan tersebut.

Korban tiba-tiba dipepet oleh dua pelaku yang membawa senjata tajam. Pelaku kemudian merampas telepon genggam dan sepeda motor milik korban.

“Pelaku bernama RP dan FF ini telah menghadang korban. HP dan motor korban sempat dirampas. Kemudian dari Satreskrim Polrestabes Bandung sudah kita tangkap dalam waktu kurang lebih tiga jam,” jelas Hendra.

Kecepatan polisi menangkap pelaku menjadi salah satu bentuk keseriusan aparat dalam menangani kejahatan jalanan di wilayah Bandung.

Begal Cikawao Bandung Rampas Motor Ojol dengan Senjata Tajam

Selain kasus Flyover Kopo, kasus begal juga terjadi di kawasan Cikawao, Kota Bandung, pada 17 Juni 2026.

Dalam kejadian tersebut, pelaku menyasar seorang pengemudi ojek online (ojol). Pelaku menggunakan senjata tajam saat melakukan aksinya.

Korban sempat kehilangan ponsel dan sepeda motor akibat aksi tersebut.

Namun, pelaku tidak dapat melarikan diri terlalu jauh. Polisi berhasil melakukan penangkapan tidak lama setelah laporan diterima.

“Dia menggunakan senjata tajam dan pelaku ini panik lalu melarikan diri. Alhamdulillah juga sudah ditangkap dalam waktu kurang lebih 35 menit setelah laporan masuk,” ujar Hendra.

Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut menunjukkan bahwa respons cepat aparat menjadi faktor penting dalam menekan angka kriminalitas jalanan.

Miris, Pelaku Begal di Cianjur Ternyata Masih Anak Sekolah

Kasus lain yang menjadi perhatian terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada awal Juli 2026.

Aksi begal tersebut menyasar sejumlah remaja yang masih berstatus sebagai pelajar.

Yang mengejutkan, para pelaku ternyata juga masih duduk di bangku sekolah.

Menurut Hendra, para pelaku merupakan kelompok anak sekolah yang melakukan aksi tersebut saat sedang berlibur.

“Komplotan pelaku ternyata merupakan anak sekolah yang sedang berlibur. Mereka sengaja berkeliling dini hari menggunakan senjata tajam,” ungkapnya.

Fakta tersebut menambah keprihatinan karena aksi kriminal jalanan tidak hanya dilakukan oleh pelaku dewasa, tetapi juga melibatkan anak di bawah umur.

Polisi Minta Orang Tua dan Masyarakat Ikut Awasi Anak Muda

Polda Jabar menilai maraknya kasus begal yang melibatkan remaja menjadi perhatian serius. Pengawasan keluarga dan lingkungan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah anak terlibat tindak kriminal.

Selain melakukan penindakan hukum, kepolisian juga terus melakukan upaya pencegahan melalui patroli, edukasi masyarakat, serta koordinasi dengan berbagai pihak.

Polda Jabar berharap masyarakat tidak takut melapor apabila menemukan aksi kriminalitas atau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Dengan peningkatan patroli dan tindakan tegas terhadap pelaku, kepolisian berharap angka kejahatan jalanan di Jawa Barat dapat ditekan dan masyarakat kembali merasa aman saat beraktivitas, terutama pada malam hari.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi begal terbaru begal bandung begal Jawa Barat Polda Jabar polisi tindak tegas begal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH Tahap 3 dan BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Simak Cara Cek Penerima Tanpa Datang ke Kantor

Heboh Aksi Pamer Liburan Mewah hingga Timbun BBM, Anak Pejabat Gayo Lues Tuai Sorotan

Resmi! Cek Bansos Kini Bisa Lewat Portal Perlinsos, Ini Panduan Lengkapnya

Kepala BGN Sudaryono Akui Ada Masalah Tata Kelola Program MBG, Siap Dukung Penegakan Hukum

Terobosan Baru BKN: Uji Coba Kebijakan Kerja Dekat Rumah untuk Tekan Pengeluaran ASN

Pemkot Bandung Kaji Rekayasa Lalu Lintas Jelang Pembangunan BRT, Jalan Ahmad Yani Berpotensi Jadi Satu Arah

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Uji Sah Status Tersangka, Eks Pengurus Gereja Ajukan Praperadilan ke PN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.