Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Bandung Pasti Tahu! 5 Sate Legendaris Ini Jadi Surga Pecinta Kuliner Malam

Selasa, 21 Juli 2026 20:47 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Segera Cek NIK KTP Anda, Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta!

Selasa, 21 Juli 2026 20:34 WIB

Persib Tak Main-main! Igor Tolic Putuskan Rotasi Besar demi Taklukkan Arema di Piala Presiden 2026

Selasa, 21 Juli 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Bandung Pasti Tahu! 5 Sate Legendaris Ini Jadi Surga Pecinta Kuliner Malam
  • Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Segera Cek NIK KTP Anda, Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta!
  • Persib Tak Main-main! Igor Tolic Putuskan Rotasi Besar demi Taklukkan Arema di Piala Presiden 2026
  • Misi Baru Timnas Indonesia: Debut John Herdman dan Ambisi Akhiri Kutukan Runner-up Piala AFF 2026
  • Langsung Hijaban dan Siap Sungkem! Mala Agatha dan Icha Chellow Ngaku Salah Usai Disomasi!
  • Begal Mengganas di Jabar, Polisi Beri Lampu Hijau Warga Bertindak Tegas, Ini Syaratnya
  • Siap-siap Sengit! Ini Rincian Jadwal dan Pembagian Grup Piala Presiden 2026
  • Gelontoran Pemain Bintang! Mengintip Valuasi Pasar 7 Rekrutan Anyar Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tak Terima Hasil Laundry, Emak-emak Bikin Keributan di Bandung

By SusanaSelasa, 21 Juli 2026 16:07 WIB3 Mins Read
Viral emak-emak mengamuk di sebuah laundry koin di Cikutra, Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang memperlihatkan keributan di sebuah gerai laundry koin di kawasan Cikutra, Kota Bandung, viral di media sosial. Insiden tersebut menyita perhatian publik setelah seorang perempuan yang disebut sebagai pelanggan meluapkan amarahnya kepada karyawan laundry karena merasa hasil cucian pakaian anaknya tidak bersih.

Video yang diunggah akun @infobandungbaratcimahi itu memperlihatkan suasana tegang di dalam gerai laundry. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh keluhan pelanggan terhadap noda getah yang masih menempel pada pakaian anaknya meski telah dicuci menggunakan mesin laundry.

Menurut narasi dalam video, pelanggan tersebut tidak hanya menyampaikan protes, tetapi juga diduga meminta karyawan untuk menyikat pakaian tersebut secara manual selama sekitar 25 menit agar noda benar-benar hilang.

“Kurang ajar nyuruh orang ngucek 25 menit, cuma gara-gara baju anaknya masih kotor,” ujar perekam video.

Keributan Berawal dari Keluhan Hasil Cucian

Berdasarkan informasi yang beredar, pelanggan merasa kecewa karena pakaian anaknya masih memiliki noda membandel setelah melalui proses pencucian.

Namun, permintaan agar karyawan mencuci ulang secara manual dinilai tidak wajar oleh sejumlah orang yang berada di lokasi.

Situasi yang awalnya hanya berupa komplain pelanggan kemudian berubah menjadi adu mulut antara pelanggan dengan karyawan laundry.

Karyawan disebut tetap berusaha menghadapi komplain tersebut, tetapi emosi pelanggan semakin meningkat.

Pelanggan Lain Mencoba Melerai

Di tengah keributan, seorang pelanggan perempuan yang sedang berada di lokasi berusaha menenangkan situasi.

Ia mencoba memberikan pengertian kepada pelanggan yang marah karena merasa kasihan terhadap karyawan laundry yang terus dimarahi.

Namun, niat baik tersebut justru memicu konflik baru.

Menurut narasi dalam video, perempuan yang mencoba melerai justru mendapat respons berupa kata-kata kasar.

Perselisihan pun semakin memanas hingga melibatkan pelanggan yang merekam kejadian tersebut.

Berujung Dugaan Kekerasan, Pelanggan Alami Luka Cakaran

Keributan tidak berhenti saat pelanggan yang marah hendak meninggalkan lokasi.

Ketika perempuan tersebut menuju sepeda motornya, situasi kembali memanas hingga diduga terjadi aksi kekerasan.

Akibat insiden tersebut, pelanggan yang sebelumnya berusaha membantu dilaporkan mengalami luka cakaran pada bagian tangan.

Belum diketahui apakah kejadian itu telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pengelola laundry maupun pihak terkait mengenai kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Warganet Ramai Beri Tanggapan

Video keributan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet.

Banyak yang menyayangkan sikap pelanggan yang dinilai berlebihan dalam menyampaikan keluhan.

Ada pula yang menilai bahwa noda tertentu memang memerlukan perlakuan khusus dan tidak selalu bisa hilang hanya dengan proses pencucian menggunakan mesin.

Beberapa komentar warganet di antaranya berbunyi:

“Udah tolak aja si ibunya kalau datang lagi, blacklist aja daripada bikin customer lain nggak nyaman.”

Komentar lain menyebut:

“Sadar diri aja lah, nggak semua baju bisa dimasukin ke laundry. Ada noda yang memang harus treatment khusus.”

Sementara warganet lainnya menulis:

“Kalau mau benar-benar bersih ya cuci sendiri. Laundry koin bukan jasa pencucian khusus untuk semua jenis noda.”

Noda Membandel Memang Butuh Penanganan Khusus

Dalam praktik pencucian pakaian, noda seperti getah, cat, oli, tinta, atau lem umumnya membutuhkan pre-treatment atau penanganan khusus sebelum dicuci menggunakan mesin.

Laundry koin pada umumnya menyediakan fasilitas mesin cuci dan pengering yang dioperasikan sendiri oleh pelanggan, sehingga hasil pencucian juga dipengaruhi oleh jenis deterjen, metode pencucian, serta karakter noda yang menempel pada pakaian.

Karena itu, tidak semua noda dapat hilang hanya dalam satu kali proses pencucian menggunakan mesin.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, identitas para pihak yang terlibat dalam insiden tersebut belum diungkap, dan belum ada informasi resmi mengenai tindak lanjut kasus tersebut dari aparat berwenang maupun pengelola laundry.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Viral emak emak ngamuk laundry laundry koin Cikutra viral laundry Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH-BPNT Juli 2026 Mulai Cair, Segera Cek NIK KTP Anda, Bisa Dapat hingga Rp2,7 Juta!

Ilustrasi begal

Begal Mengganas di Jabar, Polisi Beri Lampu Hijau Warga Bertindak Tegas, Ini Syaratnya

Sidang Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut Masuki Babak Krusial, Keabsahan Alat Bukti Dipertanyakan

Emak Gila

Bos Judol Asal Purwakarta Kabur ke Vietnam, Polisi Gandeng NCB Interpol Buru Tersangka

Ilustrasi begal

Teror Begal Hantui Jawa Barat, Polisi Ungkap 24 Kasus Selama Juli 2026

Polisi Bongkar Markas Judol di Purwakarta, Omzet Capai Rp96 Miliar

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.