Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 22:18 WIB

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Jumat, 2 Oktober 2026 21:53 WIB

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Jumat, 2 Oktober 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi
  • Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas
  • Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara
  • Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027
  • Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung
  • Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2
  • Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut
  • Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai

By Aga GustianaSelasa, 5 Mei 2026 19:49 WIB2 Mins Read
Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, M Faizin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masalah banjir tahunan yang menghantui warga Pondok Gede Permai (PGP), Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang melalui konsep hunian adaptif. Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, M Faizin, memberikan apresiasi sekaligus mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperluas cakupan pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak.

Langkah ini dinilai mendesak mengingat jumlah hunian yang tersedia saat ini masih jauh dari kata cukup untuk mengkaver seluruh kepala keluarga yang membutuhkan.

Kuota Masih Terbatas, Puluhan Warga Mengantre

Berdasarkan data di lapangan, kebutuhan akan hunian anti-banjir ini masih sangat tinggi. Hingga tahun 2026, progres pembangunan baru menyentuh angka belasan unit, sementara puluhan warga lainnya masih menunggu giliran.

  • Tahun Sebelumnya: Berhasil diselesaikan sebanyak 8 unit.
  • Tahun 2026: Target pembangunan menyasar 10 unit baru.
  • Sisa Kebutuhan: Kurang lebih 80 warga terdampak masih sangat mengharapkan bantuan serupa.

“Kami berharap program ini bisa terus dikembangkan agar seluruh warga terdampak banjir dapat merasakan solusi yang sama. Sehingga dampak banjir bisa diminimalisir secara signifikan,” tegas M Faizin setelah meninjau langsung proyek tersebut di Bekasi, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:  Di Tengah Narasi Efisiensi, Pemprov Jabar Anggarkan Rp715 Juta untuk Mobil Walpri Wagub

Konsep Hunian Aman di Wilayah Langganan Banjir

Pemilihan desain rumah panggung bukan tanpa alasan. Kawasan PGP merupakan wilayah yang secara geografis sangat rentan terendam air setiap kali musim penghujan tiba. Dengan rumah panggung, warga tidak perlu lagi merasa was-was kehilangan harta benda atau mengungsi setiap saat.

Baca Juga:  Serahkan SK Pensiun, Bey Harap 180 ASN Pemprov Jabar Tetap Berkontribusi Dalam Bentuk Pengabdian

“Daerah ini langganan banjir setiap tahun, dengan konsep rumah panggung ini diharapkan warga tetap aman meskipun air menggenangi bagian bawah rumah,” tambah Faizin.

Keunggulan Teknologi dan Spesifikasi Bangunan

Program besutan Pemprov Jabar ini mengalokasikan anggaran sekitar Rp125 juta per unit. Meski mengusung konsep tradisional “panggung”, material yang digunakan sudah sangat modern dan memenuhi standar keamanan tinggi.

  • Material: Menggunakan beton pracetak berstandar Nasional (SNI).
  • Efisien: Struktur utama rumah bisa terpasang hanya dalam waktu dua hari.
  • Daya Tampung: Bagian bawah rumah yang terbuka dapat dialihfungsikan oleh warga sebagai area tambahan yang produktif.
Baca Juga:  Penyebaran NII Merata, Wagub Erwan: Pendidikan Moral Diperkuat untuk Lindungi Generasi Muda

“Proses pemasangan struktur utama bahkan bisa dilakukan hanya dalam dua hari, dan secara keseluruhan pembangunan selesai dalam waktu sekitar empat bulan hingga siap dihuni,” pungkas politisi tersebut mengakhiri penjelasannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bekasi DPRD Jabar Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027

Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung

BSU Kemnaker

Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.