Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Kamis, 13 Agustus 2026 19:18 WIB

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Kamis, 13 Agustus 2026 18:34 WIB

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Kamis, 13 Agustus 2026 18:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM
  • Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah
  • Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan
  • Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!
  • Persib Bandung Lepas Gelandang Muda Adzikry Fadlilah ke Persijap Jepara
  • Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini
  • Chelsea Beri Deadline Manchester City, Enzo Fernandez Dibanderol Rp2,8 Triliun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

By SusanaSelasa, 5 Mei 2026 20:38 WIB3 Mins Read
Ilustrasi OJK. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Maraknya kasus penipuan digital dan transaksi keuangan ilegal di Indonesia mendorong hadirnya sistem terpadu bernama Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Lembaga ini menjadi forum koordinasi nasional yang dipimpin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas PASTI untuk mempercepat penanganan laporan korban penipuan.

IASC hadir sebagai solusi terintegrasi yang menghubungkan laporan korban secara cepat dengan berbagai lembaga keuangan seperti bank, dompet digital (e-wallet), hingga penyedia layanan pembayaran lainnya.

Apa Itu IASC?

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) merupakan pusat koordinasi nasional yang berfungsi untuk mempercepat respons terhadap kasus penipuan transaksi keuangan.

Melalui sistem digital terpusat, laporan korban dapat langsung ditindaklanjuti oleh lembaga keuangan terkait untuk dilakukan pemblokiran rekening pelaku serta penelusuran aliran dana.

Langkah Penting Jika Menjadi Korban Penipuan

Bagi masyarakat yang baru saja menjadi korban penipuan, terdapat dua langkah penting yang harus segera dilakukan:

  1. Melapor ke IASC
    Melalui portal resmi IASC untuk mempercepat proses pemblokiran rekening pelaku.
  2. Melapor ke Kepolisian
    Membuat Laporan Polisi (LP) di kantor polisi terdekat untuk proses hukum lebih lanjut.

Korban juga diimbau untuk menyiapkan bukti lengkap seperti bukti transfer, percakapan dengan pelaku, serta data rekening yang terlibat.

Cara Kerja IASC dalam Menangani Penipuan

Sistem kerja Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melibatkan tiga pihak utama:

  • Masyarakat sebagai pelapor
  • Lembaga keuangan (bank, e-wallet, e-commerce)
  • OJK sebagai pengawas

Alur penanganan dimulai dari laporan korban yang masuk melalui portal digital, kemudian diverifikasi oleh lembaga penerima laporan. Setelah valid, laporan diteruskan ke bank atau penyedia layanan yang memiliki rekening pelaku untuk segera dilakukan pemblokiran sementara.

Jika ditemukan aliran dana lanjutan, sistem akan secara otomatis meneruskan laporan ke lembaga keuangan berikutnya untuk dilakukan penelusuran berantai.

Tujuan Utama: Amankan Dana Korban Lebih Cepat

Tujuan utama IASC adalah melakukan penundaan transaksi secepat mungkin agar dana korban tidak hilang sepenuhnya. Selain itu, sistem ini juga berupaya mengoptimalkan pengembalian dana yang masih dapat diselamatkan.

Seluruh proses diawasi secara ketat oleh OJK dan dilakukan berdasarkan batas waktu (SLA) yang telah ditentukan agar penanganan kasus berjalan cepat dan efektif.

Siapa Saja yang Terlibat dalam IASC?

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melibatkan berbagai pihak penting, di antaranya:

  • Perbankan nasional
  • Penyedia jasa pembayaran (e-wallet)
  • Platform e-commerce
  • Lembaga pemerintah terkait

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sistem keamanan transaksi digital di Indonesia yang semakin meningkat penggunaannya.

Cara Melapor ke IASC

Sebelum melapor, korban disarankan menyiapkan:

  • Data diri lengkap
  • Data pelaku (jika tersedia)
  • Kronologi kejadian
  • Bukti transaksi dan komunikasi
  • Informasi rekening terkait

Semakin lengkap data yang diberikan, semakin cepat proses verifikasi dan penanganan dilakukan.

Harapan: Ruang Digital Lebih Aman

Dengan hadirnya Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih terlindungi dari ancaman penipuan digital yang semakin kompleks.

Sistem ini menjadi langkah penting dalam memperkuat keamanan transaksi keuangan nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem digital Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

blokir rekening penipu cara lapor penipuan online IASC Indonesia Anti-Scam Centre keamanan digital Indonesia OJK Satgas PASTI penipuan online Indonesia scam transaksi keuangan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Klaim Investasi Jabar Berpotensi Serap 800 Ribu Tenaga Kerja, Soroti Kesiapan SDM

Diduga Jadi Korban Begal, Siswi SMA di Karawang Ditemukan Meninggal di Tepi Sawah

Bandar Narkoba ‘Bos Gendut’ Berhasil Diringkus Petugas Saat Perawatan Kecantikan

Langit Wonosobo Rusak? Tradisi Ratusan Tahun Berubah Jadi Ajang Politik, Netizen Marah Besar!

Kebakaran Hebat Gegerkan Panyileukan, Rumah Nyaris Ludes Dilalap Api

Uang Jajan Jadi Tabungan, Cara Sederhana Ajarkan Anak Kelola Keuangan Sejak Dini

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.