Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Selasa, 13 Oktober 2026 06:00 WIB

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Selasa, 13 Oktober 2026 05:00 WIB

Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau

Selasa, 13 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa
  • Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni
  • Bingung Cari Makan Malam di Sumedang? Ini 5 Tempat dengan Menu Lezat dan Harga Terjangkau
  • Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini
  • Jadwal Super Padat Bikin Pemain Tumbang, Thom Haye Buka Suara Soal Fasilitas Recovery Persib
  • Era Baru Pengajuan Bansos: Cukup Gunakan NIK KTP, Proses Verifikasi Cuma Hitungan Menit
  • Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari
  • Berusia Puluhan Tahun! Ini 6 Kuliner Legendaris Sukabumi yang Selalu Diincar Wisatawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

By SusanaSelasa, 5 Mei 2026 20:38 WIB3 Mins Read
Ilustrasi OJK. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Maraknya kasus penipuan digital dan transaksi keuangan ilegal di Indonesia mendorong hadirnya sistem terpadu bernama Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Lembaga ini menjadi forum koordinasi nasional yang dipimpin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas PASTI untuk mempercepat penanganan laporan korban penipuan.

IASC hadir sebagai solusi terintegrasi yang menghubungkan laporan korban secara cepat dengan berbagai lembaga keuangan seperti bank, dompet digital (e-wallet), hingga penyedia layanan pembayaran lainnya.

Apa Itu IASC?

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) merupakan pusat koordinasi nasional yang berfungsi untuk mempercepat respons terhadap kasus penipuan transaksi keuangan.

Melalui sistem digital terpusat, laporan korban dapat langsung ditindaklanjuti oleh lembaga keuangan terkait untuk dilakukan pemblokiran rekening pelaku serta penelusuran aliran dana.

Baca Juga:  Link Viral Diburu Warga! Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri' Terbongkar Bukan Kejadian Nyata

Langkah Penting Jika Menjadi Korban Penipuan

Bagi masyarakat yang baru saja menjadi korban penipuan, terdapat dua langkah penting yang harus segera dilakukan:

  1. Melapor ke IASC
    Melalui portal resmi IASC untuk mempercepat proses pemblokiran rekening pelaku.
  2. Melapor ke Kepolisian
    Membuat Laporan Polisi (LP) di kantor polisi terdekat untuk proses hukum lebih lanjut.

Korban juga diimbau untuk menyiapkan bukti lengkap seperti bukti transfer, percakapan dengan pelaku, serta data rekening yang terlibat.

Cara Kerja IASC dalam Menangani Penipuan

Sistem kerja Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melibatkan tiga pihak utama:

  • Masyarakat sebagai pelapor
  • Lembaga keuangan (bank, e-wallet, e-commerce)
  • OJK sebagai pengawas

Alur penanganan dimulai dari laporan korban yang masuk melalui portal digital, kemudian diverifikasi oleh lembaga penerima laporan. Setelah valid, laporan diteruskan ke bank atau penyedia layanan yang memiliki rekening pelaku untuk segera dilakukan pemblokiran sementara.

Baca Juga:  Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link 'Full 6 Menit' Jadi Sorotan

Jika ditemukan aliran dana lanjutan, sistem akan secara otomatis meneruskan laporan ke lembaga keuangan berikutnya untuk dilakukan penelusuran berantai.

Tujuan Utama: Amankan Dana Korban Lebih Cepat

Tujuan utama IASC adalah melakukan penundaan transaksi secepat mungkin agar dana korban tidak hilang sepenuhnya. Selain itu, sistem ini juga berupaya mengoptimalkan pengembalian dana yang masih dapat diselamatkan.

Seluruh proses diawasi secara ketat oleh OJK dan dilakukan berdasarkan batas waktu (SLA) yang telah ditentukan agar penanganan kasus berjalan cepat dan efektif.

Siapa Saja yang Terlibat dalam IASC?

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) melibatkan berbagai pihak penting, di antaranya:

  • Perbankan nasional
  • Penyedia jasa pembayaran (e-wallet)
  • Platform e-commerce
  • Lembaga pemerintah terkait
Baca Juga:  Video 'Guru Bahasa Inggris' Viral Picu Kekhawatiran Keamanan Digital, Netizen Diminta Waspada Link Palsu

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat sistem keamanan transaksi digital di Indonesia yang semakin meningkat penggunaannya.

Cara Melapor ke IASC

Sebelum melapor, korban disarankan menyiapkan:

  • Data diri lengkap
  • Data pelaku (jika tersedia)
  • Kronologi kejadian
  • Bukti transaksi dan komunikasi
  • Informasi rekening terkait

Semakin lengkap data yang diberikan, semakin cepat proses verifikasi dan penanganan dilakukan.

Harapan: Ruang Digital Lebih Aman

Dengan hadirnya Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih terlindungi dari ancaman penipuan digital yang semakin kompleks.

Sistem ini menjadi langkah penting dalam memperkuat keamanan transaksi keuangan nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem digital Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

keamanan digital Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Bansos Oktober–Desember 2026, Cek Nama Penerima Lewat HP dengan Cara Ini

Diduga Sempat Diberi Telur Mentah, Bayi Alena Meninggal pada Usia 28 Hari

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH hingga PIP 2026, Segini Nominal Bantuan dan Cara Cek Status Penerima secara Online

Nasib PMI Asal Cililin di Dubai Bikin Keluarga Cemas, Komunikasi Terputus usai Minta Pertolongan

Dikira Nyata, Aksi Heroik ODGJ Gagalkan Curanmor Ternyata Rekayasa AI

Misteri Pria Hilang di Cimahi Berakhir, Ditemukan Meninggal di Persawahan Cipatat

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.