Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

By Aga GustianaJumat, 18 September 2026 19:43 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Perselingkuhan. (Foto: iStockphoto/Motortion)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sukabumi digemparkan oleh drama perselingkuhan yang berujung pada penggerebekan di sebuah rumah kos wilayah Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Peristiwa ini menyeret dua oknum pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni seorang perempuan berinisial SSP yang bekerja di perusahaan air bersih Kabupaten Sukabumi, dan pria berinisial RP yang merupakan pegawai instansi pelat merah tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kasus pelakor dan perselingkuhan terselubung ini kini resmi berlanjut ke ranah hukum setelah suami sah korban melayangkan laporan pidana ke Polres Sukabumi Kota atas dugaan perzinaan.

Melalui tim kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Supriyanto & Rekan (KHS & Rekan), sang suami mengungkapkan bahwa prahara rumah tangga ini berawal dari gelagat ganjil istrinya. SSP disebut sering meninggalkan rumah serta mengabaikan kedua buah hati mereka tanpa alasan yang jelas.

Kecurigaan sang suami semakin kuat ketika mengetahui istrinya kerap menjalin kedekatan intens dengan RP, yang awalnya berkedok urusan kedinasan serta kemitraan antarlembaga keuangan dan instansi daerah.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Percepat Penanganan Bencana, 58 Titik Longsor Selesai Dibersihkan

“Kedekatan antara keduanya diduga terjalin akibat adanya hubungan kerja sama atau mitra antara BUMD Provinsi dengan BUMD Kabupaten Sukabumi. Intensitas pertemuan yang tinggi di luar batas kewajaran disebut memicu tindakan pembangkangan (nusyuz) oleh istri sah yang meninggalkan kediaman bersama tanpa izin suami,” jelas Supriyanto, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga:  Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Puncak dari rasa curiga tersebut akhirnya berbuah aksi penggerebekan langsung yang dibantu pihak kepolisian pada Senin (24/8) malam lalu. Betapa hancurnya hati sang suami saat memergoki istrinya sedang berduaan bersama RP di dalam kamar kos kawasan Cikole.

Lebih lanjut, pihak kuasa hukum membeberkan bahwa SSP diduga sering menyelinap menemui pria lain tersebut di tengah jam kerja. Ironisnya, oknum pegawai perempuan itu bahkan nekat mengenakan atribut resmi perusahaan daerah Kabupaten Sukabumi saat melancarkan aksinya, meski yang bersangkutan sudah menandatangani surat perjanjian keluarga sejak 6 Juni 2023 serta masih terikat tali perkawinan sah.

“Iya diduga sering bertemu dan mengunjungi laki-laki lain berkali-kali di saat jam kerja bersangkutan yang bukan mahramnya menggunakan atribut,” tambahnya.

Baca Juga:  Gempa Bumi Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi Minggu Siang

Tidak hanya menempuh jalur hukum di kepolisian, pihak korban juga mendesak manajemen masing-masing instansi tempat terduga pelaku bekerja agar memberikan sanksi terberat berupa pemecatan tidak hormat atas pelanggaran moral dan etika berat ini.

Menanggapi kasus yang tengah viral tersebut, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Hartono memberikan konfirmasi resmi. Ia menyatakan bahwa laporan dugaan tindak pidana asusila ini sudah diterima dan sedang didalami penyidik.

“Iya mbak, lagi proses penyelidikan. Dugaan perzinahan pasal 411 KUHP,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BUMD Sukabumi viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.