Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha

By Mulki AlbarSenin, 3 Agustus 2026 14:10 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung berencana menyusun aturan yang lebih ketat mengenai jam operasional tempat usaha sebagai tindak lanjut atas berbagai keluhan masyarakat, termasuk kebisingan yang ditimbulkan sejumlah lapangan padel.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan hingga saat ini Kota Bandung belum memiliki regulasi khusus yang mengatur batas waktu operasional berbagai jenis tempat usaha. Karena itu, Pemkot akan menyusun aturan baru agar terdapat kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi masyarakat.

“Jam operasional sampai sekarang aturannya belum ada. Tapi kita akan bikin aturan yang lebih ketat. Dan yang paling penting adalah peraturan tersebut kemudian bisa ditegakkan dan dipantau,” kata Farhan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (3/8/2026).

Menurut Farhan, regulasi tersebut bukan hanya mengatur jam operasional, tetapi juga memastikan adanya keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi usaha.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Serahkan Sapi Kurban Presiden RI Seberat 1,25 Ton

“Sehingga memberikan rasa keadilan kepada semua orang,” ujarnya.

Rencana penyusunan aturan tersebut muncul setelah Pemerintah Kota Bandung menangani keluhan warga terkait aktivitas lapangan padel di kawasan Surya Sumantri. Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang (Ciptabintar) Kota Bandung Rulli Subhanuddin mengatakan pihaknya telah memanggil pengelola sejak awal Juni 2026 untuk mencari solusi bersama.

Baca Juga:  Wali Kota Berkurban di Cicadas, Pancarkan Kebersamaan dan Gotong Royong

Dari hasil pembahasan, dugaan pelanggaran terkait brandgang tidak terbukti. Meski demikian, pengelola sepakat memundurkan bangunan sekitar satu meter agar tidak menimbulkan polemik. Selain itu, pengelola juga diminta mengatur jam operasional guna mengurangi gangguan terhadap warga sekitar.

Kepala Satpol PP Kota Bandung Bambang Sukardi menambahkan, pengelola lapangan padel juga telah menyampaikan komitmen untuk membatasi aktivitas hingga pukul 22.00 WIB serta memasang peredam suara. Meski demikian, Satpol PP tetap akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran kebisingan sesuai Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 3 Tahun 2026 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat.

Baca Juga:  Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga

Farhan berharap aturan jam operasional yang tengah disiapkan nantinya dapat menjadi pedoman bagi seluruh pelaku usaha di Kota Bandung. Menurutnya, pelaku usaha dengan skala investasi besar seharusnya mampu menyesuaikan operasional usahanya dengan kondisi lingkungan sekitar sehingga aktivitas ekonomi tetap berkembang tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.