Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya

Sabtu, 13 Juni 2026 15:18 WIB

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

Sabtu, 13 Juni 2026 14:03 WIB

Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!

Sabtu, 13 Juni 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya
  • Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta
  • Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!
  • Gara-gara SpaceX, Elon Musk Kini Jadi Orang Pertama dengan Harta Ribuan Triliun Dolar
  • Borong Hadiah Gratis! Cek 19 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Emas Antam Akhir Pekan Mulai Merangkak Naik, Cek Rincian Harga per Gram dan Aturan Pajak Terbaru
  • Gara-gara Mahar Rp13 Miliar, Persib Bandung Terpaksa Lepas Mariano Peralta ke Tangan Persija
  • Bikin Mewek! Sisi Lain Pernikahan Jennifer Coppen & Justin Hubner: Pelangi Setelah Badai Duka Masa Lalu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta

By Aga GustianaSabtu, 13 Juni 2026 14:03 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang protes orang tua murid terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK negeri di Jawa Barat memicu respons cepat dari pihak eksekutif. Merespons polemik tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan garansi biaya pendidikan gratis di sekolah swasta bagi calon siswa dari keluarga prasejahtera yang tersingkir dari jalur negeri.

Langkah ini diambil sebagai solusi konkret guna mengatasi keterbatasan daya tampung fasilitas pendidikan milik pemerintah yang memicu ketegangan selama masa Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB).

“Bagi yang tidak berkesempatan terpetakan di sekolah negeri, masih ada sekolah swasta. Bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjamin biaya pendidikan gratis untuk anak-anak miskin di sekolah-sekolah swasta,” kata KDM sapaan akrabnya dalam keterangan di Bandung, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga:  Berani Tampil di Tengah Demo Ricuh Bandung, Dedi Mulyadi Tuai Pro Kontra

Akui Kegagalan Pemerintah Sediakan Fasilitas Merata

Pernyataan ini dikeluarkan menyusul aksi viral seorang wali murid yang meluapkan kemarahan di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat karena anaknya terancam gagal masuk sekolah negeri. Menanggapi insiden tersebut, Dedi secara terbuka menyatakan bahwa luapan emosi warga adalah potret nyata dari belum meratanya fasilitas pendidikan di wilayahnya.

“Hari ini apabila banyak orang tua marah karena anak-anaknya tidak terpetakan di sekolah negeri, bukan kesalahan orang tua, tetapi kesalahan kami sebagai penyelenggara negara,” ujar Dedi.

Dedi tidak menampik bahwa ekosistem pendidikan milik Pemprov Jabar saat ini memang belum mampu menampung seluruh lulusan usia sekolah.

“Karena kami belum bisa menyiapkan sekolah negeri bagi seluruh rakyat, guru negeri bagi seluruh rakyat. Itu kesalahannya,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Fun Run Hari Bakti PU ke-79 Tingkat Jabar Berlangsung Meriah

Evaluasi Ketatnya Persaingan dan Masalah Sistem Zonasi

Lebih lanjut, Dedi menganalisis bahwa sengitnya persaingan SPMB di lapangan diperparah oleh pergerakan pendaftar dari luar wilayah pemetaan yang menyasar sekolah-sekolah tertentu, sehingga menggeser posisi calon siswa lokal.

“Tanpa pemetaan, anaknya mendapat saingan dari para pendaftar baru dan anak-anak yang tidak masuk ke sekolah tujuan sebelumnya, kemudian mendaftar di sekolah tersebut. Akibatnya anaknya mengalami penurunan peringkat sehingga orang tuanya merasa anaknya berpotensi tidak terpetakan di sekolah negeri,” katanya.

Mengenai insiden di kantor Disdik Jabar, Dedi mengungkapkan bahwa petugas sebenarnya sempat mencoba memfasilitasi keluhan orang tua yang bersangkutan, namun kendala komunikasi sempat terjadi di lapangan.

“Beliau bilang akan mencabut data, tetapi tidak memberikan data. Tapi tidak apa-apa. Pemerintah harus bersedia menerima emosi apa pun dari warganya. Yang penting, kita ingin memberikan layanan yang terbaik,” ucapnya.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Masih Menghantui, BMKG Bagikan Tips Berlindung dari Angin Puting Beliung

Respons Soal Usulan Kembalinya Parameter Nilai (NEM)

Menanggapi meluasnya aspirasi masyarakat yang menginginkan sistem seleksi dikembalikan pada parameter nilai akademis murni (seperti konsep NEM dahulu), Dedi mengaku secara pribadi sejalan dengan pemikiran tersebut demi penyederhanaan birokrasi. Kendati demikian, kuasa penuh regulasi berada di tangan Jakarta.

“Ketentuan tentang kelulusan dan ketentuan tentang masuk sekolah negeri semuanya sudah diatur oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kami hanya mengikuti ketentuan dan menyelaraskan apa yang ditetapkan kementerian,” ujarnya.

Sembari menutup keterangannya, orang nomor satu di Jawa Barat ini memberikan seloroh mengenai penyederhanaan regulasi jika dirinya memegang kendali penuh atas sistem tersebut.

“Kalau diberikan kewenangan kepada saya, akan saya buat semudah-mudahnya,” tutur Dedi menambahkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Jabar jawa barat negeri SPMB swasta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Cair Tahap 2, Ini Jadwal dan Cara Cek Penerima Resmi Kemensos

Semrawut SPMB 2026 & Aturan ‘Ekstrem’ Dedi Mulyadi: Ada Apa dengan Pendidikan Jawa Barat?

Susul Dadan Cs, Komisaris Emmo Jadi Tersangka Baru Kasus MBG Usai 26 Nama Dibocorkan

Amblesan Jalan Dago Atas Bikin Perjalanan Melambat, Pengguna Jalan Minta Perbaikan Dipercepat

Harga Pertamax Melonjak Mulai 10 Juni 2026, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Resmi! Dadang Supriatna Kembali Pimpin PKB Kabupaten Bandung Hingga 2031

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.