bukamata.id – Persib Bandung sukses memastikan tiket babak semifinal Piala Presiden 2026 usai membungkam DPMM FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026) malam. Hasil positif ini sekaligus menandai kemenangan beruntun kedua bagi Maung Bandung di Grup A.
Kepastian melaju ke fase knock-out diraih berkat gol tunggal Balsa Sekulic pada menit ke-74, yang membuat skuad Pangeran Biru mengoleksi total enam poin dari dua laga.
Selepas pertandingan, pelatih Persib, Igor Tolic, mengakui bahwa duel-duel awal musim seperti ini jauh lebih dipengaruhi oleh faktor kebugaran fisik ketimbang strategi taktis murni akibat jadwal yang terlampau padat.
“Pada pertandingan-pertandingan di awal musim seperti ini, aspek yang lebih penting adalah kondisi fisik dan kebugaran pemain dibandingkan taktik. Karena itu, Anda bisa melihat perbedaan yang cukup besar antara pertandingan pertama dan kedua. Terlihat para pemain mulai merasakan kelelahan pada laga kedua,” ucap Igor selepas laga.
Menghadapi wakil Brunei tersebut, juru taktik asal Kroasia ini melakukan perombakan besar-besaran di hampir seluruh lini. Kebijakan rotasi tersebut dinilai sukses karena para penggawa yang sebelumnya jarang mendapat kesempatan tampil berhasil membuktikan kapasitasnya.
“Meski kami melakukan banyak pergantian pemain dan menurunkan beberapa pemain yang tidak banyak bermain pada pertandingan pertama, mereka memanfaatkan kesempatan itu dengan sangat baik,” sambungnya.
Igor juga memberikan apresiasi khusus kepada para pemain muda Maung Bandung yang tampil penuh percaya diri di hadapan puluhan ribu suporter setia, Bobotoh.
“Kami memiliki beberapa pemain yang sangat, sangat bertalenta. Saya sangat menyukai penampilan mereka, terutama di babak pertama. Mereka masih muda, tetapi bermain tanpa rasa takut, menikmati kesempatan yang diberikan, menikmati atmosfer stadion, dan menikmati dukungan para suporter,” puji Igor.
“Saya tidak ingin menyebut nama satu per satu, tetapi mereka tahu siapa yang saya maksud. Dengan dukungan para pemain senior yang lebih berpengalaman, kami mampu melewati babak pertama dengan baik,” imbuhnya.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Persib meningkat drastis setelah beberapa pemain pilar diturunkan dari bangku cadangan, yang berujung pada terciptanya gol penentu kemenangan oleh Balsa Sekulic.
“Di babak kedua kami ingin meningkatkan level permainan, bermain dengan tempo yang lebih cepat, dan lebih berbahaya di depan gawang lawan. Para pemain yang masuk dari bangku cadangan memberikan hal itu kepada kami dan berhasil menciptakan banyak peluang,” urai pelatih berlisensi UEFA tersebut.
Kendati gembira dengan pencapaian timnya, Igor tidak menepis kekhawatiran terkait padatnya kalender pertandingan di fase awal musim, di mana klub harus bertanding setiap tiga hari sekali.
“Sebenarnya kami tidak seharusnya bermain setiap tiga hari sekali pada awal musim. Jadwal seperti ini biasanya terjadi pada November atau Desember, tetapi sekarang kami sudah mengalaminya. Kami telah memainkan dua pertandingan, menang 1-0 di kedua laga, lolos ke semifinal, lalu masih ada satu pertandingan fase grup dan dua pertandingan lagi,” keluhnya.
“Saya berharap semua pemain bisa melewati periode ini tanpa masalah dan tidak ada dampaknya terhadap persiapan kami menghadapi laga kualifikasi ACL. Kita lihat saja bagaimana semuanya akan berakhir,” pungkas Igor.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









