bukamata.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung resmi memperkenalkan Angkot Listrik Kota Bandung (Angklung) kepada masyarakat. Moda transportasi umum berbasis listrik ini digadang-gadang akan menjadi solusi transportasi ramah lingkungan di Kota Kembang.
Angklung hadir dengan desain modern dan fasilitas lengkap. Mulai dari AC, kursi disabilitas, LCD TV, WiFi, hingga kamera belakang untuk keamanan. Tak hanya itu, sistem pembayaran non-tunai juga sudah diterapkan, sejalan dengan gaya hidup digital masyarakat urban.
“Model kendaraan ini hasil diskusi bersama, jadi kami rancang senyaman mungkin untuk pengguna,” kata Ketua Kopamas, Budi Kurnia, saat peluncuran.
Masih Menunggu Sertifikasi dan Uji Coba
Meski sudah diperkenalkan, Angklung belum bisa langsung beroperasi. Saat ini, kendaraan listrik ini masih menunggu proses sertifikasi rancang uji dan tipe (serut) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Selain itu, diperlukan uji coba di lapangan dengan mempertimbangkan kondisi khas Bandung, seperti jalan berkelok-kelok dan rawan banjir.
Wali Kota Bandung: Angklung Gantikan Angkot Konvensional
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut bahwa Angklung dirancang untuk menggantikan angkot konvensional yang usianya sudah di atas 15 tahun. Namun, ia menegaskan bahwa saat ini belum ada jadwal pasti kapan Angklung mulai beroperasi.
“Kami belum bisa pastikan waktu pastinya. Masih dalam tahap menyusun konsep integrasi angkutan umum, yang melibatkan pemilik dan sopir angkot,” ujar Farhan.
Transportasi Terintegrasi dan Kolaboratif
Farhan juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk menyelesaikan persoalan transportasi umum di Kota Bandung. Pemerintah kota, menurutnya, tidak bisa bekerja sendiri.
“Permasalahan transportasi tidak bisa ditangani oleh Pemkot Bandung saja. Harus melibatkan semua pihak, termasuk operator angkot dan pemangku kepentingan lainnya,” tegasnya.
Wali Kota berusia 55 tahun itu berharap kehadiran Angklung bisa menjadi tulang punggung transportasi terintegrasi yang menghubungkan seluruh kawasan di Kota Bandung secara efisien dan berkelanjutan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











