bukamata.id – Sebuah rekaman amatir berdurasi 80 detik mendadak geger di jagat maya. Video tersebut merekam detik-detik mencekam saat seorang pemotor asal Cianjur, Dian Rusdiana (34), menjadi korban gaya berkendara arogan rombongan Motor Gede (Moge) di lintasan Cianjur Selatan.
Insiden ini bermula ketika Dian yang mengendarai motor bernopol B 3402 GEZ tengah melaju tenang dari arah Sindangbarang. Tak lama, iring-iringan Moge mulai menyalip satu per satu. Namun petaka terjadi saat memasuki kawasan Kampung Cigadog, Desa Sukajaya, Kecamatan Tanggeug.
Salah satu pengendara Moge melakukan manuver berbahaya dengan menyalip lalu tiba-tiba mengerem mendadak tepat di depan motor Dian—sebuah aksi yang sering disebut sebagai teknik “menggunting” jalan. Tak sempat menghindar, motor Dian menghantam bagian belakang Moge tersebut hingga ia hilang kendali dan terjun bebas ke jurang di sisi kanan jalan.
Keajaiban di Kedalaman 5 Meter
Meski jurang tersebut memiliki kedalaman total mencapai 15 meter, nyawa Dian berhasil selamat berkat keajaiban. Ia tidak terperosok hingga ke dasar tebing karena tubuhnya tersangkut di dahan pohon.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, membenarkan kronologi kejadian yang terekam dalam video viral tersebut.
“Korban yang melaju dari arah Sindangbarang disalip dengan cara berbahaya oleh rombongan Moge seperti yang ada dalam video. Hal itu menyebabkan korban terjatuh ke jurang,” ujar AKP Aang Andi Suhandi, Kamis (12/2/2026).
Beruntung, warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas sigap melakukan evakuasi.
“Korban hanya terjatuh hingga kedalaman 5 meter. Tidak sampai ke dasar karena tersangkut dahan pohon di tebing,” lanjut Aang.
Pelaku Kabur, Polisi Lakukan Pengejaran
Sangat disayangkan, alih-alih berhenti dan memberikan pertolongan, pengendara Moge tersebut justru tancap gas meninggalkan korban yang tengah bertaruh nyawa di tebing jurang.
“Mogenya terus melaju. Oleh karena itu kami sedang cari identitas pengendara Moge,” tegas Aang.
Meski Dian menderita cedera di kaki kanan yang menghambat aktivitasnya, ia dilaporkan tidak berniat mengajukan tuntutan hukum. Namun, pihak kepolisian tetap mendesak agar pelaku menunjukkan iktikad baik.
Pihak Satlantas Polres Cianjur bahkan sudah menyambangi kediaman Dian untuk memberikan bantuan moral dan material. Aang pun memberikan peringatan terbuka bagi rombongan Moge tersebut agar segera menyerahkan diri.
“Kami mengimbau pengendara Moge untuk mendatangi Mapolres Cianjur, nanti kami antar ke rumah korban. Pihak korban juga tidak mengajukan tuntutan apa-apa, tetapi sebaiknya tetap datang dan bertanggung jawab,” tutupnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











