Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC

Minggu, 1 November 2026 14:39 WIB

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Minggu, 1 November 2026 14:20 WIB

Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen

Minggu, 1 November 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
  • Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB
  • Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Catatan Merah Awal 2026: 18 Kasus Kejahatan Dibongkar di Sukabumi, Wilayah Baros hingga Cikole Jadi Sorotan

By Aga GustianaKamis, 12 Februari 2026 20:17 WIB2 Mins Read
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Genderang perang terhadap tindak kriminalitas ditabuh kencang oleh jajaran Polres Sukabumi Kota di awal tahun 2026. Hanya dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, korps bhayangkara ini berhasil menggulung puluhan tersangka yang terlibat dalam berbagai aksi kejahatan, mulai dari pencurian jalanan hingga jaringan gelap narkotika.

Data kepolisian menunjukkan performa impresif sejak 1 Januari hingga 10 Februari 2026. Sebanyak 18 kasus kejahatan konvensional berhasil dibongkar dengan total 32 orang terduga pelaku yang kini mendekam di balik jeruji besi.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengungkapkan bahwa keberagaman kasus yang ditangani mencerminkan dinamika keamanan di wilayahnya.

“Dalam kurun waktu 1 Januari sampai 10 Februari 2026, kami berhasil mengungkap 18 kasus kejahatan konvensional dengan 32 terduga pelaku,” jelas AKBP Sentot saat memaparkan hasil ungkap kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga:  Aktor Revaldo Kembali Tersandung Kasus Narkoba untuk Kesembilan Kalinya, Polisi Amankan Sabu di Apartemen

Dari Curanmor hingga Perlindungan Anak

Rentetan pengungkapan ini menyisir berbagai tindak pidana seperti penipuan, penganiayaan, hingga aksi pencurian dengan kekerasan (curas). Sejumlah titik panas seperti Baros, Warudoyong, dan Lembursitu menjadi lokasi pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang cukup meresahkan.

Tak hanya soal harta benda, polisi juga memberikan perhatian khusus pada kasus sensitif, termasuk kekerasan terhadap anak di Cikole serta dugaan asusila di Gunungpuyuh. Dalam operasi ini, petugas mengamankan segudang barang bukti.

Baca Juga:  18 Pengedar Narkoba Diciduk Polisi di Bandung, 3 Kecamatan Jadi Sorotan

“Selain mengamankan para pelaku, kami menyita tujuh unit sepeda motor, delapan unit handphone, kunci letter T, senjata tajam, kabel, dokumen kendaraan, serta barang bukti lainnya,” tambah Sentot.

Perang Terhadap Narkotika: Barang Bukti Senilai Ratusan Juta

Selain kasus konvensional, lini Satuan Narkoba juga memanen hasil signifikan. Polisi berhasil memetakan 13 lokasi penyalahgunaan barang haram dengan mengamankan 18 tersangka.

Koleksi barang bukti yang disita cukup mencengangkan, meliputi puluhan gram sabu, tanaman ganja, hingga hampir 10.000 butir obat keras ilegal yang siap edar.

Baca Juga:  Modus Tidak Berubah, BNNP Sebut Jalur Darat Masih Jadi Distribusi Narkoba di Jabar

“Jika dikonversikan, total nilai barang bukti narkoba tersebut diperkirakan mencapai Rp 208.785.000 atau Rp208 juta lebih,” tuturnya.

Keamanan Jelang Ramadan

Aksi “bersih-bersih” kota ini ditegaskan Sentot sebagai langkah preventif demi menjamin kenyamanan warga, khususnya menyambut bulan suci Ramadan yang sudah di depan mata. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara polisi dan warga dalam menjaga kondusivitas lingkungan.

Sentot mengajak masyarakat untuk terus proaktif menjadi “mata dan telinga” kepolisian demi keamanan bersama.

“Kami mengimbau agar warga tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui polsek terdekat, Call Center 110, atau WhatsApp 0811-654-110,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

narkoba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.