Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu

Senin, 16 Maret 2026 03:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waktu Imsak Bandung Hari ke-26 Ramadhan, Pastikan Sahur Tepat Waktu
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Asal-Usul Karedok, dari Desa di Sumedang hingga Jadi Ikon Kuliner Sunda

By SusanaSabtu, 5 Oktober 2024 04:00 WIB2 Mins Read
Karedok is a typical Sundanese food in Indonesia. Karedok is made with raw vegetable ingredients including; cucumber, bean sprouts, cabbage, long beans, sweet potato, basil leaf chayote, and eggplant
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Karedok merupakan makanan populer di kalangan masyarakat Sunda. Makanan ini dibuat dari sayuran mentah seperti mentimun, toge, kol, kacang panjang, ubi, labu siam, dan daun kemangi.

Biasanya karedok dilengkapi dengan saus kacang, yang dibuat dari cabai merah, air asam, kacang tanah, bawang putih, dan kencur, sehingga rasanya nikmat tiada tara.

Namun tahukah kamu bagaimana asal-usul nama Karedok?

Usut punya usut, karedok ternyata diambil dari nama sebuah kampung yang ada di Sumedang.

Baca Juga:  Gempa Sumedang Sebabkan 53 Rumah Rusak dan 3 Orang Luka Ringan

Budayawan Ajip Rosidi dalam “Ensiklopedi Sunda: Alam, Manusia, dan Budaya” mengungkap asal-usul karedok.

Pertama menurut cerita lisan, menyebut karedok berasal dari desa Karedok sebuah perkampungan yang terletak di Sungai Cimanuk, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.

Desa ini berjarak kurang lebih 80 kilometer dari Kota Bandung. Cerita bermulai dari Pangeran Soeria, yang sedang menangkap ikan sungai di sebuah Kampung bernama Kampung Dobol.

Baca Juga:  Jelang Lengser, Dony Minta Pj Bupati Sumedang Lanjutkan Pembangunan

Usai mencari ikan, Pangeran Soeria merasa lelah dan ingin sejenak beristirahat. Para penduduk yang melihat sang pangeran kelelahan, langsung menyuguhkan nasi dengan karedok terong.

Pangeran Soeria memakan hidangan itu dan karena memiliki cita rasa yang enak, ia bercerita kepada sesepuh Sumedang tentang hidangan lezat itu.

Bahkan dia mengajak mereka mendatangi kampung Dobol untuk menikmati karedok. Sejak saat itu, berubahlah nama desa itu menjadi desa karedok.

Baca Juga:  Segera Diresmikan Ridwan Kamil, Menara Kujang Sapasang Diklaim Bakal Jadi Ikon Wisata Kelas Dunia

Selain itu asal-usul karedok juga bisa dilihat dari kebiasaan orang Sunda memakan lalapan mentah.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa lalapan atau karedok tidak bisa lepas dari kebiasaan orang Sunda, karena orang Sunda percaya sesuatu yang diolah langsung dari alam dapat mencerminkan pandangan hidup orang Sunda tentang kesederhanaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asal-usul karedok Sumedang Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Viral video ukhti mukena pink.

Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet

Gadis 22 Tahun Dinikahi Kakek 65 Tahun: Seserahan Sultan, Mobil hingga Saham Bumi!

Viral video ukhti mukena pink.

Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Bikin Warganet Penasaran, Ini Isi Ceritanya

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.