Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Rabu, 18 Maret 2026 05:00 WIB

Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!

Rabu, 18 Maret 2026 04:00 WIB

Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok
  • Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!
  • Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Viral Video Ukhti Mukena Pink: Ternyata Ini Fakta di Balik Sensor Putih yang Bikin Netizen Penasaran
  • Waspada! Mukena Pink Viral Bisa Jadi Jebakan Digital, Jangan Klik Link Asal
  • Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan
  • Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Sawit Muncul di TikTok, Ada Link Telegram?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Atlet Kota Bandung Sumbang 4 Emas, Indonesia Finis Runner-up ASEAN Para Games 2025

By SusanaJumat, 30 Januari 2026 10:56 WIB2 Mins Read
Atlet Asean Para Games Indonesia. (Instagram.com/kemenpora).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Atlet asal Kota Bandung berhasil menyumbangkan empat medali emas bagi Kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games XIII 2025 yang berlangsung di Thailand, 20–25 Januari 2026.

Empat medali emas tersebut diraih oleh Indra Yoga, yang menyabet tiga emas dari cabang olahraga catur, serta Sebrioni yang mempersembahkan satu emas dari cabang angkat berat.

Raihan ini menjadi pencapaian membanggakan, khususnya bagi NPCI Kota Bandung yang tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026.

Ketua NPCI Kota Bandung Apresiasi Perjuangan Atlet

Baca Juga:  Lakukan Tes Urine, KONI Bandung: Supaya Atlet Sehat Tanpa Narkoba

Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, mengaku bangga dan mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di level Asia Tenggara. Berkat kontribusi para atlet, Kontingen Indonesia berhasil finis di peringkat kedua klasemen akhir ASEAN Para Games XIII 2025.

“Secara nasional kita memang berada di peringkat kedua. Tapi sebenarnya atlet Kota Bandung berpotensi menyumbang lebih banyak emas,” ujar Yadi.

Menurutnya, terdapat sejumlah nomor pertandingan yang seharusnya bisa menambah perolehan medali emas Indonesia, namun akhirnya tidak dipertandingkan, salah satunya cabang olahraga judo.

Baca Juga:  Jamin Kesejahteraan Atlet, DPRD Kota Bandung Susun Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan

“Beberapa nomor yang diperkuat atlet Kota Bandung dihapus. Di judo saja ada tiga atlet kita yang tidak jadi dipertandingkan,” kata Yadi.

Target Medali Belum Maksimal

Meski meraih hasil positif, Yadi menilai pencapaian kali ini belum sepenuhnya maksimal jika dibandingkan dengan target awal. Ia menyebut, pengurangan jumlah atlet yang diberangkatkan berdampak signifikan terhadap kekuatan tim.

“Kalau menurut saya ini belum maksimal. Idealnya kita bisa meraih tujuh atau delapan emas. Awalnya ada 20 atlet yang terpanggil, tetapi karena efisiensi hanya 10 atlet yang diberangkatkan. Artinya, 50 persen kekuatan kita hilang,” jelasnya.

Baca Juga:  Lakukan Tes Urine, KONI Bandung: Supaya Atlet Sehat Tanpa Narkoba

Atlet Jadi Aset Strategis Menuju Peparda 2026

Selain empat medali emas, atlet NPCI Kota Bandung juga berhasil menyumbangkan lima medali perak dan satu medali perunggu untuk Kontingen Indonesia.

Yadi menegaskan, para atlet peraih medali ini merupakan aset penting Kota Bandung dalam menghadapi Peparda VII Jabar 2026 mendatang.

“Para atlet peraih medali ini adalah aset untuk Peparda nanti. Harapan saya, mereka bisa kembali meraih emas dari nomor spesialis masing-masing,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ASEAN Para Games 2025 Atlet Kota Bandung Indra Yoga Medali Indonesia NPCI Kota Bandung Olahraga Disabilitas Peparda Jabar 2026 Sebrioni
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!

Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.