bukamata.id – Atlet asal Kota Bandung berhasil menyumbangkan empat medali emas bagi Kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games XIII 2025 yang berlangsung di Thailand, 20–25 Januari 2026.
Empat medali emas tersebut diraih oleh Indra Yoga, yang menyabet tiga emas dari cabang olahraga catur, serta Sebrioni yang mempersembahkan satu emas dari cabang angkat berat.
Raihan ini menjadi pencapaian membanggakan, khususnya bagi NPCI Kota Bandung yang tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026.
Ketua NPCI Kota Bandung Apresiasi Perjuangan Atlet
Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, mengaku bangga dan mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di level Asia Tenggara. Berkat kontribusi para atlet, Kontingen Indonesia berhasil finis di peringkat kedua klasemen akhir ASEAN Para Games XIII 2025.
“Secara nasional kita memang berada di peringkat kedua. Tapi sebenarnya atlet Kota Bandung berpotensi menyumbang lebih banyak emas,” ujar Yadi.
Menurutnya, terdapat sejumlah nomor pertandingan yang seharusnya bisa menambah perolehan medali emas Indonesia, namun akhirnya tidak dipertandingkan, salah satunya cabang olahraga judo.
“Beberapa nomor yang diperkuat atlet Kota Bandung dihapus. Di judo saja ada tiga atlet kita yang tidak jadi dipertandingkan,” kata Yadi.
Target Medali Belum Maksimal
Meski meraih hasil positif, Yadi menilai pencapaian kali ini belum sepenuhnya maksimal jika dibandingkan dengan target awal. Ia menyebut, pengurangan jumlah atlet yang diberangkatkan berdampak signifikan terhadap kekuatan tim.
“Kalau menurut saya ini belum maksimal. Idealnya kita bisa meraih tujuh atau delapan emas. Awalnya ada 20 atlet yang terpanggil, tetapi karena efisiensi hanya 10 atlet yang diberangkatkan. Artinya, 50 persen kekuatan kita hilang,” jelasnya.
Atlet Jadi Aset Strategis Menuju Peparda 2026
Selain empat medali emas, atlet NPCI Kota Bandung juga berhasil menyumbangkan lima medali perak dan satu medali perunggu untuk Kontingen Indonesia.
Yadi menegaskan, para atlet peraih medali ini merupakan aset penting Kota Bandung dalam menghadapi Peparda VII Jabar 2026 mendatang.
“Para atlet peraih medali ini adalah aset untuk Peparda nanti. Harapan saya, mereka bisa kembali meraih emas dari nomor spesialis masing-masing,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











